Risma tekankan `tracing` dan pemetaan wilayah dalam penanganan COVID
Elshinta
Rabu, 03 Juni 2020 - 11:17 WIB |
Risma tekankan `tracing` dan pemetaan wilayah dalam penanganan COVID
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menemui Menteri Kesehatan (Menkes) RI Terawan Agus Putranto dan Kepala BNPB Doni Monardo saat berkunjung ke Balai Kota Surabaya, Selasa (2/6). Sumber Foto: https://bit.ly/2XrKJNl

Elshinta.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan berbagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Ibu Kota Provinsi Jatim, salah satunya dengan menekankan tracing (pelacakan) dan pemetaan suatu wilayah secara masif.

Tri Rismaharini, di Surabaya, Rabu (3/6) mengatakan, ketika pihaknya pertama kali menerima data seseorang dinyatakan positif COVID-19, maka yang dilakukan saat itu adalah melakukan tracing. "Jadi kami punya beberapa klaster yang ada di Surabaya. Kita tracing, siapa dia, ketemu di mana, kemudian siapa saja di situ," kata Risma.

Dari hasil tracing itu, lanjut dia, kemudian ditemukan orang dengan resiko (ODR). Dari dasar data tersebut, Pemkot Surabaya mendetailkan siapa saja atau keluarga yang ada di situ. Ia mencontohkan dalam satu perusahaan setelah dilakukan test ditemukan 1 orang positif, maka satu orang itu langsung dilakukan tracing untuk seluruh keluarganya. "Dan orang itu kita masukkan sebagai ODR," katanya.

Setelah itu, kata dia, dokter mendatangi rumahnya dan melakukan pemeriksaan. Jika kondisinya berat, maka dimasukkan ke rumah sakit. Namun, jika kondisinya tidak berat orang tersebut dibawa ke Hotel Asrama Haji untuk isolasi. Namun demikian, ia mengaku ada beberapa yang tidak mau karena mereka menyatakan tidak positif dan ingin melakukan isolasi mandiri di rumah. "Nah ketika melakukan isolasi mandiri di rumah itu, kami memberikan makan supaya mereka tidak keluar (rumah). Setiap hari kelurahan mengirim makan 3 kali sehari. Siangnya kita berikan telur dan jamu. Itu mereka isolasi mandiri. Kadang-kadang ada vitamin," ujarnya.

Selain itu, Risma menyatakan saat ini pihaknya terus gencar melakukan rapid test (tes cepat) massal dan swab di beberapa lokasi yang dinilai ada pandemi. Untuk itu, ia mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Intelijen Negara (BIN), dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) karena telah membantu kebutuhan alat pelindung diri (APD) hingga alat kesehatan kepada Pemkot Surabaya.

Sebab, ketika di awal, Risma mengaku sedikit kesulitan karena keterbatasan alat kesehatan itu. "Jadi kita lakukan rapid test massal di beberapa tempat. Kadang lokasinya di sepanjang jalan, kadang pula di masjid dan sebagainya. Sampai hari ini rapid test kurang lebih sebanyak 27.000 orang," katanya, dikutip Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menteri BUMN: Kondisi penyebaran COVID-19 Jatim perlu perhatian khusus
Minggu, 05 Juli 2020 - 17:40 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menyampaikan kondisi penyebaran COVID-19 di J...
Walhi Sumsel ingatkan waspada karhutla
Minggu, 05 Juli 2020 - 17:28 WIB
Aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indoensia (Walhi) Sumatera Selatan mengingatkan kepada semua pihak d...
Dirut RS Puri Raharja meninggal karena COVID-19 di Bali
Minggu, 05 Juli 2020 - 17:14 WIB
Direktur Utama RS Puri Raharja dr I Nyoman Sutedja MPH dinyatakan meninggal dunia karena COVID-19 di...
Kemensos mulai cairkan BST tahap III ke 99.575 KPM di Bandung
Minggu, 05 Juli 2020 - 16:52 WIB
Kementerian Sosial (Kemensos) mulai mencairkan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap III untuk 99.575 Kel...
Jubir: 926 pasien COVID-19 di Papua dinyatakan sembuh
Minggu, 05 Juli 2020 - 16:29 WIB
Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Papua dr Silwanus Sumule menyatakan sebanyak 926 pas...
Adaptasi hidup new normal, Bhabinkamtibas ajak warga patuhi protokol kesehatan
Minggu, 05 Juli 2020 - 16:16 WIB
Jajaran Polres Kotabaru, Polsek Pulau Laut Utara, melalui Bhabinkamtibmas Bripka Ardi mengajak warga...
91 juta data akun Tokopedia bocor, masyarakat perlu waspada
Minggu, 05 Juli 2020 - 15:45 WIB
Pakar keamanan siber dari CISSReC Doktor Pratama Persadha memandang perlu masyarakat mewaspadai kebo...
Ketua MPR dorong Kementan uji klinik antivirus corona
Minggu, 05 Juli 2020 - 14:49 WIB
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Pertanian untuk...
Menteri BUMN serahkan bantuan penanganan COVID-19 di Jatim
Minggu, 05 Juli 2020 - 14:39 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyerahkan bantuan penanganan virus corona ke ...
Tutup tiga bulan, akhirnya Pasar Tiban di Jalan Lingkar Salatiga dibuka lagi
Minggu, 05 Juli 2020 - 13:51 WIB
Pasar Tiban di Jalan Lingkar Salatiga, Jawa Tengah, Minggu (5/7) dibuka kembali setelah tiga bulan d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV