BLT tak tepat sasaran, Kejaksaan tunggu disurati Pemda Dharmasraya
Elshinta
Rabu, 03 Juni 2020 - 13:09 WIB |
BLT tak tepat sasaran, Kejaksaan tunggu disurati Pemda Dharmasraya
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2zMzTsw

Elshinta.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, masih menunggu surat pemberitahuan secara resmi dari pemerintah daerah setempat dalam menindaklanjuti penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) yang tidak tepat sasaran.

"Kalau secara lisan sudah diberitahu Dinas Sosial kalau di Dharmasraya ada persoalan penyaluran BLT. Sempat ditanya kalau seperti itu apa solusinya," kata Kepala Seksi Intelejen Kejari Dharmasraya Wiliyamson di Pulau Punjung, Rabu (3/6).

Oleh karena itu, katanya, pemerintah daerah diminta menyurati secara resmi Kejari Dharmasraya terkait persoalan tersebut, dengan melampirkan data-data nagari (desa) yang bermasalah dalam penyaluran BLT bagi warga terdampak akibat COVID-19.

Wili menjelaskan bahwa pihak kejaksaan belum dapat berkomentar lebih jauh apabila surat resmi dan data belum diterima. "Kalau sudah ada pemberitahuan resmi baru dapat didiskusikan dengan Kajari apa tindak lanjut berikutnya," katanya.

Saat ditanya langkah hukum apabila tidak dikembalikan, pihaknya juga mengatakan belum dapat berkomentar lebih jauh. "Saya tidak dapat berandai-andai jika duduk persoalannya belum jelas. Nanti dilihat dulu apa ini kesalahan yang disengaja saat pendataan oleh aparatur di tingkat nagari atau bagaimana. Jadi jelas dulu inti persoalannya dimana, setelah itu baru turun ke lapangan," ungkapnya.

Menurut dia, jika ada penyaluran BLT tidak tepat sasaran dengan data-data yang cukup maka secara hukum wajib dikembalikan ke kas daerah karena itu uang negara. "Kami mengimbau kalau memang sudah terlanjur dikembalikan saja ke kas daerah," jelasnya, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Doni Monardo dijadwalkan tinjau penanganan COVID-19 Papua Barat
Senin, 06 Juli 2020 - 12:03 WIB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo dijadwalkan meninjau penang...
Perkuat kerjasama militer, Atase Pertahanan RI dampingi Dubes RI-Abuja bertemu Menhan Nigeria
Senin, 06 Juli 2020 - 10:44 WIB
Untuk memperkuat diplomasi dan hubungan kerjasama militer pertahanan antara kedua negara, pejabat At...
Tim SAR gabungan lanjutkan pencarian pemuda terseret ombak di Pantai Kapitol
Senin, 06 Juli 2020 - 10:21 WIB
Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap seorang pemuda yang terseret ombak di Pantai...
Layanan SIM keliling di lima lokasi Jakarta hari ini
Senin, 06 Juli 2020 - 09:14 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya hari ini membuka layanan keliling untuk perpanjangan Surat I...
Penggunaan tepat cegah penularan COVID-19, Dokter Reisa jelaskan soal masker
Senin, 06 Juli 2020 - 08:39 WIB
Salah satu protokol kesehatan untuk mencegah tertular virus SARS-CoV-2 adalah dengan menggunakan mas...
Bamsoet ajak milenial bumikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
Senin, 06 Juli 2020 - 07:57 WIB
Survey yang dilakukan pada akhir Mei 2020 oleh Komunitas Pancasila Muda, dengan responden kaum muda ...
Penularan COVID-19 masih tinggi, lakukan isolasi secara mandiri dengan ketat
Senin, 06 Juli 2020 - 07:10 WIB
Hingga Minggu (5/7), lebih dari 1.500 penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19. Ini menunjukkan ...
Jubir: Angka kesembuhan pasien COVID-19 di 11 provinsi 75 persen lebih
Minggu, 05 Juli 2020 - 21:57 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa angka kesembuhan p...
Puluhan warga Solo langgar protokol kesehatan dihukum senam
Minggu, 05 Juli 2020 - 20:52 WIB
Pemerintah Kota Surakarta melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat memberikan hukuman...
Polsek Banjarmasin Timur razia dan bubarkan aksi balap liar
Minggu, 05 Juli 2020 - 20:15 WIB
Genderang perang yang ditabuh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan terhadap pelaku b...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV