Ribuan warga Australia tolak larangan protes `Black Lives Matter`
Elshinta
Sabtu, 06 Juni 2020 - 15:39 WIB |
Ribuan warga Australia tolak larangan protes `Black Lives Matter`
Mural George Floyd karya seniman lokal Elton Dalo di Manchester tengah, Inggris, Kamis (4/6/2020). George Floyd tewas kehabisan napas saat dalam penahanan pihak kepolisian Negara Bagian Minnesota, wilayah Midwest Amerika Serikat, pada pekan lalu. Foto: Antara

Elshinta.com - Ribuan warga Australia berkumpul dalam unjuk rasa pada Sabtu (6/6) mendukung perkara pemrotes Amerika Serikat yang marah karena kematian pria berkulit hitam di tahanan polisi.

Mereka menolak larangan dan peringatan polisi bahwa denda akan diberikan kepada para pelanggar aturan jaga jarak sosial.

Lebih dari 5.000 orang mengenakan masker dan memegang plakat-plakat "Black Lives Matter" berunjuk rasa secara damai di Brisbane, dengan pengawalan polisi bersenjata lengkap, menurut ABC News.

Diilhami oleh kematian George Floyd--yang tewas di Minneapolis setelah lehernya digencet lutut polisi kulit putih--barisan panjang unjuk rasa massa juga berlangsung di Sydney, Melbourne, Adelaide dan Hobart.

Di Amerika Serikat pada Jumat, politisi terkemuka Demokrat mengadopsi slogan-slogan yang digunakan pemrotes di seluruh negeri dan mengumumkan perubahan, saat ketegangan tetap tinggi di kota-kota besar setelah beberapa hari unjuk rasa yang umumnya damai yang mengalami kekerasan sporadis.

Warga Australia juga memanfaatkan protes mereka untuk menyerukan diakhirinya perlakukan buruk terhadap penduduk asli Australia oleh polisi. Banyak pengunjuk rasa di Brisbane membungkus diri dalam bendera-bendera pribumi.

Organisator protes di Sydney melancarkan seruan yang mendesak pada Sabtu untuk mengizinkan unjuk rasa setelah Mahkamah Agung negara bagian itu, New South Wales, melarangnya pada Jumat karena pembatasan corona.

Pengunjuk rasa bersumpah untuk turun ke jalan-jalan bahkan tanpa satu izin, yang menurut laporan media Australia, ada sekitar 5.000 orang diperkirakan mengikuti protes Sydney.

Kepala Kepolisian NSW David Elliott mengatakan polisi dipersiapkan untuk menangani siapa saja yang mengabaikan hukum.

"Kebebasan bicara tidak sebebas yang kita sukai saat ini," kata Elliott. "Aturan-aturan saat ini sudah jelas."

Di Victoria di sebelah tenggara Australia, yang masih bergulat melawan wabah corona dan aturan jaga jarak sosial membolehkan orang berkumpul tak lebih dari 20 orang, otoritas kesehatan mendesak warga untuk tak menghadiri demo.

"Saat ini bukan waktunya kumpul-kumpul dalam jumlah besar," Kepala Aparat Kesehatan Victoria Brett Sutton mengatakan dalam satu pengarahan.

Polisi Victoria mengancam denda bagi pengorganisasi protes dan orang-orang yang melanggar aturan jaga jarak sosial, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rumah sakit Suriah dihantam artileri, sedikitnya 13 orang tewas
Minggu, 13 Juni 2021 - 13:45 WIB
Sedikitnya 13 orang tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam dua serangan artileri terpisah di Kota ...
Klaster COVID varian Delta terdeteksi di sekolah seni Prancis
Minggu, 13 Juni 2021 - 13:34 WIB
Klaster infeksi COVID-19 varian Delta terdeteksi di salah satu sekolah seni di Kota Strasbourg, Pran...
Desa India berdoa kepada `dewi corona` demi selamatkan diri dari virus
Minggu, 13 Juni 2021 - 10:04 WIB
Penduduk desa India telah mendirikan sebuah kuil untuk `dewi corona` dan memanjatkan doanya dengan h...
Malaysia tidak berangkatkan jamaah pada musim haji 2021
Sabtu, 12 Juni 2021 - 23:51 WIB
Pemerintah Malaysia tidak akan memberangkatkan jamaah haji bagi musim haji 2021 dan menghormati kepu...
G7 hadapi Inisiatif Sabuk dan Jalan China dengan proyek infrastruktur
Sabtu, 12 Juni 2021 - 18:35 WIB
Kelompok tujuh negara kaya pada Sabtu akan mengumumkan rencana infrastruktur global baru sebagai tan...
Pengawas Depkeh AS akan selidiki penyitaan data komunikasi Demokrat
Sabtu, 12 Juni 2021 - 12:45 WIB
Pengawas internal Departemen Kehakiman (DOJ) AS akan menyelidiki upaya departemen selama pemerintaha...
Perwakilan Dagang AS akan berbicara di Inggris pekan depan
Sabtu, 12 Juni 2021 - 12:30 WIB
Perwakilan Dagang AS Katherine Tai akan melakukan perjalanan ke Inggris pada Rabu dan mengadakan pem...
Polisi Tunisia bentrok dengan pemuda yang protes perlakuan buruk
Sabtu, 12 Juni 2021 - 11:30 WIB
Polisi Tunisia menembakkan gas air mata pada Jumat (11/6) untuk membubarkan pengunjuk rasa di lingku...
FDA AS minta J&J buang jutaan dosis vaksin COVID-19
Sabtu, 12 Juni 2021 - 11:15 WIB
Badan Makanan dan Obat (FDA) Amerika Serikat pada Jumat (11/6) mengatakan Johnson & Johnson harus me...
McDonald`s Taiwan dan Korsel diretas
Sabtu, 12 Juni 2021 - 11:00 WIB
McDonald`s Corp mengumumkan mereka mengalami peretasan di Korea Selatan dan Taiwan sehingga data da...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV