Rakyat Afghanistan kecam polisi Iran bakar mobil isi pengungsi
Elshinta
Sabtu, 06 Juni 2020 - 19:25 WIB |
Rakyat Afghanistan kecam polisi Iran bakar mobil isi pengungsi
Ilustrasi. mobil terbakar. Foto: Antara

Elshinta.com - Rakyat Afghanistan mengutuk polisi Iran yang diduga membakar sebuah mobil berisi para pengungsi asal Afghanistan.

Aksi itu sempat terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial dan memicu kemarahan baru setelah beberapa minggu sebelumnya pejabat Afghanistan menuduh penjaga perbatasan Iran telah menenggelamkan imigran.

Kementerian Luar Negeri Afghanistan, lewat pernyataan tertulis, Jumat (5/6), mengatakan tiga warganya tewas dan empat lainnya luka-luka di Provinsi Yazd, Iran. Insiden itu terjadi saat kendaraan yang korban tumpangi ditembak oleh polisi Iran, sehingga memantik kebakaran.

Rekaman video yang diunggah media sosial menunjukkan seorang pria muda berhasil menyelamatkan diri dari kebakaran tersebut. Beberapa bagian dari tubuh pria itu terbakar dan ia meminta air minum.

Pihak kementerian mengatakan video itu bukan rekayasa dan warga Afghanistan di Iran saat ini berusaha mengidentifikasi korban.

Ungkapan pria muda itu: "berikan saya air, saya terbakar," tersebar luas di media sosial. Pernyataan itu pun jadi slogan bagi para pegiat hak asasi manusia yang menuntut keadilan bagi para korban.

"Iran tidak berhak membunuh pengungsi asal Afghanistan, mereka dapat menutup perbatasan, mengusir warga Afghanistan, tetapi tidak membunuh mereka," kata Ali Noori, seorang pengacara dan pegiat HAM di media sosial Facebook.

Masyarakat Afghanistan dalam beberapa puluh terakhir kerap melarikan diri ke Iran demi menghindari perang dan kemiskinan di tanah air mereka.

Iran mengatakan pihaknya menampung sekitar 2,5 juta pengungsi asal Afghanistan, baik yang legal dan ilegal. Iran, yang juga menghadapi kesulitan akibat sanksi ekonomi, kerap memulangkan warga Afghanistan.

Pejabat pemerintah Afghanistan pada bulan lalu mengatakan 45 tenaga kerja migrannya tewas oleh petugas di perbatasan. Puluhan korban itu diyakini ditodong oleh senjata para aparat penjaga perbatasan yang berada di wilayah pegunungan.

Saat itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi, menyatakan pihaknya mempertanyakan kemungkinan insiden itu terjadi di wilayah Afghanistan.

Pejabat di kedutaan besar Iran di ibu kota Afghanistan, Kabul, belum dapat dihubungi untuk diminta keterangan soal insiden terbaru, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rumah sakit Suriah dihantam artileri, sedikitnya 13 orang tewas
Minggu, 13 Juni 2021 - 13:45 WIB
Sedikitnya 13 orang tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam dua serangan artileri terpisah di Kota ...
Klaster COVID varian Delta terdeteksi di sekolah seni Prancis
Minggu, 13 Juni 2021 - 13:34 WIB
Klaster infeksi COVID-19 varian Delta terdeteksi di salah satu sekolah seni di Kota Strasbourg, Pran...
Desa India berdoa kepada `dewi corona` demi selamatkan diri dari virus
Minggu, 13 Juni 2021 - 10:04 WIB
Penduduk desa India telah mendirikan sebuah kuil untuk `dewi corona` dan memanjatkan doanya dengan h...
Malaysia tidak berangkatkan jamaah pada musim haji 2021
Sabtu, 12 Juni 2021 - 23:51 WIB
Pemerintah Malaysia tidak akan memberangkatkan jamaah haji bagi musim haji 2021 dan menghormati kepu...
G7 hadapi Inisiatif Sabuk dan Jalan China dengan proyek infrastruktur
Sabtu, 12 Juni 2021 - 18:35 WIB
Kelompok tujuh negara kaya pada Sabtu akan mengumumkan rencana infrastruktur global baru sebagai tan...
Pengawas Depkeh AS akan selidiki penyitaan data komunikasi Demokrat
Sabtu, 12 Juni 2021 - 12:45 WIB
Pengawas internal Departemen Kehakiman (DOJ) AS akan menyelidiki upaya departemen selama pemerintaha...
Perwakilan Dagang AS akan berbicara di Inggris pekan depan
Sabtu, 12 Juni 2021 - 12:30 WIB
Perwakilan Dagang AS Katherine Tai akan melakukan perjalanan ke Inggris pada Rabu dan mengadakan pem...
Polisi Tunisia bentrok dengan pemuda yang protes perlakuan buruk
Sabtu, 12 Juni 2021 - 11:30 WIB
Polisi Tunisia menembakkan gas air mata pada Jumat (11/6) untuk membubarkan pengunjuk rasa di lingku...
FDA AS minta J&J buang jutaan dosis vaksin COVID-19
Sabtu, 12 Juni 2021 - 11:15 WIB
Badan Makanan dan Obat (FDA) Amerika Serikat pada Jumat (11/6) mengatakan Johnson & Johnson harus me...
McDonald`s Taiwan dan Korsel diretas
Sabtu, 12 Juni 2021 - 11:00 WIB
McDonald`s Corp mengumumkan mereka mengalami peretasan di Korea Selatan dan Taiwan sehingga data da...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV