Kemendikbud siapkan kebijakan pendidikan kedokteran era normal baru
Elshinta
Minggu, 07 Juni 2020 - 15:21 WIB |
Kemendikbud siapkan kebijakan pendidikan kedokteran era normal baru
Dua mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta (FK UMJ) sedang mengikuti program praktek dokter muda (Koas) di rumah sakit di Jakarta. Foto: Antara

Elshinta.com - Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof Nizam mengatakan pemerintah menyiapkan kebijakan pendidikan kedokteran pada era `new normal` atau normal baru.

"Menyambut era kenormalan baru, Kemendikbud telah mengeluarkan Surat Edaran mengenai kebijakan penyelengaraan pendidikan tinggi di era kenormalan baru. Salah satunya kebijakan kenormalan baru pendidikan kedokteran yang selama ini dilakukan dan diterima secara fisik di laboratorium, sekarang bisa dilakukan secara virtual reality (VR) untuk memberikan pengalaman praktik," ujar Nizam dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (7/6).

Nizam mengapresiasi peningkatan produktivitas pada lini kedokteran dan kesehatan, yang mana publikasi ilmiah mengalami peningkatan secara signifikan.

“Saya sangat bangga dan apresiasi kolaborasi dosen dan mahasiswa lintas keilmuan telah menghasilkan berbagai produk kesehatan untuk memerangi COVID-19 seperti Test Kit, UV sterilisasi, robot ners, Swab Chamber, dan produk kesehatan lainnya," katanya, dikutip Antara.

Nizam menjelaskan pola pendidikan yang berjalan saat ini merupakan pendidikan yang sudah berjalan sejak abad pertengahan, yang kemudian bertransformasi menjadi pendidikan pada abad industri dan menuju pendidikan 4.0 guna memberikan ruang pembelajaran yang luas bagi mahasiswa.

Lanjut Nizam, 20 tahun yang lalu pendidikan di Indonesia pernah mendorong perguruan tinggi untuk menjalankan pembelajaran secara daring seperti saat ini, namun gagal direalisasikan.

"Transformasi pendidikan yang terjadi belakangan ini sungguh sangat luar biasa. Virus COVID-19 memaksa untuk seluruh aktivitas pembelajaran perguruan tinggi dilakukan secara daring," tambah Nizam.

Tranformasi tersebut perlu mendapatkan beberapa dukungan dan perubahan, seperti membangun literasi baru seperti literasi data, literasi teknologi, literasi manusia, dan pembelajaran berbasis pengalaman.

Semua itu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan manusia pada abad industri 4.0. Hasilnya, manusia akan mengalami peningkatan pada aspek kreatif, kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kasih sayang.

Sebelumnya, Kemendikbud melibatkan mahasiswa kedokteran dalam penanganan COVID-19 dengan program relawan COVID-19. Melalui program itu mahasiswa dapat melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan mendapatkan penilaian capaian pembelajaran yang bisa di konversi ke dalam SKS atau stase rotasi klinik.

“Program relawan ini perlu dukungan dari AIPKI wilayah untuk berkoordinasi dengan tim gugus tugas wilayah dan dinas kesehatan dalam menjaring masyarakat yang perlu pendampingan relawan," kata Dirjen Dikti Kemendikbud Prof Nizam. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kota Bogor siapkan UKS untuk dukung pembelajaran tatap muka
Minggu, 29 November 2020 - 14:56 WIB
Dinas Pendidikan Kota Bogor di Provinsi Jawa Barat mempersiapkan pengaktifan unit kesehatan sekolah ...
Wabup: Kabupaten Lebak kekurangan 4.698 guru
Minggu, 29 November 2020 - 08:30 WIB
Wakil Bupati Lebak, Provinsi Banten Ade Sumardi menyatakan daerah itu hingga kini masih kekurangan ...
Presiden Jokowi apresiasi dan sampaikan terima kasih pada guru
Sabtu, 28 November 2020 - 17:34 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada para guru di seluruh pelo...
Pemkab Langkat gelar Gerakan Cinta Museum
Sabtu, 28 November 2020 - 16:24 WIB
Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar Gera...
Luluskan SDM industri kompeten, Kemenperin kembangkan `Skills for the Future`
Sabtu, 28 November 2020 - 13:34 WIB
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) melaksanakan wisuda nasional untuk seluruh ...
P2G: Pembukaan sekolah harus melalui persetujuan orang tua
Sabtu, 28 November 2020 - 13:26 WIB
Koordinator Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim mengatakan pembukaan sekolah ...
Forum anak ingin kualitas partisipasi anak meningkat 
Sabtu, 28 November 2020 - 12:36 WIB
Pemkab Langkat, Sumatera Utara mengajak semua elemen masyarakat, mewujudkan pembangunan ramah anak, ...
Satgas Pamtas Yonif 642 bagikan buku dan alat tulis untuk anak di perbatasan
Sabtu, 28 November 2020 - 09:35 WIB
Berbagi kebahagiaan di hari Jumat, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Pos Koki Jagoi Babang...
Pemkot Tangerang siapkan alternatif mekanisme belajar tatap muka
Jumat, 27 November 2020 - 14:37 WIB
Pemerintah Kota Tangerang masih mengkaji dengan menyiapkan berbagai alternatif untuk ditawarkan kepa...
Dompet Dhuafa dan BAZNAS apresiasi para pendidik di Hari Guru Nasional
Jumat, 27 November 2020 - 11:11 WIB
Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh setiap 25 November merupakan momentum menguatkan pera...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV