Sambangi korban kebakaran, Wali Kota Magelang ajak warga `sengkuyung`
Elshinta
Selasa, 09 Juni 2020 - 21:47 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Sambangi korban kebakaran, Wali Kota Magelang ajak warga `sengkuyung`
Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Elshinta.com - Wali Kota Magelang, Jawa Tengah, Sigit Widyonindito mengunjungi rumah warga di Magersari RT 02 RW 02, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, Selasa (9/6). Sigit ingin melihat langsung kondisi rumah milik Rachmat Sulistyanto (Yanto) yang ludes terbakar pada pukul 02.00 WIB itu.

Kepada korban, Sigit menyampaikan keprihatinannya. Apalagi rumah korban selain digunakan sebagai tempat tinggal juga merupakan tempat usaha untuk berjualan ayam geprek.

"Saya turut prihatin. Ini musibah yang harus kita sengkuyung bareng-bareng. Sudah seharusnya kita saling membantu untuk meringankan kesedihan saudara kita dan pemerintah juga harus hadir," ungkap Sigit disela-sela kegiatan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati.

Sigit mengajak kepada Lurah dan RW setempat untuk ikut membantu korban, misalnya dengan membuat posko bantuan. Hal ini untuk memudahkan penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan tidak bercampur dengan bantuan lainnya.

"Bikin posko bantuan, saya minta kepada Pak Lurah dan Pak RW. Supaya lebih mudah penyalurannya, pasti ada saudara-saudara kita yang juga ingin membantu. Pemerintah juga tetep memantaunya," tuturnya, didampingi Sekda Kota Magelang Joko Budiyono.

Selain memberikan bantuan berupa sembako dan uang tunai, pada kesempatan itu Sigit juga memberikan motivasi kepada korban agar tetap bersemangat dan optimis meski usahanya tertimpa musibah. 

Sementara itu, Rachmat Sulistyanto pemilik rumah menceritakan, kebakaraan diperkirakan terjadi pukul 02.00 WIB, setelah seorang tetangganya memberi tahu. Saat itu, api sudah membesar di sudut rumahnya. 

Ada warga yang membunyikan tanda bahaya di Poskamling dan melaporkan ke UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Magelaang.

"Saya dikasih tahu tetangga, api sudah membesar. Saya selamatkan anak dan istri dulu keluar rumah. Bersyukur kita selamat," ungkap Yanto.

Beruntung mobil damkar Kota Magelang segera datang dan memadamkan kobaran api. Hanya saja beberapa barang berharganya ludes dilalap di jago merah, seperti lemari es, kulkas, kompor dan berbagai peralatan berjualan.

Meski baru saja tertimpa musibah, Yanto optimis akan menata hidup dan ingin berjualan lagi. Ia juga mendapat banyak dukungan dari tetangga, saudara dan teman-teman sesama pedagang makanan di pusat kuliner Mega Tidar. 

"Setelah Pak Wali datang ini saya tambah optimis untuk maju lagi, usaha harus bangkit lagi. karena hidup akan terus berjalan," tuturnya.

Sejauh ini kebakaran terjadi diduga berasal dari kompor yang lupa belum dimatikan korban. Pihak berwajib masih melakukan penyelidikan atas musibah ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polsek Dau Malang tangani mahasiwa Unitri yang meninggal di kamar kosan
Senin, 27 Juli 2020 - 14:47 WIB
Pihak kepolisian dari Polsek Dau, Kabupaten Malang dibantu tim Satgas COVID-19 Kecamatan Dau dan PMI...
Kapal nelayan karam di perairan Rohil Riau, lima orang selamat
Senin, 27 Juli 2020 - 14:25 WIB
Kantor Basarnas Kota Pekanbaru menyatakan sebuah kapal nelayan karam di perairan Kuala Bagan Atas Ka...
Enam ABK kapal tenggelam asal Bima ditemukan selamat
Jumat, 24 Juli 2020 - 20:12 WIB
Tim pencarian dan pertolongan (SAR) berhasil menemukan dalam keadaan selamat enam orang anak buah ka...
KM Bahari Indonesia terbakar di Laut Jawa, 26 awak dan penumpang selamat
Kamis, 23 Juli 2020 - 20:36 WIB
Seluruh awak Kapal KM Bahari Indonesia yang mengalami musibah kebakaran di Laut Jawa tiba dengan sel...
KM Bahari Indonesia terbakar di perairan Pulau Belitung
Rabu, 22 Juli 2020 - 13:12 WIB
KM Bahari Indonesia milik perusahaan PT Fajar Bahari Nusantara terbakar di perairan laut Pulau Belit...
Jasad penggali sumur di Bojonegoro yang tertimbun tanah sudah ditemukan 
Selasa, 21 Juli 2020 - 19:28 WIB
Jasad penggali sumur bernama Saki (42) Warga Desa Megale, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro...
Kebakaran ruko di Penjaringan diduga akibat korsleting listrik
Selasa, 21 Juli 2020 - 12:38 WIB
Petugas pemadam kebakaran Jakarta Utara menduga kebakaran yang menewaskan dua pemilik ruko di Penjar...
Dua orang tewas dalam kebakaran ruko di Penjaringan
Selasa, 21 Juli 2020 - 12:13 WIB
Dua orang dilaporkan tewas dalam peristiwa kebakaran rumah toko (ruko) di kawasan Penjaringan, Jakar...
Pamit mandi, perempuan ini ditemukan meninggal di sungai
Senin, 20 Juli 2020 - 18:55 WIB
Siti Aminah (54), warga Desa Lanjuk, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, ditemukan tak bernyawa di...
Kebakaran landa pemukiman padat penduduk di Paseban Jakpus
Jumat, 17 Juli 2020 - 11:16 WIB
Kebakaran melanda permukiman padat di Jalan Kramat Sawah 11 RT 9/ RW 11 Kelurahan Paseban, Jakarta P...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV