Kapal pengangkut 1.100 ton pupuk urea karam di Sungai Kapuas
Elshinta
Jumat, 12 Juni 2020 - 09:28 WIB |
Kapal pengangkut 1.100 ton pupuk urea karam di Sungai Kapuas
Sebuah Kapal Layar Motor (KLM) Bintang Lautan Abadi GT 498 dengan muatan pupuk urea sebanyak 1.100 ton dari Palembang tujuan Pontianak, karam atau kandas di Sungai Kapuas atau sekitar kawasan Batulayang Kecamatan, Pontianak Utara, Provinsi Kalbar. Foto: Antara.

Elshinta.com - Kapal Layar Motor (KLM) Bintang Lautan Abadi GT 498 yang mengangkut 1.100 ton pupuk urea karam di Sungai Kapuas, sekitar Kawasan Batulayang Kecamatan, Pontianak Utara, Provinsi Kalbar.

"KLM Bintang Lautan Abadi GT 498 dengan muatan pupuk urea dari Palembang tujuan Pontianak itu kandas sekitar pukul 17.30 WIB," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes (Pol) Donny Charles Go di Pontianak, Kamis (11/6) malam.

Donny menjelaskan, sekira pukul 14.30 WIB KLM Bintang Lautan Abadi GT 498 bertolak dari Dermaga TPI Pontianak menuju Dermaga Taicu untuk melakukan bongkar muatan dan setiba di kawasan Batu Layang berpapasan dengan kapal dari arah berlawanan sehingga kapal agak ke kiri dan menabrak sesuatu sehingga mengakibatkan terjadi kebocoran di lunas atau bagian depan KLM itu.

"Tidak ada korban jiwa dalam musibah karamnya KLM tersebut, tetapi muatan berupa pupuk urea juga ikut tenggelam," ungkapnya, dihimpun Antara.

Dia mengatakan, KLM Bintang Lautan Abadi GT 498 dinakhodai oleh Ahmad Yani yang memuat pupuk urea sebanyak 1.100 ton, asal Palembang tujuan Pontianak, Provindi Kalbar, dengan nama agen PT Kareso.

"Adapun jumlah ABK sebanyak delapan orang yang semuanya selamat atau tidak ada korban jiwa dalam musibah karamnya KLM tersebut," katanya.

Direktorat Polairud Polda Kalbar, TNI-AL, KPLP telah mengamankan TKP dan melakukan proses evakuasi ABK KLM tersebut, kata Kabid Humas Polda Kalbar. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kapal tongkang boat asal Gresik hilang, 10 ABK belum ditemukan
Kamis, 13 Agustus 2020 - 18:55 WIB
Kapal tongkang boat (TB) Immanuel WGSR 3 asal Gresik, diduga hilang di perairan Bima Nusa Tenggara B...
Hujan deras, pengemudi becak dan penumpang tercebur ke dalam parit, satu hilang 
Rabu, 12 Agustus 2020 - 16:47 WIB
Hujan deras yang mengguyur Kota Medan, Sumatera Utara pada Selasa (11/8) malam mengakibatkan jalanan...
Kebakaran hebat di Jakarta Barat, ratusan warga kehilangan rumah
Rabu, 12 Agustus 2020 - 11:30 WIB
Sebanyak 974 warga kehilangan rumah karena kebakaran hebat di kawasan padat penduduk Jalan Duri Sela...
Pabrik `bioethanol` di Mojokerto terbakar, polisi sebut satu orang meninggal dunia
Selasa, 11 Agustus 2020 - 06:10 WIB
Kebakaran terjadi di salah satu bagian pabrik bioethanol PT Energi Argo Nusantara di Jalan Raya Gede...
1.200 pekerja pabrik mebel di Cakung terdampak kebakaran
Senin, 10 Agustus 2020 - 11:27 WIB
Sebanyak 1.200 karyawan pabrik mebel PT Wintrad Jaya, Cakung, Jakarta Timur, terdampak kebakaran yan...
Kebakaran pabrik mebel di Cakung berlangsung 18 jam
Senin, 10 Agustus 2020 - 11:05 WIB
Kebakaran di pabrik mebel di Cakung, Jakarta Timur, Minggu (9/8) siang berakhir pada Senin pagi sete...
Kebakaran terjadi di Jakarta Utara
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 09:28 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta menyebutkan terjadi dua peristiwa ke...
Seorang pasien COVID-19 di Medan bunuh diri, diduga stres
Kamis, 06 Agustus 2020 - 06:54 WIB
Seorang pasien dengan status positif COVID-19 nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari la...
Polsek Dau Malang tangani mahasiwa Unitri yang meninggal di kamar kosan
Senin, 27 Juli 2020 - 14:47 WIB
Pihak kepolisian dari Polsek Dau, Kabupaten Malang dibantu tim Satgas COVID-19 Kecamatan Dau dan PMI...
Kapal nelayan karam di perairan Rohil Riau, lima orang selamat
Senin, 27 Juli 2020 - 14:25 WIB
Kantor Basarnas Kota Pekanbaru menyatakan sebuah kapal nelayan karam di perairan Kuala Bagan Atas Ka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)