Dirjen WHO serukan vaksin COVID-19 dibagikan sebagai barang publik
Elshinta
Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:26 WIB |
Dirjen WHO serukan vaksin COVID-19 dibagikan sebagai barang publik
Seorang anggota staf menunjukkan sampel vaksin COVID-19 nonaktif di Sinovac Biotech Ltd., yang berada di Beijing, Tiongkok, 11 April 2020. Foto: Antara.

Elshinta.com - Vaksin untuk virus corona harus tersedia sebagai barang publik global, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (12/6), untuk memastikan semua orang mendapat akses yang sama atas produk penyelamat nyawa yang sedang dikembangkan itu.

"Banyak pemimpin...mempromosikan gagasan pembuatan vaksin apa pun sebagai barang publik global, tetapi itu harus terus dipromosikan," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat konferensi pers.

"Lebih banyak pemimpin harusnya bergabung dengan upaya tersebut dan kita perlu memiliki komitmen politik global yang sungguh-sungguh serta konsensus global bahkan sebelum kita mempunyai produk tersebut," katanya. "Itulah yang sedang kami dorong."

Tedros mengeluarkan seruan itu setelah muncul kekhawatiran bahwa sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, bisa saja menimbun vaksin atau obat apa pun yang mereka kembangkan untuk melawan COVID-19 sementara negara miskin tidak mendapat akses ke pengobatan yang mereka butuhkan.

Situasi saat ini di Brazil, yang kini menjadi salah satu pusat penyebaran COVID-19 di dunia, semakin menjadi perhatian apalagi di perkotaan, menurut pakar kedaruratan senior WHO, Mike Ryan.

"Sistem kesehatan Brazil `masih bertahan` meski sejumlah unit perawatan intensif (ICU) berada pada tahap kritis dan di bawah tekanan berat dengan tingkat hunian tempat tidur di atas 90 persen," kata Ryan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Rumah sakit Suriah dihantam artileri, sedikitnya 13 orang tewas
Minggu, 13 Juni 2021 - 13:45 WIB
Sedikitnya 13 orang tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam dua serangan artileri terpisah di Kota ...
Klaster COVID varian Delta terdeteksi di sekolah seni Prancis
Minggu, 13 Juni 2021 - 13:34 WIB
Klaster infeksi COVID-19 varian Delta terdeteksi di salah satu sekolah seni di Kota Strasbourg, Pran...
Desa India berdoa kepada `dewi corona` demi selamatkan diri dari virus
Minggu, 13 Juni 2021 - 10:04 WIB
Penduduk desa India telah mendirikan sebuah kuil untuk `dewi corona` dan memanjatkan doanya dengan h...
Malaysia tidak berangkatkan jamaah pada musim haji 2021
Sabtu, 12 Juni 2021 - 23:51 WIB
Pemerintah Malaysia tidak akan memberangkatkan jamaah haji bagi musim haji 2021 dan menghormati kepu...
G7 hadapi Inisiatif Sabuk dan Jalan China dengan proyek infrastruktur
Sabtu, 12 Juni 2021 - 18:35 WIB
Kelompok tujuh negara kaya pada Sabtu akan mengumumkan rencana infrastruktur global baru sebagai tan...
Pengawas Depkeh AS akan selidiki penyitaan data komunikasi Demokrat
Sabtu, 12 Juni 2021 - 12:45 WIB
Pengawas internal Departemen Kehakiman (DOJ) AS akan menyelidiki upaya departemen selama pemerintaha...
Perwakilan Dagang AS akan berbicara di Inggris pekan depan
Sabtu, 12 Juni 2021 - 12:30 WIB
Perwakilan Dagang AS Katherine Tai akan melakukan perjalanan ke Inggris pada Rabu dan mengadakan pem...
Polisi Tunisia bentrok dengan pemuda yang protes perlakuan buruk
Sabtu, 12 Juni 2021 - 11:30 WIB
Polisi Tunisia menembakkan gas air mata pada Jumat (11/6) untuk membubarkan pengunjuk rasa di lingku...
FDA AS minta J&J buang jutaan dosis vaksin COVID-19
Sabtu, 12 Juni 2021 - 11:15 WIB
Badan Makanan dan Obat (FDA) Amerika Serikat pada Jumat (11/6) mengatakan Johnson & Johnson harus me...
McDonald`s Taiwan dan Korsel diretas
Sabtu, 12 Juni 2021 - 11:00 WIB
McDonald`s Corp mengumumkan mereka mengalami peretasan di Korea Selatan dan Taiwan sehingga data da...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV