Bawaslu: Kerawanan Pilkada 2020 meningkat akibat pandemi COVID-19
Elshinta
Selasa, 23 Juni 2020 - 17:25 WIB |
Bawaslu: Kerawanan Pilkada 2020 meningkat akibat pandemi COVID-19
Tangkapan layar kegiatan daring Ketua Bawaslu RI Abhan ketika meluncurkan data IKP yang telah dimutakhirkan, di Jakarta, Selasa, (23/6). Sumber Foto: https://bit.ly/2Yqaqyn

Elshinta.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menyebutkan tingkat kerawanan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 berpotensi meningkat akibat dari pandemik COVID-19.

Ketua Bawaslu Abhan ketika peluncuran data pemutakhiran indeks kerawanan pemilu (IKP) Pilkada 2020 di Jakarta, Selasa (23/6) mengatakan, potensi kerawanan tersebut merupakan hasil penelitian yang sudah digelar oleh Bawaslu. "Mengenai indeks kerawanan pilkada ini mudah-mudahan data kami ini memang valid karena bukan sampel tapi laporan dari seluruh Bawaslu daerah dan diharapkan menjadi bagian deteksi dini. Dan pada akhirnya pilkada ini bisa berjalan dengan baik dan sukses sesuai dengan yang kita harapkan," kata dia.

Anggota Bawaslu M Afifuddn menjelaskan Bawaslu sudah meluncurkan IKP pada Februari lalu, namun belum memasukkan pandemik COVID-19 sebagai salah satu potensi kerawanan Pilkada 2020 meningkat. "Pada pemutakhiran kali ini, Bawaslu memasukkan konteks pandemik yang kita alami beberapa bulan ini. Pandemik ini memang sangat memengaruhi penyelenggaraan pilkada," ucap Afifuddin.

Menurut dia IKP Pilkada 2020 yang sudah dimutakhiran itu menunjukkan terdapat 27 kabupaten kota yang terindikasi rawan tinggi dalam konteks pandemik. Afifuddin mengatakan 20 daerah dengan kerawanan tertinggi dalam konteks pandemik adalah Kota Makassar, Kabupaten Bone Bolango, Bulungan, Karawang, Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara, Kota Tomohon, dan Kabupaten Gowa.

Kemudian Kabupaten Sijunjung, Kota Sungai Penuh, Kabupaten Tasikmalaya, Lamongan, Kotawaringin Timur, Kota Banjarbaru, Ternate, Depok, dan Tangerang Selatan, Semarang, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Melawi. Untuk mencegah potensi kerawanan tersebut, Bawaslu merekomendasikan pada seluruh pemangku kepentingan agar memastikan penyelenggara, peserta, pendukung, dan pemilih menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan tahapan verifikasi faktual calon perseorangan dan pemutakhiran serta pemilih.

Kemudian, koordinasi para pihak dalam keterbukaan informasi terkait penyelenggaraan pemilihan dan perkembangan kondisi pandemik COVID-19 di setiap daerah juga diperlukan. Pemangku kepentingan harus memastikan dukungan anggaran penyediaan alat pelindung diri (APD) dalam pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah 2020.

Bawaslu juga merekomendasikan kemandirian aparatur pemerintah dari penyalahgunaan wewenang dan anggaran penanggulangan COVID-19, dan menerapkan penggunaan teknologi informasi yang sesuai dengan kondisi geografis dan kendala yang dialami oleh penyelenggara pemilu, demikian Antara. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Milenial Nunukan harap Indrajit lanjutkan pengabdian bangun Kaltara
Selasa, 04 Agustus 2020 - 17:26 WIB
Nama Irjen Pol. Indrajit tentunya tidak asing lagi di masyarakat Kalimantan Utara, beliau merupakan ...
Terkait masa kepengurusan yang telah habis, DWP PAN Kaltara akan gelar Muswil ke-II
Selasa, 04 Agustus 2020 - 14:46 WIB
Masa kepengurusan Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltara telah habis, D...
Tahapan Coklit data pemilih Pilkada hampir rampung
Senin, 03 Agustus 2020 - 20:11 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, telah menyelesaikan 82 persen tahapan ...
FPAN: Kecil kemungkinan Pilkada 2020 diundur
Minggu, 02 Agustus 2020 - 17:29 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Guspardi Gaus mengatakan meskipun grafi...
PAN usulkan ambang batas pencalonan di pilkada diturunkan
Minggu, 02 Agustus 2020 - 15:29 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PAN Guspardi Gaus mengusulkan agar ambang batas pencalonan calon kep...
KPU: Coklit di Semarang memasuki minggu kedua
Rabu, 29 Juli 2020 - 17:26 WIB
Tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang tahun 2020 memasuki minggu kedua pelaksanaan kegi...
Puluhan APK paslon kepala daerah dirusak
Selasa, 28 Juli 2020 - 21:25 WIB
Alat Peraga Kampanye (APK) salah satu pasangan calon kepala daerah di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Teng...
Polda Kalbar gelar simulasi pengamanan Pilkada
Selasa, 28 Juli 2020 - 19:57 WIB
Jajaran Polda Kalimantan Barat melakukan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Selasa (28/7)...
PKB dan Nasdem usung DS-Sahrul Gunawan bakal calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bandung
Selasa, 28 Juli 2020 - 16:11 WIB
Jelang pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bandung, Jawa Barat tahun ini, Partai Kebangkitan Bangsa (P...
Kemendagri minta pilkada disukseskan sebagai bagian agenda nasional
Minggu, 26 Juli 2020 - 14:29 WIB
Plt. Sekjen Kementerian Dalam Negeri Muhammad Hudori meminta pemilihan kepala daerah (Pilkada) seren...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV