Hasnaeni Moein si `Wanita Emas` berencana dirikan partai politik baru
Elshinta
Rabu, 24 Juni 2020 - 21:25 WIB |
Hasnaeni Moein si `Wanita Emas` berencana dirikan partai politik baru
Sumber foto: https://bit.ly/3dv0t78/elshinta.com.

Elshinta.com - Hasnaeni atau yang sering disebut `wanita emas` berencana mendirikan partai politik baru yang diberi nama Partai Emas.

`Hasnaeni dalam rilisnya yang diterima Antara di Jakarta, mengatakan pendirian Partai Emas sedang dalam proses, sejumlah persyaratan termasuk legal formal tengah dipersiapkan.

"Kami juga tengah menjaring keanggotaan, jika berjalan sesuai rencana, kehadiran Partai Emas akan diumumkan pada tahun 2021," kata perempuan yang sebelumnya pernah memiliki jabatan di sejumlah parpol.

Hasnaeni menjelaskan parpolnya memakai diksi 'emas' bukan hanya sebatas mengikuti nama bekennya saja, melainkan ada makna di balik itu.

"Emas itu kependekan dari Era Masyarakat Sejahtera," katanya menjelaskan.

Tujuan dari pendirian parpol tersebut, menurut dia, karena ingin menyejahterakan rakyat. Dalam hal ini, rakyat membutuhkan kepastian hidup dan pekerjaan serta tahu di mana akan bekerja.

"Ketika rakyat butuh tempat tinggal, rakyat tahu akan tinggal di mana, rakyat tahu mau berobat di mana, ketika rakyat butuh sekolahkan anak, tahu di mana akan sekolah anaknya, ketika rakyat tua dia tahu siapa yang akan urus dia, ketika meninggal, tahu akan dikuburkan di mana," ucapnya.

Mengenai lambang, Hasnaeni juga memiliki penjelasan bahwa kepala harimau atau macan sebagai simbol kepemimpinan yang kuat.

"Saya walau wanita, harus kuat," kata Hasnaeni.

Secara keseluruhan, logo partai memiliki arti bahwa negara harus kuat dan rakyatnya sejahtera serta mendapatkan kepastian hidup.

"Kami ingin rakyat sejahtera sepanjang zaman," ujar perempuan yang berniat maju sebagai calon wakil presiden pada Pemilihan Umum 2024 tersebut.

Partai juga akan membangun rumah yang diperuntukkan bagi kader. Lahan seluas 500 hektar pun telah disiapkan Hasnaeni guna mendukung rencana ini. 

Partai Emas pun akan membatu para petani di daerah. "Kita bikin rumah sederhana. Saya sudah ada tanah 500 hektar kita bangun buat anggota partai nanti kita kerja sama-sama bank mereka cicil hanya Rp.75 ribu per hari," tuturnya. 

"Jadi kita tidak manfaatkan tenaga mereka pada saat kita butuh saja, tapi kita buka lapangan kerja buat anggota partai. Makanya kita bikin partai enggak kaya partai yang ada, saya pikirkan juga lapangan kerja buat mereka," imbuh Hasnaeni. 

Hasnaeni diketahui memiliki pengalaman di dunia politik. Dia tidak hanya satu parpol, tetapi pernah menjabat di beberapa partai politik, salah satunya Wakil Bendahara Umum Partai Hanura.(Sik) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hasil Pilkada Banjarmasin kembali digugat ke MK
Jumat, 07 Mei 2021 - 09:00 WIB
Hasil Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Kota Banjarmasin Tahun 2020 yang baru saja melaksanakan pemungu...
7 Mei 1949: Penandatanganan Perjanjian Roem-Roijen
Jumat, 07 Mei 2021 - 06:00 WIB
Perjanjian Roem-Roijen (juga disebut Perjanjian Roem-Van Roijen) adalah sebuah perjanjian antara ...
Survei LP3ES: PDIP 24%, Demokrat 11,2% &  Gerindra 9%
Kamis, 06 Mei 2021 - 15:48 WIB
Pasca Pemerintah menolak mengesahkan hasil KLB ilegal, AHY semakin rajin keliling nusantara.
6 Mei 1998: Soeharto didesak untuk segera melakukan reformasi
Kamis, 06 Mei 2021 - 06:00 WIB
Desakan dunia internasional makin menguat agar Soeharto segera melakukan reformasi politik, salah sa...
ASN nekat mudik bisa kena sanksi teguran sampai pemecatan
Rabu, 05 Mei 2021 - 22:30 WIB
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengingatkan agar ASN tidak nekat ...
Pimpinan DPR dan pensiunan BUMN bahas masalah polis anuitas Jiwasraya
Rabu, 05 Mei 2021 - 21:35 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco dan Rachmat Gobel, menerima audiensi dan silaturahmi dari Forum Pensi...
Setara Institute: Pegawai KPK tak lolos ASN tak perlu jadi polemik
Rabu, 05 Mei 2021 - 18:12 WIB
Lembaga Setara Institute menilai kabar tentang tidak lolosnya pegawai KPK menjadi aparatur sipil neg...
4 Mei 1982: Rekor kecurangan pemilu di Indonesia
Selasa, 04 Mei 2021 - 06:00 WIB
Kecurangan-kecurangan Orde Baru kian terang dalam pemilu 1982 dan 1987. Bisa dibilang inilah masa ja...
Khatib Aam PBNU sebut Pancasila menggarisbawahi sendi-sendi Islam
Senin, 03 Mei 2021 - 21:48 WIB
Khatib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyatakan Pancasila bukanla...
 Bamsoet: Teroris di Papua lakukan kejahatan transnasional terorganisasi
Senin, 03 Mei 2021 - 13:25 WIB
Dalam persyaratan sebuah kejahatan transnasional ada empat kategori.  Dipersiapan dan direncanakan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV