Benarkah terlalu sering berhubungan intim itu dapat membahayakan kesehatan?
Elshinta
Kamis, 25 Juni 2020 - 23:15 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
 Benarkah terlalu sering berhubungan intim itu dapat membahayakan kesehatan?
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2B5T4xO

Elshinta.com - Bagi pasangan yang sudah menikah hubungan seksual merupakan aktivitas yang tidak hanya menyenangkan tapi juga dapat mempererat hubungan dengan pasangan. Selain itu, hubungan intim juga dapat meredakan stres. 

Namun jika dilakukan berlebihan justru akan berbahaya bagi kesehatan karena ada dampak tersendiri. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut risiko yang bisa jadi dialami jika terlalu sering berhubungan seks: 

Infeksi saluran kencing 
Infeksi saluran kencing dapat menjadi salah satu risiko penyakit yang akan menyerang pasangan akibat berhubungan intim setiap hari. Infeksi ini disebabkan oleh virus yang menyerang uretra pada saluran kemih dan mengakibatkan sakit ketika buang air kecil. 

Sakit punggung 
Sakit punggung adalah hal yang sering terjadi pada pasangan usai bercinta dengan berbagai posisi apalagi jika hubungan intim tersebut dilakukan setiap hari. 

Rambut rontok 
Berhubungan intim setiap hari dapat meningkatkan hormon dihidrotestosteron (DHT) di dalam tubuh. Hormon ini dikenal berperan membunuh folikel rambut dan menyebabkan kebotakan jika sering melakukan hubungan seks tiap hari. 

Menurunkan kekebalan imun tubuh 
Sistem imun atau kekebalan tubuh bisa menurun karena terlalu banyak melakukan aktivitas seks. Prostaglandin E-2 sebagai salah satu hormon yang dilepaskan ke dalam aliran darah saat berhubungan seks.

Hormon ini dapat menyebabkan melemahnya kekebalan tubuh, jaringan sel tubuh yang rusak, nyeri saraf dan otot, dan berkurangnya rangsangan seksual.

Kelelahan
Jika sedang berhubungan intim dengan pasangan, tubuh akan melepaskan norepinefrin, adrenalin dan kortisol ke dalam aliran darah yang menghasilkan peningkatan denyut jantung, metabolisme glukosa, dan tekanan darah.

Sehingga, seks merupakan olahraga bagi tubuh dan wajar hal tersebut akan membuat lelah. Jika dikukan berkali-kali, dapat menyebabkan kelelahan sepanjang hari.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3816fwk

Kecanduan
Hal lain yang terjadi ketika terlalu banyak bercinta adalah kecanduan. Seseorang dengan kecanduan seksual dapat membahayakan hubungannya dengan pasangan karena menjadi terobsesi dengan seks atau memiliki dorongan seks yang tidak normal. Bahkan jika pasangan tidak ingin berhubungan seks, dorongan untuk melakukan bisa tidak terkendali.

Sakit pada Mr. P 
Setelah berhubungan seks, banyak pria mungkin akan mengalami rasa sakit yang tajam dan itu normal terjadi untuk beberapa detik. Ketika sering melakukan hubungan seks, hal tersebut dapat menyebabkan Mr P menjadi sakit karena rangsangan manual yang diperpanjang atau ejakulasi secara paksa dan seterusnya.

Jika rasa sakit berlangsung lebih lama selama beberapa jam atau beberapa hari, maka kemungkinan ada infeksi pada testis, prostat, epididimis, atau mungkin tertular penyakit seksual.

Memar 
Melakukan terlalu banyak seks kasar setiap hari dapat menyebabkan luka bakar yang terjadi ketika panas dari gesekan merusak kulit. Hak tersebut mungkin membuat rasa tidak nyaman dan mungkin tidak dapat berhubungan seks dengan posisi tertentu.

Hilang minat
Meskipun seks dapat membuat seseorang menjadi aktif, melakukannya terlalu sering dapat membuat kehilangan minat sebelum mencapai klimaks, terutama ketika melakukan hubungan seks setiap hari. Hal ini terjadi karena tubuh merasa lelah dan perlu beristirahat.

Menjadi kering
Kalau banyak melakukan seks, misalnya dua kali sehari selama sebulan, kelamin bisa kesat kecuali dibantu dengan pelumas. Dengan demikian, seseorang bisa mengalami lecet atau mungkin penebalan pada kelamin. Perhatikan baik-baik jika terlihat bagian melunak pada kelamin.

Orgasme bisa membutakan
Ternyata seks yang terlalu banyak membawa risiko pada penglihatan. Menurut Discover Magazine, seorang pria berusia 29 tahun harus ke UGD karena buta setelah melakukan seks.

Ia mengalami gerakan valsalva ketika orgasme dengan cara menahan nafas sambil mendorong diafragma sehingga secara drastis menambah tekanan darah pada mata sehingga pecahlah pembuluh darah di mata.

Pastikan untuk tetap melakukannya sesuai kebutuhan. Jangan terlalu sering melakukannya, jangan pula terlalu jarang. Masing-masing orang memang memiliki kebutuhan berbeda-beda akan hal ini, tapi tetap jangan berlebihan.

 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BNPB minta kepala daerah tingkatkan disiplin protokol kesehatan 
Senin, 10 Agustus 2020 - 20:11 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meminta kepada gubernur serta bupat...
BNPB minta kepala daerah tingkatkan disiplin protokol kesehatan 
Senin, 10 Agustus 2020 - 16:25 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meminta kepada gubernur serta bupat...
Teliti Covid-19, RSPAD dapat Rekor Muri 
Senin, 10 Agustus 2020 - 13:35 WIB
Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto yang berusia 70 tahun diganjar dua pengharga...
Bagaimana mengenali tanda saat pria sedang cemburu?
Jumat, 07 Agustus 2020 - 23:15 WIB
Berbeda dengan wanita yang sering secara gamblang menunjukkan perasaannya, pria justru jarang menunj...
Jelang H-4, jumlah relawan vaksin Covid-19 masih kurang
Jumat, 07 Agustus 2020 - 21:36 WIB
Jelang empat hari pengujian vaksin virus corona, angka jumlah relawan baru mencapai 800 orang lebih.
Dokter tegaskan jaga daya tahan tubuh dengan makanan bergizi, ini penjelasannya
Jumat, 07 Agustus 2020 - 12:48 WIB
Dokter spesialis penyakit dalam dari Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Purwokerto, d...
Pengaruh usia pada kesuburan pria dan dampaknya
Kamis, 06 Agustus 2020 - 23:15 WIB
Bagi perempuan, usia memang sangat memengaruhi kesuburan. Ternyata, hal ini tidak dialami perempuan ...
Angka kematian pasien Covid-19 Kota Malang lebih tinggi dari Nasional
Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:58 WIB
Angka kematian pasien Covid-19 di Kota Malang lebih tinggi dari angka kematian nasional.
Dua karyawan positif Covid-19, AEON Mall Tangerang tutup sementara
Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:25 WIB
Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten menutup operasional sementara AEON Mall, Pagedangan, Tangeran...
Miliki alat PCR, RS Bhayangkara TK.III Banjarmasin siap tangani Covid-19 di Kalsel
Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:11 WIB
Agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijo...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV