Polisi tindaklanjuti kasus perawat dianiaya keluarga pasien COVID-19
Elshinta
Minggu, 28 Juni 2020 - 10:38 WIB |
Polisi tindaklanjuti kasus perawat dianiaya keluarga pasien COVID-19
Ilustrasi- suasana jalan di Ambon pada masa pandemi COVID-19. Foto: Antara.

Elshinta.com -  Polresta Pulau Ambon dan PP Lease telah menindaklanjuti laporan seorang perawat RSUD dr M Haulussy di Ambon yang diduga dikeroyok dan dianiaya tiga anggota keluarga almarhum HK, pasien COVID-19 yang meninggal dunia pada Jumat (26/6).

"Saksi-saksi sudah diperiksa dan polisi telah membuat surat pemanggilan terhadap para terduga atau terlapor untuk menghadap Senin besok (29/6)," kata Kepala Polresta Pulau Ambon, Komisaris Besar Polisi Leo Simatupang, di Ambon, Minggu (28/6).

Perawat RSUD Haulussy yang diduga dikeroyok dan dianiaya isteri serta dua anak HK adalah Jumima Orno pada Jumat, (26/6) pagi sekitar pukul 07:30 WIT di depan ruang jenazah pasien COVID-19 di RSUD dr M Haulussy itu.

Dengan didampingi penasihat hukumnya, Orno mendatangi SPKT Polresta Ambon untuk membuat pengaduan.

Menurut Simatupang, laporan korban ke SPKT memang sudah ditindaklanjuti dimana polisi telah melakukan pemeriksaan beberapa saksi, dan juga membuat surat pemanggilan terhadap terlapor untuk menghadap ke Markas Polresta Ambon dan PP Lesse.

Sementara penasihat hukum korban, Ronny Samloy, menyatakan, kejadian yang dilaporkan itu adalah penghadangan dan pengambilan paksa jenazah di Jalan Jenderal Sudirman, Ambon.

"Yang dilaporkan ke SPKT Polresta Ambon ada tiga orang pelaku di antaranya isteri almarhum bersama dua anaknya Nr, seorang perawat yang bertugas di RSU Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, ditambah satu anak laki-laki lainnya bernama Andi," jelas Samloy.

Kronologi peristiwanya, waktu itu Orno sedang piket malam hari sampai pagi di lantai dua pada bagian ruang isolasi pasien COVID-19, sementara teman perawat lai, Sely, bertugas di lantai satu yang pada salah kamar isolasi ditempati HK.

Ketika Orno turun ke lantai satu sekitar pukul 07:00 WIT, temannya meminta bantuan dia mengantarkan jasad pasien ini ke ruang kamar mayat yang memang dikhususkan bagi pasien COVID-19.

Namun saat Orno dan Sely dibantu seorang petugas lain membawa jasad almarhum, kebetulan pintu ruangan jenazah tertutup lalu rekan Orno hendak membukanya, tiba-tiba muncul keluarga pasien dari arah belakang.

Selanjutnya keluarga pasien yang diketahui berinisial NK menarik dan memukuli Orno, kemudian isteri pasien juga turut memukuli dia. Orno berusaha menyelamatkan diri tetapi salah satu anak laki-laki HK menahan dia lalu ikut mengeroyok.

Dalam kondisi seperti itu, Orno masih berupaya melarikan diri tetapi ada yang menendang bagian belakang korban hingga terjatuh dan mereka kembali memukulinya di bagian kepala.

"Korban dipukuli keluarga pasien tanpa alasan jelas, dan diduga ada informasi sepihak yang berkembang bahwa pasien saat masuk RSUD tidak dirawat secara baik, sempat minta makan jam 02:00 WIT namun tidak dilayani hingga menyebabkan pasien meninggal dunia," jelas Samloy, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pelaku Fetish Pocong Jarik ditangkap polisi
Jumat, 07 Agustus 2020 - 21:47 WIB
Tim Polrestabes Surabaya yang dipimpin Kanit Resmob Iptu Arif Risky diperbantukan Polda Jawa Timur b...
Bocah tiga tahun di Kotawaringin Timur jadi korban sodomi
Jumat, 07 Agustus 2020 - 10:44 WIB
Seorang bocah laki-laki berusia tiga tahun di Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin, Kalim...
Geger, Warga Cikopak temukan mayat penuh luka di dalam mobil
Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:25 WIB
Sesosok mayat penuh luka terlungkup di dalam sebuah mobil terparkir di jalan sekitar daerah Cikopak,...
Berulah, napi asimilasi kembali masuk bui  
Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:11 WIB
 Ae (29) napi asimilasi Lapas Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur kembali harus berurusan dengan huk...
75 kg sabu dan ganja dibongkar Polres Jakarta Barat, 7 orang diamankan
Rabu, 05 Agustus 2020 - 18:45 WIB
Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap peredaran narkotika dengan mengamankan ...
Komplotan perampok bawa kabur uang ratusan juta rupiah di Jaktim
Selasa, 04 Agustus 2020 - 19:25 WIB
Komplotan perampok membawa kabur uang tunai Rp170 juta berikut perhiasan berharga dari rumah korban ...
Korban investasi bodong lapor ke Mapolres Cianjur
Minggu, 02 Agustus 2020 - 14:42 WIB
Seribuan orang dari tiga kabupaten Cianjur, Sukabumi dan Bandung Barat, Jawa Barat, diduga menjadi k...
Polisi diminta usut tuntas kasus dugaan pembunuhan pria gangguan mental di Depok 
Kamis, 30 Juli 2020 - 21:37 WIB
Kuasa Hukum korban dugaan pembunuhan Sobari bin H.Murodih yang memiliki kepribadian gangguan mental ...
Giliran sekretariat PDIP di Cileungsi jadi sasaran bom molotov
Rabu, 29 Juli 2020 - 14:47 WIB
Sekretariat Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan yang berlokasi di Cileungsi, Kabupaten Bogor, ...
Polisi tutup 30 sumur minyak ilegal di Lubuk Napal Jambi
Selasa, 28 Juli 2020 - 11:12 WIB
Sebanyak 30 titik sumur minyak ilegal yang ada di kawasan Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupate...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV