Pemkab Gunung Kidul tetapkan status tanggap darurat kekeringan
Elshinta
Senin, 29 Juni 2020 - 08:24 WIB |
Pemkab Gunung Kidul tetapkan status tanggap darurat kekeringan
Warga terdampak kekeringan di Kabupaten Gunung Kidul rela berjalan empat hingga lima km untuk mendapat air. Mereka memanfaatkan air telaga yang keruh untuk kebutuhan sehari-hari. Foto: Antara.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menetapkan status tanggap darurat bencana kekeringan karena wilayah ini sudah dilanda kekeringan sejak awal Juni, sehingga membutuhkan penanganan cepat, seperti distribusi air bersih kepada warga terdampak kekeringan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Kidul Edi Basuki di Gunung Kidul, Senin (29/6), mengatakan bupati telah menandatangani surat keputusan (SK) tentang status tanggap darurat kekeringan.

"SK sudah ditandatangani bupati bulan Juni ini. Artinya, ke depan sudah harus siap menghadapi kekeringan," kata Edi, dikutip Antara.

Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak membahas hal itu pada Mei lalu, mulai dari PDAM hingga pemerintah kecamatan.

"Kami berharap camat berkoordinasi dengan kepala desa untuk membuat daftar wilayah mana yang nanti kekurangan air. Kami akan cek antara data PDAM dan data kami," katanya

Pemkab Gunung Kidul menganggarkan Rp740 juta untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Nilai ini lebih besar dibanding 2019 lalu sekitar Rp500 juta.

Ia mengatakan beberapa kecamatan juga sudah ada anggaran sendiri untuk dropping, seperti Kecamatan Girisubo, Rongkop, Tepus, Tanjungsari, Paliyan, Panggang, Purwosari, Patuk, Gedangsari, dan Ponjong.

"Kami akan membuat skala prioritas dalam dropping air bersih ini," katanya.

Untuk itu, Edi meminta pemerintah desa melakukan pemetaan kawasan kekurangan air. Pemetaan ini akan jadi data penyaluran bantuan.

Di tingkat kecamatan, ada dua yang membuat peta wilayah kekeringan. Dua kecamatan itu yakni Saptosari dan Semanu. Kecamatan Semanu telah meminta dropping air delapan tangki, sementara Kecamatan Samanu belum mengirim permintaan.

Menurut dia, pemerintah desa bisa memetakan wilayah kekeringan disertai dengan sarana penampungan air hujan (PAH). Selain itu, pemerintah desa juga diminta menyiapkan akses jalan yang sempat ditutup akibat pandemi COVID-19.

"Selama ini banyak jalan ditutup portal permanen. Kami tidak bisa menentukan wilayah kekeringan, tetapi kami sudah menyiapkan," kata Edi. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Abu vulkanik erupsi Sinabung guyur 4 kecamatan
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 14:28 WIB
Hujan abu vulkanik bersumber dari erupsi Gunung Sinabung, Sabtu dini hari, mengguyur empat kecamatan...
Sinabung erupsi 2.000 meter, Berastagi diguyur abu vulkanik
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 11:11 WIB
Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara erupsi dengan tinggi kolom abu teramat...
Butuh miliaran rupiah penanganan jalur Kelok 10 yang amblas
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 10:40 WIB
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan butuh dana miliaran ...
BMKG sebut 20 gempa terjadi sepekan terakhir di Sumatera bagian Utara
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:47 WIB
Stasiun Geofisika BMKG Deliserdang mencatat dalam sepekan terakhir awal Agustus 2020, terjadi 20 get...
Musim kemarau, warga di Ngoro Mojokerto mulai krisis air bersih
Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:36 WIB
Memasuki musim kemarau tahun 2020 ini, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur harus bersiap menghadapi benc...
Update: 22.655 jiwa terdampak banjir bandang Bolaang Mongondow Selatan, puluhan rumah hanyut dan rusak
Senin, 03 Agustus 2020 - 11:06 WIB
Seorang warga dilaporkan meninggal dunia dan sebanyak 7.046 kepala keluarga (KK) atau 22.655 jiwa te...
Gempa bermagnitudo 5 guncang Bolaang Uki Sulawesi Utara
Senin, 03 Agustus 2020 - 06:10 WIB
Gempa bumi dengan magnitudo 5 mengguncang Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi...
Saat Presiden ke-2 RI resmi jadi tersangka
Senin, 03 Agustus 2020 - 06:04 WIB
Pada 3 Agustus 2000, mantan Presiden Soeharto resmi menjadi tersangka penyalahgunaan dana yayasan so...
Wabup Mimika: Delapan rumah dan sekolah di Aroanop tertimbun
Minggu, 02 Agustus 2020 - 12:28 WIB
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob menyebut berdasarkan laporan sementara musibah tanah longsor di ...
Dandim Mimika sebut personel TNI bantu atasi longsor di Tembagapura
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 13:41 WIB
Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan mengatakan 91 personel TNI dari Batalyon Infa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV