MemoRI 04 Juli
4 Juli 1927 Soekarno dan kawan-kawan mendirikan PNI
Elshinta
Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
4 Juli 1927 Soekarno dan kawan-kawan mendirikan PNI
Kongres pertama Partai Nasional Indonesia (PNI) di Surabaya, 27-30 Mei 1928. (KITLV). Sumber foto: https://bit.ly/2VuMyaQ/elshinta.com.

Elshinta.com - Declaration of Independen menjadi kekaguman pemuda Soekarno, hingga tanggal deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat itu menjadi tonggak sejarah berdirinya Partai Nasional Indonesia (PNI) oleh Soekarno pada 4 Juli 1927.

“Waktu telah tiba bagiku untuk mendirikan partai sendiri,“ kata Bung Karno. “Pada 4 Juli 1927, dengan dukungan enam kawan dari Algemeene Studieclub, aku mendirikan PNI. Rakyat sudah siap, Soekarno sudah siap. Sekarang tidak ada yang menahan kami, kecuali Belanda.“ 

Gagasan mendirikan sebuah partai nasionalis itu bermula dari pembicaraan Soekarno dengan Budiarto— salah seorang aktivis Perhimpunan Indonesia yang baru pulang ke Tanah Air. Pembicaraan pun berlanjut dengan digelarnya pertemuan di sebuah  paviliun rumah, di Regentsweg No. 22 (kini Jl. Dewi Sartika), Bandung, pada malam 4 Juli 1927.

Tercatat, nama-nama seperti Mr Iskaq Tjokroadisoerjo, Budiarto Martoatmodjo, MrSoenario, Ir Anwari, dr Sanusi, dan Mr Sartono juga Dr Tjipto Mangunkusumo yang ikut dalam pertemuan tersebut. Enam orang sepakat untuk pendirian partai, namun tidak halnya dengan Tjipto Mangunkusumo.

Tjipto yang sudah malang melintang dalam pergerakan politik merasa keberatan dengan rencana enam orang termasuk Soekarno yang akan mendirikan partai politik. Ini tentu beralasan mengingat pemerintah kolonial di bawah Gubernur Jenderal Dirk Fock dan kemudian digantikan oleh ACD de Graeff sangat reaktif terhadap gerakan politik nasionalis Indonesia, terutama setelah peristiwa pemberontakan PKI 1926. 

Mengacu pada buku “babon” Sejarah Nasional Indonesia: Zaman Kebangkitan Nasional dan Masa Hindia Belanda, “Gubenur Jenderal de Graeff yang semula bersikap terbuka terhadap golongan nasionalis bertindak keras, 4.500 orang dipenjara, kira-kira 1.300 dibuang ke Digul, dan 4 orang dihukum mati.”

Namun, tekad Soekarno dan kawan-kawan sudah bulat, hingga PNI pun didirikan. Meski menyebut `partai` namun diketahui pertama terbentuk PNI adalah kepanjangan dari Perserikatan Nasional Indonesia. Barulah  diubah menjadi partai pada kongres pertamanya setahun kemudian.

Terpilih sebagai ketua adalah Soekarno karena dianggap paling populer dan paling maju untuk memimpin partai sebagai ketua atau pemuka. Sekretaris merangkap bendahara ditunjuk Mr Iskaq Tjokroadisoerjo. Dalam jajaran pengurus PNI tercatat Budiarto, MrSoenario, Ir Anwari, drSanusi, dan Mr Sartono.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Langgar portokol kesehatan, DPD Partai Golkar Jateng tegur keras kadernya
Minggu, 27 September 2020 - 09:39 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Tengah, Panggah Susanto menegu...
BPPT: Gunakan e-voting untuk Pilkada 2020 agar aman dari COVID-19
Jumat, 25 September 2020 - 21:37 WIB
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mendorong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 dil...
PDI Perjuangan berkomitmen pastikan kader taati protokol kesehatan
Jumat, 25 September 2020 - 21:12 WIB
PDI Perjuangan berkomitmen memastikan kader dan calon kepala daerah yang diusungnya untuk menaati pr...
Pertarungan Pilwali Surabaya 2020 diprediksi bakal ketat
Jumat, 25 September 2020 - 19:58 WIB
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut 1 Eri Cahyadi dan Armuji (Er-Ji) di...
Pakai baju adat Jawa dan Tidung, ZIYAP dapat nomor urut 3 di Pilgub Kaltara
Kamis, 24 September 2020 - 21:10 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menetapkan tiga nomor urut pasangan ...
Data sementara, KPU: 486 pasangan bacalon kepala daerah penuhi syarat 
Kamis, 24 September 2020 - 19:55 WIB
Komisi Pemilihan Umum memastikan sebanyak 486 pasangan bakal calon (bacalon) kepala daerah untuk Pem...
Pilwali Surabaya: Eri-Armuji Nomor Urut 1 dan Machfud Arifin-Mujiaman Nomor Urut 2
Kamis, 24 September 2020 - 19:26 WIB
Pengundian nomor urut Pilwali Surabaya yang diselenggarakan oleh KPU Surabaya telah resmi diselengga...
DPRD tetapkan lima komisioner KIP DKI
Kamis, 24 September 2020 - 18:45 WIB
Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menetapkan lima orang komisioner Komisi I...
KPU Medan tetapkan nomor urut pasangan bakal calon Wali Kota Medan
Kamis, 24 September 2020 - 18:27 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan, Sumatera Utara menetapkan pengundian nomor urut dengan sebuah ala...
Pilkada Malang, Sandi nomor 1, Ladub nomor 2 
Kamis, 24 September 2020 - 17:56 WIB
KPU Kabupaten Malang, Jawa Timur menggelar tahapan pengambilan nomor urut pasangan calon kepala daer...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV