Emas naik lagi, tembus 1.800 dolar AS per ounce
Elshinta
Rabu, 01 Juli 2020 - 09:34 WIB |
Emas naik lagi, tembus 1.800 dolar AS per ounce
Ilustrasi - Emas murni 99,99 persen. Foto: Antara.

Elshinta.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup pada level tertinggi sejak September 2011 pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), membukukan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut karena investor tetap khawatir atas berlanjutnya penyebaran kasus COVID-19.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 19,3 dolar AS atau 1,08 persen, menjadi ditutup pada 1.800,5 dolar AS per ounce.

Emas berjangka naik tipis 0,9 dolar AS atau 0,05 persen menjadi 1.781,20 dolar AS per ounce pada Senin (29/6/2020), setelah menguat 9,7 dolar AS atau 0,55 persen menjadi 1.780,30 dolar AS akhir pekan lalu.

Peningkatan kasus baru infeksi COVID-19 di banyak negara bagian AS mendorong investor beralih ke logam mulia sebagai tempat yang aman, karena mereka memperkirakan bahwa dampak ekonomi COVID-19 belum berakhir.

Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, memperkirakan dalam kesaksiannya di hadapan Komite Senat Kesehatan, Pendidikan, Perburuhan dan Pensiun AS pada Selasa (30/6/2020) bahwa kasus baru infeksi COVID-19 di Amerika Serikat dapat mencapai 100.000 per hari.

Emas juga menemukan dukungan dari dolar AS yang lebih lemah pada Selasa (30/6/2020).

Sebuah laporan yang dirilis oleh lembaga riset swasta Institute for Supply Management menempatkan indeks manajer pembelian Chicago pada angka 36,6 pada untuk Juni, lebih buruk dari yang diperkirakan, karena setiap angka di bawah 50 menunjukkan kondisi yang memburuk.

Indeks kepercayaan konsumen yang dirilis pada Selasa (30/6/2020) oleh lembaga riset Conference Board yang berbasis di AS naik ke level tertinggi tiga bulan pada Juni. Analis pasar mencatat memperpendek tanggal untuk melakukan survei tidak memungkinkan kenaikan baru-baru ini di negara-negara bagian yang telah mulai dibuka kembali.

Emas diperdagangkan naik 12,8 persen untuk kuartal kedua, dan naik lebih dari 18 persen untuk paruh pertama tahun ini.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 57,3 sen atau 3,17 persen, menjadi ditutup pada 18,637 dolar per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 23 dolar AS atau 2,78 persen, menjadi menetap pada 851,2 dolar AS per ounce, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WHO: Pemulihan global bisa lebih cepat jika vaksin corona merata
Jumat, 07 Agustus 2020 - 11:07 WIB
Pemulihan ekonomi di seluruh dunia bisa terjadi lebih cepat jika vaksin COVID-19 tersedia untuk semu...
Harga minyak jatuh di bawah pencapaian tertinggi 5 bulan
Jumat, 07 Agustus 2020 - 07:40 WIB
Harga minyak turun di bawah pencapaian tertinggi lima bulan pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi...
Bill Gates pastikan negara miskin dapat akses vaksin Covid-19
Kamis, 06 Agustus 2020 - 20:11 WIB
Vaksin Covid-19 yang tengah ditunggu-tunggu dunia membuat Bill Gates akan memastikan bahwa vaksin te...
Bank Dunia siap kerahkan dana pemulihan pascaledakan Beirut
Kamis, 06 Agustus 2020 - 13:17 WIB
Kelompok Bank Dunia, Rabu (5/8), mengatakan siap mengkaji kerusakan dan kebutuhan Lebanon untuk memu...
Jumlah kematian COVID-19 di Meksiko mendekati 50.000
Kamis, 06 Agustus 2020 - 12:33 WIB
Jumlah kematian akibat COVID-19, penyakit yang disebabkan virus corona jenis baru, di Meksiko terlih...
Korban jiwa ledakan Beirut bertambah jadi 135 orang
Kamis, 06 Agustus 2020 - 11:57 WIB
Korban jiwa akibat ledakan pada Selasa (4/8) di gudang raksasa di Beirut, Lebanon, bertambah menjadi...
Facebook dan Twitter tarik unggahan Trump
Kamis, 06 Agustus 2020 - 11:34 WIB
Facebook dan Twitter menarik unggahan dari akun Presiden Amerika Serikat Donald Trump karena melangg...
Uji coba awal, calon vaksin corona Zydus Cadila disebut terbukti aman
Kamis, 06 Agustus 2020 - 10:04 WIB
Perusahaan farmasi India, Zydus Cadila, pada Rabu (5/8) mengatakan, calon vaksin virus corona buatan...
Harga emas melonjak lagi 28,3 dolar, meroket ke rekor tertinggi baru
Kamis, 06 Agustus 2020 - 09:06 WIB
Harga emas meroket ke rekor tertinggi baru pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah men...
Kenya: Jenis virus corona baru sebabkan ratusan unta mati
Rabu, 05 Agustus 2020 - 21:46 WIB
Penyakit misterius yang menyebabkan ratusan unta mati di timur laut Kenya selama berbulan-bulan kini...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV