Inggris sebut UU keamanan nasional langgar Deklarasi Hong Kong
Elshinta
Rabu, 01 Juli 2020 - 20:55 WIB |
Inggris sebut UU keamanan nasional langgar Deklarasi Hong Kong
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Inggris menyebut bahwa pemberlakuan undang-undang keamanan nasional oleh China adalah pelanggaran yang serius terhadap Deklarasi Bersama China-Inggris atas Hong Kong.

"Kami telah mengkaji isi dari regulasi keamanan nasional ini dengan sangat hati-hati, sejak dipublikasikan kemarin malam. (Regulasi) itu merupakan pelanggaran yang jelas terhadap otonomi Hong Kong," kata Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab, Rabu (1/7).

"Juga ancaman langsung bagi kebebasan masyarakatnya, dan saya khawatir mesti mengatakan bahwa itu adalah pelanggaran yang jelas dan serius terhadap kesepakatan Deklarasi Bersama antara Britania Raya dan China," ujar dia menambahkan mengutip Antara.

Otonomi Hong Kong telah dijamin di bawah aturan "satu negara, dua sistem" yang disepakati dan tercantum dalam Deklarasi Bersama China-Inggris tahun 1984 yang ditandatangani oleh dua pemimpin kala itu, Perdana Menteri China Zhao Ziyang dan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher.

Terkait pemberlakuan undang-undang tersebut, Inggris juga mengeluarkan anjuran perjalanan bagi warganya jika ingin mengunjungi Hong Kong, dengan menyebut terdapat peningkatan risiko penahanan dan deportasi.(Sik) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Putin: Hubungan dengan AS pada titik terendah dalam beberapa tahun
Sabtu, 12 Juni 2021 - 09:15 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam wawancara dengan NBC News menjelang pertemuannya dengan Preside...
Denmark akan cabut aturan pemakaian masker, tambah penonton untuk EURO
Jumat, 11 Juni 2021 - 06:56 WIB
Denmark pada Kamis mengumumkan pelonggaran sejumlah peraturan terkait COVID-19, termasuk penggunaan ...
WHO tetapkan target baru soal vaksinasi negara termiskin
Senin, 24 Mei 2021 - 23:36 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan target baru untuk melindungi negara-negara termiskin, sa...
Inggris gandeng kelompok agama sukseskan vaksinasi
Minggu, 09 Mei 2021 - 17:55 WIB
Pemerintah Inggris berkolaborasi dengan komunitas lintas agama, yaitu Kristen, Islam, Yahudi hingga ...
Jumlah pasien COVID-19 dalam ICU meningkat di Prancis
Senin, 26 April 2021 - 10:59 WIB
Prancis mencatat pada Minggu (25/4) jumlah pasien COVID-19 dalam kamar perawatan intensif rumah sak...
Inggris hampir sepakat beli puluhan juta dosis vaksin Pfizer
Minggu, 25 April 2021 - 11:31 WIB
Pejabat Inggris hampir menyelesaikan kesepakatan untuk membeli puluhan juta lebih dosis vaksin Pfize...
Inggris selidiki varian COVID-19 asal India
Senin, 19 April 2021 - 13:27 WIB
 Pejabat kesehatan Inggris sedang menyelidiki varian COVID-19 asal India, namun belum memiliki cuku...
Dubes RI undang Swedia bangun pusat produksi regional di Indonesia
Jumat, 16 April 2021 - 21:54 WIB
Duta Besar RI untuk Swedia Kamapradipta Isnomo membahas mengenai perdagangan dua arah, investasi, da...
Inggris tak berencana hentikan program tes cepat COVID-19
Jumat, 16 April 2021 - 10:10 WIB
Kementerian Kesehatan Inggris pada Kamis (15/4) mengatakan bahwa tidak ada rencana untuk menghentika...
Peminat kursus bahasa Indonesia di Norwegia tembus 100 peserta
Rabu, 14 April 2021 - 11:23 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Oslo, Norwegia menggelar kelas kursus bahasa Indonesia b...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV