Peneliti Tiongkok keluarkan peringatan dini pandemi flu babi
Elshinta
Rabu, 01 Juli 2020 - 21:11 WIB |
Peneliti Tiongkok keluarkan peringatan dini pandemi flu babi
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Para peneliti di Tiongkok mengeluarkan peringatan dini atas kemungkinan terjadinya pandemi lain yang disebabkan oleh virus flu babi setelah COVID-19.

Walau begitu para pakar pengendalian penyakit setempat menyatakan bahwa tidak seharusnya masyarakat panik karena tidak ada tanda-tanda pada peternakan babi terkait virus tersebut.

Para ilmuwan dari Tiongkok Agriculture University, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China (CCDC), dan lembaga lain telah mendeteksi virus flu babi mengandung genotipe 4 (G4) yang menular di antara babi dan memiliki kemungkinan melompat ke manusia karena virus G4 bisa terhubung dengan sel manusia. Studi tersebut dipublikasikan di jurnal sains AS, PNAS, Senin (29/6).

Virus G4 yang merupakan turunan dari H1N1 merupakan flu musiman dan sampel uji yang disebutkan dalam penelitian tersebut tidak cukup mewakili, demikian pernyataan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian kepada pers, Rabu (1/7)

"Departemen terkait masih akan terus memantau secara cermat," ujarnya menambahkan.(Sik) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Saham Hong Kong berbalik turun dengan Indeks HSI tergerus 0,05 persen
Kamis, 13 Agustus 2020 - 17:45 WIB
Saham-saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, berbalik dari keuntungan dua hari...
Harga minyak terangkat lebih dari dua persen 
Kamis, 13 Agustus 2020 - 08:32 WIB
Harga minyak mentah global terangkat lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi W...
Emas `rebound` setelah anjlok saat kekhawatiran perlambatan berlanjut
Kamis, 13 Agustus 2020 - 08:08 WIB
Harga emas merangkak naik pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah kemarin mencatat pen...
Gelombang pertama vaksin COVID-19 Rusia akan diberikan ke petugas medis dalam dua pekan
Kamis, 13 Agustus 2020 - 07:54 WIB
Rusia menyatakan gelombang pertama vaksin COVID-19 akan siap untuk beberapa petugas medis dalam dua ...
Petugas medis Rusia dapat suntikan vaksin COVID-19 dalam dua pekan
Rabu, 12 Agustus 2020 - 20:45 WIB
Rusia menyatakan gelombang pertama vaksin COVID-19 akan siap untuk beberapa petugas medis dalam dua ...
AS teken kontrak pembelian vaksin COVID-19 Moderna senilai Rp22 triliun
Rabu, 12 Agustus 2020 - 10:34 WIB
Amerika Serikat meneken kontrak senilai 1,5 miliar dolar AS (sekitar Rp22 triliun) dengan produsen o...
WHO dinilai minim informasi untuk evaluasi vaksin COVID-19 Rusia
Rabu, 12 Agustus 2020 - 08:10 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) minim informasi mengenai vaksin COVID-19 buatan Rusia untuk melakuk...
Virus corona ditemukan pada makanan laut beku di Tiongkok
Rabu, 12 Agustus 2020 - 07:45 WIB
Otoritas di Tiongkok menemukan virus corona pada kemasan makanan laut beku impor yang tiba dari kota...
Rusia namai vaksin baru COVID-19 `Sputnik V`
Selasa, 11 Agustus 2020 - 21:25 WIB
Rusia menamai vaksin COVID-19 pertamanya `Sputnik V` untuk pasar asing, yang mengacu pada satelit pe...
Rusia jadi negara pertama yang setujui vaksin COVID-19
Selasa, 11 Agustus 2020 - 19:55 WIB
Presiden Vladimir Putin mengumumkan bahwa Rusia menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui vaks...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)