Pembangunan Bendungan Cipanas Sumedang ditargetkan selesai 2022
Elshinta
Jumat, 03 Juli 2020 - 08:38 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Pembangunan Bendungan Cipanas Sumedang ditargetkan selesai 2022
Proses pembangunan Bendungan Cipanas di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Foto: Kementerian PUPR

Elshinta.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong pembangunan Bendungan Cipanas di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, selesai lebih cepat dalam rangka mendukung ketahanan air dan pangan nasional.

Hal tersebut disampaikan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat meninjau progres pekerjaan fisik Bendungan Cipanas yang sekarang ini mencapai 59,72% dan menargetkan penyelesaian pada akhir tahun 2022.

“Berdasarkan laporan jadwal pelaksanaan, bendungan direncanakan selesai tahun 2023. Namun hari ini saya minta agar pelaksanaan pekerjaan bisa dipercepat dan diselesaikan lebih cepat, yakni pada tahun 2022,” kata Menteri Basuki saat meninjau pembangunan Bendungan Cipanas, pada Selasa (30/6) lalu.

Seperti diinformasikan melalui laman resmi Setkab, Kamis (2/7), Bendungan Cipanas mulai dikerjakan sejak 2017 dengan masa pelaksanaan hingga 2021. Bendungan yang termasuk salahsatu Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk mendukung ketahanan air dan pangan nasional ini memiliki daya tampung cukup besar yakni 250 juta m³.

Dengan daya tampung sebesar itu, Bendungan Cipanas akan mampu mengairi jaringan irigasi seluas 7. 432 hektare untuk lahan pertanian di Kabupaten Sumedang dan sebagian Kabupaten Indramayu. Diharapkan suplai air irigasi dari Bendungan Cipanas dapat membantu petani meningkatkan intensitas tanamnya jika dibandingkan dengan metode tadah hujan yang hanya satu kali dalam setahun.

Bendungan ini merupakan tipe urugan batu inti tegak yang dilengkapi dengan terowongan pengelak sepanjang 400 meter. Sumber air berasal dari Sungai Cipanas yang merupakan bagian dari Satuan Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung dengan luas lahan dibutuhkan seluas 1.703 hektare.

Bendungan multifungsi ini juga memiliki fungsi lain untuk memenuhi kebutuhan air baku dengan kapasitas sebesar 850 liter per detik dan berpotensi menjadi sumber Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) sebesar 3 MW.

Bendungan dengan total luas genangan 1.315 hektare ini juga akan dimanfaatkan sebagai tampungan air pengendali banjir untuk wilayah Indramayu dan sekitarnya karena mampu mengurangi debit banjir sebesar 250 m³/detik serta memiliki potensi untuk wisata. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden: Pembangunan 2021 didukung pendapatan Rp1.776,4 triliun
Jumat, 14 Agustus 2020 - 16:45 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa untuk mendanai kegiatan pembangunan di tahun 2021, ak...
Cegah banjir lagi, Kementerian PUPR bangun tanggul di Luwu Utara
Kamis, 13 Agustus 2020 - 09:44 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR membangun tanggul sementara dalam rangka m...
Polri dan warga swadaya perbaiki jalan rusak di Papua
Rabu, 12 Agustus 2020 - 12:37 WIB
Polisi bersama masyarakat di Doyo Baru, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Papua, secara swa...
Kementerian PUPR bakal bedah 146 rumah di Mempawah Kalbar
Minggu, 09 Agustus 2020 - 17:29 WIB
Sebanyak 146 unit rumah di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, bakal direhabilitasi dalam...
Rancangan Renduk PBWN-KP jadi acuan pembangunan kawasan perbatasan 5 tahun ke depan
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 16:14 WIB
Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) telah selesai merancangan Rencana Induk (Renduk). Renduk ...
Pembangunan Jembatan Musi VI dikebut, akhir tahun 2020 siap operasional
Jumat, 07 Agustus 2020 - 18:13 WIB
Impian masyarakat Palembang untuk memiliki jembatan tambahan demi mengurai kemacetan antara seberang...
Menteri Edhy dukung komitmen pembangunan berkelanjutan Sulawesi Utara
Jumat, 07 Agustus 2020 - 09:46 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendukung komitmen pembangunan berkelanjutan di dua Wila...
Kementerian PUPR bangun rusun pondok pesantren di Riau
Jumat, 07 Agustus 2020 - 09:37 WIB
Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong penin...
Tertunda akibat COVID-19, DPRD DIY minta pembangunan JJLS dilanjutkan 2021 
Kamis, 06 Agustus 2020 - 14:11 WIB
Akibat pandemi COVID-19 pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di selatan DIY di Kabupaten Ba...
Kementerian PUPR siap bedah 3.772 rumah di Sumbar
Selasa, 04 Agustus 2020 - 09:34 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap melakukan program Bantuan Stimulan Perum...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV