Bagaimana cara mengobati air mani encer?
Elshinta
Jumat, 03 Juli 2020 - 23:15 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Administrator
 Bagaimana cara mengobati air mani encer?
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/31BEyJf

Elshinta.com - Pria memiliki kesalahpahaman bahwa air mani harus memiliki konsistensi kental dan lengket. Ketebalan konsistensi air mani dapat bervariasi setiap kali pria ejakulasi. Kelengketan air mani dimaksudkan untuk dapat membuatnya menempel lebih lama serta meningkatkan peluang sperma untuk mendapatkan kontak dengan sel telur yang subur. 

Konsistensi air mani encer dapat mengurangi waktu untuk cairan ejakulasi bisa berlama-lama di dalam rahim. Namun, hal ini tidak menghilangkan kemungkinan kehamilan. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini beberapa cara mengobati mani encer: 

Terapi hormon 
Terapi ini hanya dilakukan bila dokter mengonfirmasi penyebab air mani encer dikarenakan ketidakseimbangan hormon. Untuk mengatasinya, dokter akan memberi obat yang mengandung hormon gonadotrofin yang dapat menstimulasi produksi sperma. 

Antibiotik 
Jika dokter mengidentifikasi adanya infeksi bakteri di sekitar penis, cara mengobati air mani encer yang tepat adalah dengan antibiotik. Ikuti panduan dokter dalam menentukan dosis dan lamanya waktu pemakaian antibiotik tersebut. 

Laparoskopi
Prosedur laparoskopi dapat dilakukan untuk keperluan diagnosis atau pengobatan. Selama prosedur ini, seorang ahli bedah memasukkan kamera ke dalam sayatan kecil di perut, kemudian akan mencari dan memperbaiki, memblokir, atau menghapus varikokel.

Embolisasi Perkutan
Ini adalah prosedur invasif minimal di mana seorang ahli bedah akan memasukkan coil atau balloon ke dalam pembuluh darah yang membengkak. Setelah itu dokter akan memperbesar coil atau balloon untuk membuka sumbatan pada saluran penis sehingga aliran darah kembali normal. 

Perubahan gaya hidup 
Dalam beberapa kasus, air mani encer hanyalah efek samping dari gaya hidup yang tidak sehat. Oleh karena itu, dokter juga bisa merekomendasikan cara mengobati air mani encer dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. 

Berhenti merokok
Berhenti merokok dan kurangi berat badan jika kegemukan, serta kurangi atau hentikan sama sekali konsumsi alkohol. Untuk menunjang pola hidup sehat, perbanyak bergerak aktif.
 

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3gp9ro6

Tunda hubungan intim
Dokter juga bisa meminta untuk menunda berhubungan seksual maupun masturbasi hingga beberapa waktu ke depan. Hal ini dilakukan untuk melihat perkembangan konsistensi air mani setelah melakukan perubahan gaya hidup maupun menjalani pengobatan tertentu. 

Konsumsi suplemen 
Beberapa penelitian memang menunjukkan bahwa konsumsi suplemen tertentu dapat menstimulasi produksi sel sperma sehingga air mani akan lebih kental.  Suplemen yang dimaksud biasanya mengandung bahan-bahan, seperti black seed, asam folat, L-carnitine, maupun zinc.

Tetap harus konsultasi dengan dokter sebelum meminum suplemen yang dipercaya mampu meningkatkan jumlah sel sperma ini. Beberapa kandungan dalam suplemen bukan tidak mungkin memiliki efek samping yang akan membahayakan tubuh. Selain itu, hindari konsumsi suplemen dalam dosis besar maupun jangka waktu yang sangat panjang.

Olahraga dan cukup istirahat 
Pria yang berolahraga secara teratur, kadar testosteronnya lebih tinggi dan kualitas air maninya lebih baik dibanding yang tidak. Walau begitu, jangan berolahraga secara berlebihan karena dapat mengurangi kadar testosteron.

Kelola stres
Segala bentuk stres dapat menyebabkan tubuh melakukan tindakan defensif dan menghemat energi. Pada saat stres, tubuh menjadi kurang peduli dengan reproduksi dan lebih fokus pada bertahan hidup.

Mengurangi stres perlu untuk mengatasi penyebabnya. Untuk pria yang mengalami stres berat, dokter mungkin akan meresepkan obat anti-kecemasan atau anti-depresi.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3dUrMIm

Menggunakan obat-obatan
Menggunakan obat-obatan terlarang dapat menyebabkan air mani encer. Hal-hal tersebut secara konsisten dapat mengurangi jumlah sperma yang dihasilkan.

Kendalikan frekuensi ejakulasi 
Biasanya sperma membutuhkan waktu 70 hari untuk matang dalam testis. Jika mengalami ejakulasi lebih dari satu kali dalam sehari, melalui hubungan seks atau masturbasi, kedua testis mungkin tidak akan memproduksi cukup sperma untuk memproduksi air mani yang kental dan lengket berwarna putih susu.

Sehingga menghasilkan konsistensi air mani encer dan berair. Untuk menghindari hal ini, tunggu selama lebih dari lima jam untuk dapat mengembalikan volume normal sperma sebelum mengupayakan ejakulasi berikutnya.

Hindari celana dalam ketat
Hindari pemakaian celana dalam yang terlalu ketat karena dapat menyebabkan produksi air mani menurun akibat peningkatan temperatur dan kelembapan dalam buah zakar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BNPB minta kepala daerah tingkatkan disiplin protokol kesehatan 
Senin, 10 Agustus 2020 - 20:11 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meminta kepada gubernur serta bupat...
BNPB minta kepala daerah tingkatkan disiplin protokol kesehatan 
Senin, 10 Agustus 2020 - 16:25 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meminta kepada gubernur serta bupat...
Teliti Covid-19, RSPAD dapat Rekor Muri 
Senin, 10 Agustus 2020 - 13:35 WIB
Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto yang berusia 70 tahun diganjar dua pengharga...
Bagaimana mengenali tanda saat pria sedang cemburu?
Jumat, 07 Agustus 2020 - 23:15 WIB
Berbeda dengan wanita yang sering secara gamblang menunjukkan perasaannya, pria justru jarang menunj...
Jelang H-4, jumlah relawan vaksin Covid-19 masih kurang
Jumat, 07 Agustus 2020 - 21:36 WIB
Jelang empat hari pengujian vaksin virus corona, angka jumlah relawan baru mencapai 800 orang lebih.
Dokter tegaskan jaga daya tahan tubuh dengan makanan bergizi, ini penjelasannya
Jumat, 07 Agustus 2020 - 12:48 WIB
Dokter spesialis penyakit dalam dari Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Purwokerto, d...
Pengaruh usia pada kesuburan pria dan dampaknya
Kamis, 06 Agustus 2020 - 23:15 WIB
Bagi perempuan, usia memang sangat memengaruhi kesuburan. Ternyata, hal ini tidak dialami perempuan ...
Angka kematian pasien Covid-19 Kota Malang lebih tinggi dari Nasional
Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:58 WIB
Angka kematian pasien Covid-19 di Kota Malang lebih tinggi dari angka kematian nasional.
Dua karyawan positif Covid-19, AEON Mall Tangerang tutup sementara
Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:25 WIB
Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten menutup operasional sementara AEON Mall, Pagedangan, Tangeran...
Miliki alat PCR, RS Bhayangkara TK.III Banjarmasin siap tangani Covid-19 di Kalsel
Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:11 WIB
Agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijo...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV