Kemenkeu ungkap penyebab serapan anggaran kesehatan COVID tak maksimal
Elshinta
Jumat, 03 Juli 2020 - 14:34 WIB |
Kemenkeu ungkap penyebab serapan anggaran kesehatan COVID tak maksimal
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu. Sumber Foto: https://bit.ly/38uJTmX

Elshinta.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meningkatkan koordinasi dan sinergi bersama kementerian/lembaga terkait untuk mendorong penyerapan anggaran bidang kesehatan dalam rangka pemulihan akibat pandemi COVID-19.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu mengatakan, penyerapan anggaran untuk bidang kesehatan tidak maksimal karena terdapat kendala dalam proses administrasi. “Ini masalah administrasi yang menurut kami bisa dikerjakan dan dipercepat. Mudah-mudahan dengan koordinasi yang lebih baik maka minggu-minggu ke depan kita lihat realisasi yang lebih bagus,” katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Jumat (3/7).

Febrio menuturkan posisi Kemenkeu dalam hal ini adalah bertugas sebagai koordinator pembuatan program dari K/L terkait dan menyiapkan anggaran. “Ketika budget nya sudah disiapkan pagunya maka K/L terkait lah yang akan melakukan pelaksanaannya secara teknis di lapangan,” ujarnya.

Ia mengatakan realisasi di lapangan sangat bergantung pada efektivitas dari pelaksanaan teknis oleh K/L terkait sehingga Kemenkeu dapat membantu dari sisi memastikan anggaran siap untuk digunakan. “Kemenkeu stand ready dengan budget dan permintaan DIPA,” katanya.

Sementara itu Febrio menyatakan dengan peningkatan koordinasi dan sinergi maka Kemenkeu berusaha memberikan saran kepada Kementerian Kesehatan agar proses dan prosedur dapat lebih disederhanakan. Ia mencontohkan saran yang diberikan Kemenkeu yaitu agar metode verifikasi data tidak terlalu rumit, namun tetap dengan tata kelola yang baik dan bertanggung jawab.

Ia menyatakan prosedur verifikasi data yang terlalu rumit akan membuat pencairan dana lebih lama terutama untuk rumah sakit di daerah sehingga penyerapan anggaran menjadi tidak maksimal. “Rumah sakit di daerah itu sering datanya masuknya ke pusat lalu diverifikasi oleh dua Eselon I yang berbeda di Kemenkes. Kalau datanya tidak cocok dikembalikan lagi ke RS daerah. Itu yang terjadi dua bulan terakhir,” tegasnya, dikutip Antara.

Febrio berharap peningkatan koordinasi tersebut dapat mempercepat pencairan anggaran, termasuk untuk insentif dan pemberian santunan kepada tenaga kesehatan yang meninggal. (Ank/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dolar jatuh ke level terendah dua tahun ketika Fed menjadi fokus
Senin, 30 November 2020 - 08:55 WIB
Dolar jatuh ke level terendah lebih dari dua tahun pada Senin pagi, dan akan mencatat penurunan bula...
Tiket kereta jarak jauh dari Jakarta untuk H+30 sudah bisa dipesan
Minggu, 29 November 2020 - 21:36 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta telah membuka pemesanan tiket untuk 43 kereta api( ...
Nelayan Lebak selatan panen udang lobster raup keuntungan
Minggu, 29 November 2020 - 13:10 WIB
Nelayan Lebak Selatan Provinsi Banten sejak sepekan terakhir ini panen udang lobster sehingga meraup...
Asosiasi: UU Cipta Kerja gairahkan industri e-commerce Indonesia
Minggu, 29 November 2020 - 12:55 WIB
Asosiasi e-commerce Indonesia (idEA) menilai UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja menggairahka...
Bumi Alumni ajak pelaku UMKM bangun jejaring pasar di Jepang
Sabtu, 28 November 2020 - 23:03 WIB
Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) yang merupakan wadah mandiri alumni UNPAD mengadakan pertemuan secara ...
Penyiksaan WNI kembali terjadi, Kemlu RI panggil dubes Malaysia
Sabtu, 28 November 2020 - 18:22 WIB
Kementerian Luar Negeri RI memanggil Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Zainal Abidin Bakar pada Ju...
Kiara ingin Menteri KKP baru berani cabut aturan ekspor benih lobster
Sabtu, 28 November 2020 - 14:38 WIB
Sekjen Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) Susan Herawati menginginkan agar siapa pun ya...
Tingkatkan perekonomian masyarakat perbatasan, Satgas Yonif 125 berikan bantuan jaring ikan
Sabtu, 28 November 2020 - 10:55 WIB
Sebagai wujud kepedulian dan upaya meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di wilayah perbatas...
Astra Tol Cipali tingkatkan fasilitas jelang libur Natal dan Tahun Baru
Sabtu, 28 November 2020 - 10:24 WIB
Memasuki Libur Nataru 2020, Astra Tol Cipali memprediksi volume lalu lintas yang melintasi Gerbang T...
Bank DKI ajak warga Rusun DKI Jakarta kembangkan usaha hidroponik
Sabtu, 28 November 2020 - 09:26 WIB
Ajak masyarakat DKI Jakarta kembangkan usaha hidroponik, Bank DKI bersama warga Rusun Pondok Bambu, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV