3.304 unit telepon pintar ilegal disita Bea Cukai Kepri
Elshinta
Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:13 WIB |
3.304 unit telepon pintar ilegal disita Bea Cukai Kepri
Petugas DJBC Kepri menunjukkan barang bukti hasil tangkapan berupa telepon pintar ilegal sebanyak 3.304 unit. Foto: Antara.

Elshinta.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Khusus Kepri menyita 3.304 unit telepon pintar ilegal berbagai merek yang diangkut menggunakan kapal kayu tanpa nama di Perairan Pulau Patah, Batam, Kepulauan Riau.

Kakanwil DJBC Khusus Kepri Agus Yulianto dalam siaran pers tertulis, Jumat (3/7) mengatakan penindakan ini merupakan langkah nyata pihaknya guna melindungi industri dalam negeri dari produk-produk ilegal.

"Adapun nilai barang yang berhasil diamankan ini senilai Rp12 miliar dan berpotensi merugikan negara senilai Rp2,5 miliar," ungkap Agus Yulianto, dihimpun Antara.

Agus menjelaskan kronologi penindakan tersebut bermula saat Tim Satgas Patroli Laut BC Kepri 1305 mendapat informasi dari Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam bahwa akan ada sebuah kapal yang diduga membawa telepon pintar ilegal dari jembatan empat Batam, Sabtu (27/6), sekira pukul 15.00 WIB.

Tim satgas yang tengah melakukan patroli melihat kapal tersebut melaju dari arah Batam dengan haluan menuju ke Tanjung Riau.

Selanjutnya tim langsung melakukan pengejaran dan menghubungi Tim Satgas BC 15042 dan Tim Satgas BC 1189 yang sedang berjaga di perairan wilayah setempat.

Saat dilakukan pengejaran, katanya, kapal tidak berhenti dan melakukan manuver untuk melarikan diri dengan haluan menuju Pulau Patah.

Ketika kapal sudah mendekati pantai di pesisir Pulau Patah, lanjutnya, ABK dari kapal itu berhasil melarikan diri ke dalam hutan sehingga petugas hanya dapat mengamankan kapal berikut muatan lebih kurang 32 karton telepon pintar dengan berbagai merek tanpa dokumen kepabeanan.

"Saat ini barang bukti ini sudah ditahan di Kantor Wilayah DJBC Kepri di Tanjungbalai Karimun untuk dilakukan pemeriksaan, penelitian, pendalaman serta proses lebih lanjut," sebutnya

Lebih lanjut, BC Kepri terus berupaya secara maksimal untuk memastikan bahwa barang-barang yang beredar di pasar dalam negeri merupakan barang legal dan tidak membahayakan masyarakat.

“Akibat dari peredaran barang tersebut adalah merugikan para pelaku industri dalam negeri yang taat terhadap peraturan,” tegas Agus. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Berdalih cairkan Rp20M dan bawa kabur Rp200 juta, tiga penipu ditangkap
Senin, 03 Mei 2021 - 20:25 WIB
Tim Sapu jagad dan unit pidana umum Satreskrim Polres Boyolali Jawa tengah mengungkap kasus tindak p...
Polri tangkap pengirim satai beracun tewaskan anak `ojol` di Bantul
Senin, 03 Mei 2021 - 14:24 WIB
Jajaran Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menangkap NA (25) seorang perempuan pengirim sa...
 Berdalih untuk makan dan lebaran, warga Klaten bobol counter HP di Boyolali
Minggu, 02 Mei 2021 - 17:10 WIB
Tim Sapu Jagad Satreskrim Polres Boyolali JawaTengah menangkap seorang warga bernama Bagos Widiyatmo...
Cemburu berujung penjara 
Minggu, 02 Mei 2021 - 15:23 WIB
M. Jafar (20) warga Kedung Kandang, Kota Malang, Jawa Timur terancam harus menghabiskan bulan Ramada...
 Kembali Lapas Kelas 2A Kediri dilempari narkoba dari luar tembok
Jumat, 30 April 2021 - 15:25 WIB
Kali kesekian, Lembaga Permasyrakatan Kelas 2A Kediri, Jawa Timur menjadi sasaran tempat pelemparan...
Sering diolok, ini alasan Heru bunuh tetangganya
Jumat, 30 April 2021 - 11:45 WIB
Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan Fathkan Nur Risqian (25),yang ternyata dilakuka...
Polisi amankan pelaku rekrutmen tenaga kerja fiktif
Rabu, 28 April 2021 - 18:36 WIB
Satreskrim Polres Purwakarta, Jawa Barat, berhasil bongkar rekrutmen tenaga kerja fiktif dengan meng...
Polisi tangkap pelaku judi dadu dan miras
Rabu, 28 April 2021 - 18:10 WIB
Jajaran Polsek Grogol menggerebek judi dadu yang ada di Dusun Ngenden, Desa Banaran, Kecamatan Grogo...
Polda Metro tetapkan tersangka baru kasus mafia kekarantinaan
Rabu, 28 April 2021 - 17:55 WIB
Polda Metro Jaya menetapkan satu tersangka baru dalam kasus mafia kekarantinaan yang mengatur agar W...
 Polres Kudus amankan 2 orang penjual bahan peledak jenis mercon
Selasa, 27 April 2021 - 20:47 WIB
Dua orang tersangka penjual bahan peledak untuk petasan atau mercon masing-masing berinisial MA (19)...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV