Anggota DPR ingin layanan internet lebih terjangkau warga
Elshinta
Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:39 WIB |
Anggota DPR ingin layanan internet lebih terjangkau warga
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2maOiYl

Elshinta.com - Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menginginkan agar selama masa pandemi ini, berbagai perusahaan operator seluler dapat membuat layanan internet yang lebih terjangkau oleh banyak kalangan tetapi juga tetap terjaga kualitasnya.

"Agar masyarakat ini terbantu misalnya tarif internetnya dikurangi. Ketika masyarakat pendapatannya tidak naik, bagaimana caranya agar seluruh komponen bangsa bersama saling membantu mengurangi pengeluaran masyarakat, misalnya tarif komunikasinya diturunkan," kata Sukamta dalam rilis di Jakarta, Jumat (3/7).

Menurut politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, dirinya sudah menyerukan kepada pihak pemerintah untuk memberikan internet gratis kepada masyarakat, khususmya bagi pelajar, UMKM, dan pengemudi ojek daring.

Untuk itu, ujar dia, diharapkan operator seluler untuk berkontribusi lebih memberikan kualitas dan layanan internet murah bagi masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.

Apalagi, pada masa wabah seperti saat ini, banyak aktivitas mulai dari pekerjaan hingga kegiatan belajar, banyak yang harus dilakukan secara daring dengan menggunakan jaringan internet.

Sebagaimana diwartakan, Wakil Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menyarankan agar pemerintah perlu meningkatkan dukungan koneksi jaringan internet dalam rangka memudahkan pelaku UMKM go online dan bertransaksi di pasar daring pada masa normal baru.

"Dari sisi penyediaan bandwith jaringan Internet, masih berat kalau kita bicara mengenai pasar daring atau marketplace namun dukungan koneksi Internetnya rendah," ujar Eko Listiyanto, dihimpun Antara.

Ekonom Indef itu mengatakan bahwa kadang-kadang ketika konsumen dan penjualan online sedang melakukan transaksi suka mengalami gangguan sinyal, koneksi lambat akibat jaringan Internet yang belum merata di Indonesia.

Lebih lanjut dia menambahkan bahwa ekosistem digital dan bisnis daring yang didukung koneksi Internet baik dan merata, kemungkinan juga dapat mengatasi sumber-sumber kemiskinan dan pengangguran yang sebagian besar berada di wilayah pedesaan.

Kondisi COVID-19 ini dapat menjadi momentum untuk mempertemukan produk-produk dari pedesaan dan UMKM-UMKM di luar Jawa bisa langsung bertemu dan bertransaksi dengan konsumen yang tinggal di wilayah perkotaan melalui ekosistem digital dengan tersedianya dukungan fasilitas koneksi Internet yang baik serta merata.

Sebelumnya, Ekonom dari Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jawa Barat Acuviarta mengatakam bisnis di sektor teknologi informasi dan komunikasi (TIK), menjadi salah satu sektor yang kebal terhadap dampak pandemi COVID-19.

"Karena berdasarkan rekapitulasi data ekonomi makro terakhir, sektor teknologi informasi komunikasi atau TIK tumbuh 9,81 persen atau hampir double digit. Dan di saat yang sama, ekonomi makro Indonesia hanya tumbuh 2,97 persen," kata Acuviarta Kartabi.

Acuviarta mengatakan pandemi COVID-19 membuat penggunaan internet oleh masyarakat menjadi meningkat, terutama setelah pemerintah menganjurkan melakukan aktivitas di dalam rumah, baik bekerja, belajar, maupun beribadah.

Menurut Acun, tren positif sektor selama pandemi, menurut dia, juga terlihat dari kinerja PT Telekomunikasi Indonesia. Ia mengatakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut sukses mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Acu mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari torehan kinerja positif Telkom sepanjang 2019 dan pada pekan lalu, Telkom Group melaporkan pencatatan Laba Bersih 2019 sebesar Rp18,66 triliun, yang ditunjang pertumbuhan signifikan pendapatan Digital Business Seluler (23,1 persen) dan pendapatan IndiHome (28,1 persen). (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BMKG prakirakan sebagian wilayah Jakarta hujan pada Sabtu malam
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 11:28 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah DKI Jakarta...
40 warga terjaring OK Prend di Terminal Kampung Melayu
Jumat, 07 Agustus 2020 - 20:56 WIB
Petugas gabungan menggelar Operasi Kepatuhan Peraturan Daerah (OK Prend) di Terminal Kampung Melayu,...
Hari ini terakhir sosialisasi ganjil genap, penindakan dilakukan Senin pekan depan
Jumat, 07 Agustus 2020 - 08:50 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menunda penerapan penindakan sistem ganjil genap di ruas jal...
Kamis, Jakarta catat penambahan kasus positif COVID-19 tertinggi
Jumat, 07 Agustus 2020 - 08:36 WIB
Wilayah DKI Jakarta mencatatkan lonjakan penambahan kasus positif Coronavirus Disease 2019 (COVID-19...
90 persen pusat perbelanjaan di Jakbar sudah gunakan KBRL 
Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:45 WIB
Monitoring penggunaan kantong belanja ramah lingkungan (KBRL) terus dilakukan Suku Dinas Lingkungan ...
Operasi Patuh Jaya 2020 catat 99.835 pelanggar dalam dua pekan
Kamis, 06 Agustus 2020 - 15:39 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat telah menindak 99.835 pelanggar atau pengendara ken...
Kementerian Kominfo kembali raih predikat WTP dari BPK
Kamis, 06 Agustus 2020 - 14:39 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian...
Pemerintah akan berikan Rp2,4 juta untuk pekerja bergaji di bawah Rp5 juta
Kamis, 06 Agustus 2020 - 13:41 WIB
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu mengatakan pemerintah akan...
Presiden Jokowi: 8 bandara berpotensi jadi hub akselerasi pariwisata
Kamis, 06 Agustus 2020 - 12:21 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencatat terdapat delapan bandar udara (bandara) internasional di Indo...
Wapres sebut moratorium DOB pertimbangkan kondisi keuangan negara
Kamis, 06 Agustus 2020 - 10:15 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Ma`ruf Amin mengatakan moratorium pembentukan daerah otonom baru (DOB) dilak...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV