Menkumham siap tindak lanjuti perjanjian hukum dengan Serbia
Elshinta
Sabtu, 04 Juli 2020 - 19:45 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Menkumham siap tindak lanjuti perjanjian hukum dengan Serbia
Sumber Foto: https://bit.ly/2ZDPYJI

Elshinta.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memimpin delegasi Indonesia berangkat ke Beograd, Sabtu (4/7), untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Serbia di bidang hukum dan hak asasi manusia.

Yasonna Laoly dalam rilisnya yang diterima di Jakarta, Sabtu, dijadwalkan akan bertemu dengan sejumlah menteri dan otoritas penegak hukum di Serbia. Keberangkatannya merupakan tindak lanjut kunjungan Duta Besar Serbia untuk Indonesia H. E. Slobodan Marinkovic di Jakarta, pekan lalu.

Pada pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai potensi kerja sama Indonesia dan Serbia dalam ruang lingkup Kemenkumham, termasuk di bidang mutual legal assitance (MLA) atau bantuan hukum timbal balik dan ekstradisi. "Kami sebelumnya sudah menerima dan mempelajari draf perjanjian internasional terkait dengan MLA dari Serbia. Kunjungan kali ini di antaranya untuk membahas lebih lanjut dan mencapai kesepakatan terkait dengan perjanjian tersebut. Saya berharap bisa membawa pulang kabar baik dari kunjungan ini," kata Yasonna, seperti dikutip dari laman resmi kemenkumham.go.id.

Kerja sama di bidang hukum dan HAM dengan Serbia, menurut dia, perlu dikembangkan sebagai upaya mengatasi tantangan global yang makin tinggi, khususnya terkait kejahatan narkotika dan perdagangan manusia yang merupakan bagian kejahatan terorganisasi transnasional.

Menurut Yasonna, tercapainya kesepakatan di bidang hukum, seperti Perjanjian MLA dengan Serbia merupakan hal penting. Dari sudut pandang diplomasi, lanjut dia, tentu ini merupakan penguat hubungan diplomatik yang sudah terjalin sejak 1954 saat Serbia masih tergabung dengan Yugoslavia. "Selain itu, kerja sama bidang hukum dan HAM, seperti Perjanjian MLA dan ekstradisi, juga bermanfaat dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi serta pengembalian aset hasil tindak pidana korupsi atau asset recovery," ujarnya.

Terkait dengan MLA, Indonesia telah memiliki 11 perjanjian bantuan hukum timbal balik. Tujuh di antaranya sudah diratifikasi menjadi UU, yakni MLA dengan Australia, Tiongkok, Korea Selatan, ASEAN, Hong Kong, India, dan Vietnam. Empat negara lainnya sedang dalam proses ratifikasi, yaitu dengan Uni Emirat Arab, Iran, Swiss, dan Rusia.

Sebagai informasi, RUU tentang Pengesahan Perjanjian tentang Bantuan Hukum Timbal Balik dan Masalah Pidana antara Republik Indonesia dan Konfederasi Swiss di tengah pekan ini sudah disepakati untuk dibawa ke rapat paripurna DPR dan diharapkan bisa segera disahkan menjadi undang-undang.

Yasonna sebelumnya mengatakan bahwa undang-undang tersebut akan memungkinkan aparat penegak hukum Indonesia memetakan kemungkinan adanya harta kekayaan hasil korupsi, penggelapan pajak, dan tindak pidana lain dari Indonesia yang disimpan di Swiss, demikian.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polres Bangka Barat imbau warga tidak bakar lahan
Senin, 10 Agustus 2020 - 17:46 WIB
Kepolisian Resor Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengimbau warga agar tidak membak...
YLKI paparkan empat penyebab klaim obat COVID-19 marak bermunculan
Senin, 10 Agustus 2020 - 17:37 WIB
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memaparkan empat poin utama yang menjadi penyebab maraknya...
Cegah COVID-19, puluhan anggota Polres Salatiga jalani test swab
Senin, 10 Agustus 2020 - 17:26 WIB
Guna mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19), puluhan personel...
2.326 orang positif COVID-19 di Sumsel dinyatakan sembuh
Senin, 10 Agustus 2020 - 15:47 WIB
Sebanyak 2.326 warga Sumatera Selatan yang terkonfirmasi positif COVID-19 telah dinyatakan sembuh da...
Sambut HUT ke-75 RI, Prajurit Yonif 125 ajak warga gotong royong cat pagar
Senin, 10 Agustus 2020 - 15:11 WIB
Dalam rangka menjelang dan memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesi...
Musim kemarau, Polsek Jejangkit lakukan pengecekan titik api
Senin, 10 Agustus 2020 - 14:58 WIB
Musim kemarau tiba, Polsek Jejangkit melakukan pengecekan titik api yang ada di perbatasan Sungai ...
Setelah setengah abad, Kalsel kembali dipercaya jadi tuan rumah MTQ Nasional
Senin, 10 Agustus 2020 - 14:46 WIB
Provinsi Kalimantan Selatan resmi ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil...
Program Desa Digital Subang dapat perhatian dari Banda Aceh
Senin, 10 Agustus 2020 - 14:37 WIB
Desa Digital yang dikembangkan oleh Lembaga Adat Kartwan (LAK) Galuh Pakuan mendapatkan perhatian be...
Polsek Pelaihari berikan imbauan larangan membakar hutan dan lahan
Senin, 10 Agustus 2020 - 14:26 WIB
Anggota Polsek Pelaihari, Polres Tanah Laut, Polda Kalsel, Aipda Agus Triyanto memberikan imbauan da...
Wapres luncurkan desa inovasi, salah satunya ada di Gorontalo
Senin, 10 Agustus 2020 - 13:46 WIB
Wakil Presiden RI Ma`ruf Amin meluncurkan sejumlah desa inovasi di Indonesia yang salah satunya ada ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV