Watimpres: Isu perombakan kabinet diharap picu kerja lebih keras
Elshinta
Minggu, 05 Juli 2020 - 07:29 WIB |
Watimpres: Isu perombakan kabinet diharap picu kerja lebih keras
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Agung Laksono usai menghadiri pembekalan kader Partai Golkar di Grha GPC Imogiri Bantul, DIY. Foto: Antara.

Elshinta.com - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Agung Laksono mengatakan, isu perombakan atau reshuffle kabinet kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo yang belakangan ini santer terdengar diharapkan menjadi pemicu para menteri untuk bekerja lebih keras lagi.

"Kami berharap ini (isu reshuffle) menjadi pemicu teman-teman yang berada di kabinet supaya bekerja lebih keras lagi," kata Agung usai menghadiri acara pembekalan kader Partai Golkar di Graha Gandung Pardiman Center (GPC) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (4/7).

Agung menjelaskan, persoalan perombakan, pemberhentian dan pengangkatan menteri kabinet kerja merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi, dan apabila kebijakan tersebut ditempuh tentu ada pertimbangan sendiri dari kepala negara.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar tersebut tidak bersedia memberikan komentar atau tanggapan mengenai perombakan kabinet, karena persoalan perombakan Presiden yang lebih tahu, kapan kebijakan tersebut dilaksanakan.

"Saya kira itu standarnya sudah ada, soal reshuflle, pengangkatan pemberhentian menteri itu hak prerogatif presiden, saya tidak bisa memberi komentar, beliau tahu persis, kapan waktunya," kata Agung, dihimpun Antara.

"Kapan waktunya dilaksanakan dan apakah perlu apa tidak (dilakukan reshuffle kabinet) tergantung beliau sendiri, beliau punya parameter sendiri, kita serahkan saja sama beliau. Kalau itu hak prerogatif presiden saya tidak bisa mengomentari," kata Agung Laksono.

Ketika ditanya terkait sikap Presiden yang sempat 'marah-marah' terhadap sejumlah menteri terkait penanganan pandemi COVID-19 apakah merupakan bentuk kekesalan kepala negara, Agung mengatakan, itu hanya salah satu pandangan yang muncul.

"Kita ada banyak pandangan-pandangan, yang jelas ini hendaknya sebagai cara untuk seluruh pihak-pihak yang terkait di kabinet untuk bekerja lebih optimal lagi, lebih maksimal lagi di bidang masing-masing," katanya. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mendagri: Kepala daerah tak serius tangani Covid-19 jangan dipilih lagi
Jumat, 07 Agustus 2020 - 20:48 WIB
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian “mewarning” kepala daerah yang tidak serius dalam menangani...
Bamsoet ajak AHY gotong-royong atasi persoalan bangsa
Kamis, 06 Agustus 2020 - 20:35 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono senantias...
 KPU Pandeglang sebut tahapan Pilkada ikuti protokol kesehatan
Kamis, 06 Agustus 2020 - 18:56 WIB
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang menggelar sosialisasi pemilihan ...
Pembentukan Kabinet pasca bubarnya RIS
Kamis, 30 Juli 2020 - 08:47 WIB
Setelah dibubarkannya Republik Indonesia Serikat (RIS) beberapa kabinet telah bekerja untuk menjalan...
Menteri ATR/BPN RI hadiri rakor penyelesaian sengketa tanah di Sumut
Rabu, 29 Juli 2020 - 21:56 WIB
Wakil Bupati Langkat Syah Afandin menghadiri Rapat Koordinasi penanganan dan penyelesaian masalah pe...
 Kader parpol di Subang bantu kabupaten tetangga di Pilkada 2020   
Selasa, 28 Juli 2020 - 15:46 WIB
Dalam proses pemilihan kepala daerah setiap calon akan berusaha untuk memenangkan pemilihan umum ter...
Kabinet Ampera I di masa Orde Baru 
Selasa, 28 Juli 2020 - 08:13 WIB
Pada awal berdirinya, Masa Orde baru menjadi titik kebangkitan bangsa Indonesia, karena memang pada ...
PDIP respon soal Gibran akan melawan kotak kosong di Pilkada Solo
Jumat, 24 Juli 2020 - 21:48 WIB
 Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto angkat bicara terkait tudingan bahwa bakal ca...
 Pelantikan pertama pejabat Subang dilakukan secara virtual
Selasa, 21 Juli 2020 - 20:56 WIB
Bupati Subang, H. Ruhimat melakukan pelantikan secara virtual kepada 137 orang pejabat dari eselon ...
 KPU berlakukan WFH setelah satu pegawai positif COVID-19
Selasa, 21 Juli 2020 - 20:27 WIB
Komisi Pemilihan Umum memberlakukan work from homeatau bekerja dari rumah untuk sebagian besar pega...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV