Akademisi: Undang Undang tetap berlaku meski tanpa tanda tangan Presiden
Elshinta
Minggu, 05 Juli 2020 - 09:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Akademisi: Undang Undang tetap berlaku meski tanpa tanda tangan Presiden
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Penanganan kasus kasus korupsi tak boleh berhenti meskipun saat ini pemerintah masih fokus menangani pandemi Covid-19. Undang Undang  KPK yang telah disahkanpun  harus tetap berjalan meski  belum ditanda tangani Presiden Joko Widodo. Dan seharusnya UU tersebut berlaku  karena sudah keputusan antara Pemerintah dan DPR.

Hal itu dikatakan Wakil Dekan Fakultas Hukum  Universitas Krisna Dwipayana, Dr. Drs. Raden Haji  Muktar Herman Putra, SH, MH, dalam perbincangan dengan Radio Elshinta, Minggu (5/7).
 
Menurut Raden Haji Muktar, pemberantasan korupsi harus tetap dilakukan oleh semua penegak hukum termasuk KPK. Undang Undang yang telah disyahkan DPR harus tetap diberlakukan agar masyarakat bisa memperoleh kepastian hukum yang berlaku saat ini.
 
Selain itu, lanjutnya selama pandemi Covid-19 berbagai langkah terus dilakukan KPK dalam memberantas korupsi. "Hal itu layak diberikan apresiasi," kata Raden Haji Muktar.
 
Sebelumnya, mantan Ketua Mahkamah Agung  yang juga pakar hukum Bagir Manan menilai aneh jika Presiden Joko Widodo belum menandatangani pengesahan Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi atau UU KPK hasil revisi karena hal itu sudah merupakan hasil putusan DPR  padahal secara hukum memang Undang Undang akan otomatis diundangkan setelah 30 hari meskipun tanpa tanda tangan presiden. Aturan ini juga tertuang dalam ketentuan peralihan UU KPK yang baru.
 
Rencananya, Univesitas Krisna Dwipayana pada Senin (6/7) besok akan melaksanakan Webinar dengan tema mengkritisi Undang Undang tanpa tanda tangan Presiden.
 
Acara webinar tersebut rencanannaya akan dihadiri beberapa tokoh seperti mantan Ketua Mahkamah Agung Prof Dr Bagir Manan SH , Mantan Ketua MK Prof. Jimly Asshiddiqie, mantan Hakim Agung Prof Gayus Lumbun SH MH, Ketua Program Pasca Sarjana Universitas Krisna Dwipayana Dr Firman Wijaya dan beberapa tokoh lainnya. 
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Djoko Tjandra jalani isolasi mandiri setelah dipindah ke Lapas Salemba
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 14:41 WIB
Terpidana kasus korupsi Bank Bali Djoko Tjandra saat ini menjalani isolasi mandiri selama 14 hari se...
Pembunuh dua anak kandung di Pulau Adonara terancam hukuman mati
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 13:12 WIB
Seorang ayah, AP, diduga pelaku pembunuh dua anak kandung, masing-masing YBO (3) dan ABD (2) di Desa...
Pengacara Anita Kolopaking ditahan di Rutan Bareskrim
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 10:56 WIB
Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking ditahan di rumah tahanan Badan Reserse Kriminal Polri, Sab...
Korupsi dana desa, mantan Kades Batu Sundung dihukum 5 tahun penjara
Jumat, 07 Agustus 2020 - 15:12 WIB
Mantan Kepala Desa Batu Sundung, Padang Bolak, Paluta, Mardan Goda Siregar dihukum lima tahun penjar...
Polisi limpahkan kasus ujaran kebencian terhadap Mulyadi ke kejaksaan
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:25 WIB
Polda Sumatera Barat telah melimpahkan kasus dugaan ujaran kebencian terhadap anggota DPR, Mulyadi, ...
Kasus dugaan penyebaran hoaks oleh Anji naik ke tahap penyidikan
Jumat, 07 Agustus 2020 - 11:19 WIB
Penyidik Polda Metro Jaya telah meningkatkan kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks oleh m...
 Resmi kerjasama BI Corner, Kajari Medan: Ajang tingkatkan kemampuan jaksa
Kamis, 06 Agustus 2020 - 15:12 WIB
Bank Indonesia Sumatera Utara (BI Sumut) dan Kejaksaan Negeri Medan melakukan kerjasama pembuatan B...
Hari ini terakhir sosialisasi sistem ganjil genap
Rabu, 05 Agustus 2020 - 09:45 WIB
Sosialisasi sistem rekayasa lalu lintas ganjil genap di Jakarta memasuki hari terakhir, Rabu (5/8) h...
Polda Metro Jaya segera undang Anji dan Hadi Pranoto
Rabu, 05 Agustus 2020 - 09:33 WIB
Polda Metro Jaya segera melayangkan undangan kepada musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji dan Had...
Pemilik ratusan ganja divonis delapan tahun penjara di Bali
Selasa, 04 Agustus 2020 - 21:37 WIB
Pemilik narkotika jenis ganja seberat 622,5 gram neto dan 0,37 gram neto sabu-sabu bernama Yosua Kar...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV