UTBK 2020 diikuti 703.875 peserta
Elshinta
Minggu, 05 Juli 2020 - 10:59 WIB |
UTBK 2020 diikuti 703.875 peserta
Petugas menyemprotkan disinfektan di ruangan tempat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahap pertama (5-14 Juli) di Gedung Nanizar Zaman Yoenoes, Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/7/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Ujian tulis berbasis komputer (UTBK) dalam seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri tahun 2020 yang dimulai Minggu (5/7) diikuti oleh 703.875 peserta dari berbagai daerah menurut Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi.

"Kami minta peserta untuk menaati protokol kesehatan dalam pelaksanaan UTBK," kata Ketua Pelaksana Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Budi Prasetyo di Jakarta.

Peserta yang menurut hasil pemeriksaan suhunya di atas normal tidak diperkenankan mengikuti ujian. Orang tua atau orang yang mengantar peserta ke lokasi ujian dilarang turun dari kendaraan untuk mencegah terjadinya kerumunan.

Selain itu, selama UTBK setiap peserta wajib mengenakan masker dan pelindung wajah untuk mencegah penularan COVID-19.

UTBK merupakan syarat untuk mengikuti seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN).

UTBK 2020 dilaksanakan dalam dua tahap. UTBK tahap pertama yang berlangsung 5 hingga 14 Juli diikuti oleh 579.069 peserta dan UTBK tahap dua dari 20 hingga 29 Juli diikuti oleh 124.806 peserta. UTBK diselenggarakan di 74 pusat UTBK. 

Ujian dalam sehari digelar dua sesi dengan sesi pagi berlangsung pukul 09.30 sampai 11.15 dan sesi siang berlangsung 14.30 sampai 16.15. Saat jeda waktu ujian, ruangan akan disemprot dengan disinfektan.

Peserta yang karena kondisi tertentu, seperti bencana, tidak bisa mengikuti UTBK tahap satu maupun dua, bisa mengikuti ujian pada 29 Juli sampai 2 Agustus 2020. Demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Bantu masyarakat kurang mampu, Partai Emas buat sekolah online
Jumat, 07 Agustus 2020 - 21:25 WIB
Partai politik besutan Hasnaeni, Partai Emas, berencana menghadirkan program yang fokus pada peningk...
Belajar tatap muka, Disdik Kabupaten Tangerang siapkan sistem ganjil genap
Jumat, 07 Agustus 2020 - 16:36 WIB
Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang siapkan sistem ganjil genap berdasarkan absen siswa dalam pembe...
Konjen RI Jeddah dan Guru SIJ bahas KBM selama pandemi dan persiapan tahun ajaran baru
Jumat, 07 Agustus 2020 - 16:26 WIB
Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Eko Hartono melakukan pertemuan dengan jajaran guru Sekolah Indo...
Wisuda drive thru di Akbid Banjarmasin, wisudawan naik becak
Jumat, 07 Agustus 2020 - 15:46 WIB
Berbeda dengan acara wisuda biasanya, wisuda kali ini dilakukan dengan menggunakan sistem drive thru...
 Belajar nyaman dalam pembatasan
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:55 WIB
Pagi yang tidak biasa ketika masa aktif sekolah tiba-tiba murid diminta tetap di rumah. Pengumuman m...
Menteri dorong universitas berkontribusi kembangkan industri nasional
Jumat, 07 Agustus 2020 - 12:59 WIB
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Br...
UTA `45 Jakarta salurkan ribuan face shield kepada sejumlah rumah sakit
Kamis, 06 Agustus 2020 - 15:29 WIB
Universitas 17 Agustus 1945 (UTA `45) Jakarta menyalurkan bantuan ribuan face shield ke sejumlah rum...
Pemkab Garut berencana terapkan kegiatan belajar melalui radio
Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:25 WIB
Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat merencanakan penerapan kegiatan belajar mengajar menggunakan ...
Unair keluarkan pelaku dugaan pelecehan seksual Fetish Kain Jarik
Rabu, 05 Agustus 2020 - 19:47 WIB
Universitas Airlangga (Unair) akhirnya memutuskan secara tegas pelaku dugaan pelecehan seksual Fetis...
Mendikbud: Belajar dapat dilakukan dimana dan kapan saja
Selasa, 04 Agustus 2020 - 19:12 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan proses belajar mengajar sejatinya dapat ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV