Ketua MPR dorong Kementan uji klinik antivirus corona
Elshinta
Minggu, 05 Juli 2020 - 14:49 WIB |
Ketua MPR dorong Kementan uji klinik antivirus corona
Sumber Foto: https://bit.ly/3f1uDAw

Elshinta.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Pertanian untuk melakukan uji klinis terhadap antivirus corona atau COVID-19 berbasis Eucalyptus hasil inovasi lembaga tersebut.

"Saya mendukung penuh dan mengapresiasi inisiatif Kementan yang telah sampai pada produk antivirus corona. Saya bahkan mendorong agar pekerjaan ini dilanjutkan. Namun, tentang khasiatnya, saya berharap agar jajaran Kementan bijaksana karena sejauh ini baru jajaran Kementan yang membuat klaim tentang khasiat produk obat itu," ujar Bambang Soesatyo (Bamsoet) melalui pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/7).

Bamsoet mengapresiasi jajaran Kementan atas inisiatif dan keberanian mempromosikan kandungan minyak atsiri dari daun kayu putih (Eucalyptus) sebagai antivirus corona, namun sebelum produk obat itu ditawarkan kepada masyarakat, Kementan harus mengikuti protokol pengujian obat baru.

Seperti diketahui, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementan telah mempublikasikan produk antivirus corona berupa kalung, "roll on", "in haler", salep, balsem, dan "defuser" yang diklaim mampu mematikan COVID-19.

Di tengah kegelisahan karena tidak adanya vaksin yang mampu menetralisir ekses virus corona, Kepala Badan Bela Negara FKPPI itu menilai pencapaian Balitbangtan tentu layak untuk diapresiasi. Namun, kata politikus Partai Golkar tersebut, seperti juga upaya serupa oleh para ahli di sejumlah negara, produk dari Kementan tersebut sebaiknya tetap menjalani prosedur uji klinik. "Untuk menghindari kesan tentang klaim sepihak, produk antivirus corona dari Kementan itu sebaiknya mengikuti dulu protokol pengujian atau uji klinik untuk produk baru obat dan herbal. Termasuk pengujian khasiatnya pada manusia," kata Bamsoet, dihimpun Antara.

Mantan Ketua DPR RI tersebut menambahkan kehadiran dan keterlibatan pihak lain dalam uji klinik obat baru sangat diperlukan tidak hanya untuk kepentingan kebenaran tentang khasiat obat itu, melainkan juga untuk memperkuat klaim atas khasiat obat atau herbal produk baru itu. "Untuk kepentingan uji klinik itu, sangat relevan jika Kementan bersinergi atau bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sebagai obat atau herbal produk baru, tahap pengujiannya pun harus melibatkan pihak lain yang relevan," kata Bamsoet. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
GTRA diminta bergerak cepat melegalitaskan kepemilikan tanah masyarakat
Jumat, 27 November 2020 - 12:28 WIB
Badan Pertanahan Nasional (BPN)/ATR Kabupaten Langkat , Sumatera Utara bersama Pemkab Langkat mengge...
KKB serang patroli TNI di Papua
Jumat, 27 November 2020 - 10:11 WIB
Untuk kesekian kalinya, Pasukan TNI yang sedang melaksanakan kegiatan pengamanan wilayah mendapatkan...
KPU Surakarta temukan 2.780 surat suara rusak
Jumat, 27 November 2020 - 06:45 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta, Jawa Tengah setelah melakukan sortir dan pelipatan surat...
COVID-19 harian Kota Bandung tembus rekor tertinggi capai 146 kasus
Jumat, 27 November 2020 - 06:30 WIB
Angka terkonfirmasi positif COVID-19 per hari di Kota Bandung capai rekor tertinggi pada Rabu(25/11)...
Masyarakat kembali demo tolak Habib Rizieq Shihab datang ke Medan
Kamis, 26 November 2020 - 23:22 WIB
Penolakan dari kelompok masyarakat mengenai rencana kehadiran Habib Rizieq Shihab ke Kota Medan kemb...
Perlindungan dan keselamatan kerja Jurnalis
Kamis, 26 November 2020 - 19:00 WIB
Dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum sebagai pelaksanaan undang-undang...
Pelindo III raih anugerah tertinggi KIP, implementasi nilai amanah
Kamis, 26 November 2020 - 18:15 WIB
PT Pelabuhan Indonesia III atau Pelindo III (Persero) berhasil mendapatkan  penghargaan  Badan Pub...
Tertib penyaluran bansos, Babinsa dan petugas dinas sosial labelisasi rumah penerima
Kamis, 26 November 2020 - 17:55 WIB
Dalam rangka penertiban penyaluran Bansos (Bantuan Sosial) Babinsa Rawajaya Koramil 09/Kawunganten S...
Pasien sembuh dari COVID-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran 24.623 orang
Kamis, 26 November 2020 - 17:25 WIB
Pasien sembuh dari COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RS) Wisma Atlet Kemayoran Jakarta hingga 26 No...
Bareskrim limpahkan tersangka suap calon Bintara ke Kejari Palembang
Kamis, 26 November 2020 - 16:53 WIB
Bareskrim Polri melimpahkan seorang tersangka ke Kejaksaan Negeri Palembang melalui tim penyidik Kej...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV