Ditegur Presiden, Menteri PUPR akui Tol Cisumdawu terkendala lahan
Elshinta
Selasa, 07 Juli 2020 - 17:11 WIB |
Ditegur Presiden, Menteri PUPR akui Tol Cisumdawu terkendala lahan
Rapat terbatas dengan topik `Percepatan Pembangunan Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Trans Sumatera dan Tol Cisumdawu` yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Selasa (7/7). Foto: Antara.

Elshinta.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengakui pembebasan lahan sebagai kendala dalam pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

"Terkait pembangunan jalan tol Cisumdawu, kendalanya pembebasan lahan. Kalau pendanaan oleh investor tidak ada masalah karena sudah ada dukungan pemerintah," kata Menteri PUPR di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Selasa (7/7).

Basuki menyampaikan hal itu seusai mengikuti rapat terbatas dengan topik "Percepatan Pembangunan Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Trans Sumatera dan Tol Cisumdawu" yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jalan tol Cisumdawu sepanjang 61,70 kilometer dibangun melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha dengan nilai investasi mencapai Rp8,41 triliun.

"Jadi sepanjang 60 kilometer itu dukungan pemerintah 28,62 kilometer. Jadi tidak ada masalah pendanaan, yang ada hanya pembebasan lahan," tambah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Menurut dia, Presiden Jokowi sudah menugaskan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalili untuk menangani persoalan tersebut.

"Bapak Menteri ATR ditugaskan akan menangani (kendala tanah) karena bukan hanya harga, tapi juga ada masalah regulasi dan hukum, jadi nanti ada tindakan dari ATR. Semua kewenangan dan tanggung jawab tanah ada di ATR," ujar Menteri PUPR, dihimpun Antara.

Menurut dia, pembangunan Tol Cisumdawu saat ini sudah mencapai 81,6 persen konstruksi, sementara pembebasan lahan sudah selesai 91,23 persen.

"Ini seluruhnya akan diselesaikan targetnya operasional September 2021," ungkap Basuki.

Sementara untuk seksi III-VI pengerjaannya dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Citra Karya Jabar Tol. Di seksi III sepanjang 4,5 kilometer, pembangunannya sudah mencapai 95,76 persen, sedangkan pembebasan lahannya telah mencapai 99,76 persen dengan target selesai September 2020.

Selanjutnya pada seksi IV-VI sepanjang 29,17 kilometer, pembangunan konstruksinya baru mencapai 5 persen dan ditargetkan selesai September 2021.

Dalam rapat, Presiden Jokowi menegur lambatnya pembebasan lahan.

"Saya melihat ada proses pembebasan lahannya yang terhambat, kemudian pengembalian dana talangan tanah juga terhambat karena urusan administrasi. Coba nanti saya ingin dengar masalah ini dan ini agar segera diselesaikan terutama Kementerian ATR/BPN," kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga menugaskan untuk melengkapi peraturan teknis pelaksana baik di Kementerian ATR/BPN maupun Kementerian Keuangan.

"Ini saya minta segera diselesaikan, dirampungkan semuanya. Kita butuh percepatan karena ini akan menyangkut juga Bandara Kertajati. Saya melihat ini banyak kendala aturan teknis dan prosedur administrasi yang terus berulang-berulang kita alami dan tidak ada penyelesaian secara permanen, tidak kita buat regulasi yang sederhana, yang ringkas, yang cepat. sebetulnya solusinya itu," tegas Presiden.

Jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) pembangunannya terbagi dalam enam seksi yaitu seksi I Cileunyi — Rancakalong dan seksi II Rancakalong — Sumedang dikerjakan oleh pemerintah untuk meningkatkan kelayakan investasi.

Selanjutnya seksi III Sumedang — Cimalaka, seksi IV Cimalaka — Legok, seksi V Legok — Ujung Jaya dan seksi VI Ujung Jaya—Dawuan dikerjakan oleh PT Citra Karya Jabar Tol yang merupakan entitas anak usaha BUMN PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP). (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polres Jakarta Utara tetapkan dua tersangka kasus prostitusi artis
Jumat, 27 November 2020 - 12:38 WIB
Polres Metro Jakarta Utara menetapkan dua tersangka dalam kasus prostitusi daring yang menjerat arti...
Pemerintah diharapkan meniadakan libur bersama agar COVID-19 mereda
Jumat, 27 November 2020 - 06:15 WIB
Salah seorang tenaga kesehatan RSDC Wisma Atlet Kemayoran Dr Deddy Herman SpP berharap Pemerintah me...
BMKG ingatkan potensi hujan disertai angin siang ini di Jakarta
Jumat, 27 November 2020 - 05:57 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan ada potensi hujan disertai kilat/pe...
Pemkot Tangerang-PMI gelar safari donor darah bantu penuhi stok
Kamis, 26 November 2020 - 21:20 WIB
Pemerintah Kota Tangerang bersama PMI menggelar safari donor darah untuk membantu pemenuhan stok dar...
Korpri Kota Tangerang diminta bentuk koperasi bantu penyediaan rumah
Kamis, 26 November 2020 - 21:05 WIB
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengharapkan kepengurusan Korpri yang baru dilantik bisa memb...
Kelurahan Pejaten Timur alihkan layanan publik ke rumah dinas
Kamis, 26 November 2020 - 08:45 WIB
Pengumuman perihal ditutupnya Kantor Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Kota Jakarta S...
BMKG prakirakan Jakarta hari ini cerah berawan hingga hujan
Kamis, 26 November 2020 - 07:35 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Ibu Kota Jakarta pada Kami...
Polda Metro Jaya hadirkan layanan SIM Keliling di 5 lokasi
Kamis, 26 November 2020 - 07:20 WIB
Polda Metro Jaya mengadakan layanan SIM Keliling di lima lokasi untuk warga DKI Jakarta pada Kami...
Jakbar turunkan 470 reklame
Rabu, 25 November 2020 - 19:15 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Barat menurunkan 470 reklame tak berizin dan rawan ambruk saat musim hujan.
Jaktim kaji ulang faktor keselamatan jalur sepeda kolong Tol Becakayu
Rabu, 25 November 2020 - 14:55 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Timur mengkaji ulang pembangunan jalur sepeda di kolong Tol Bekasi-Cawang-Ka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV