SNI SMKI solusi wujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik
Elshinta
Kamis, 09 Juli 2020 - 14:17 WIB | Penulis : Cucun Hendriana | Editor : Administrator
SNI SMKI solusi wujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik
Kepala Pusat Data dan Sistem informasi BSN, Slamet Aji Pamungkas. Sumber foto: istimewa

Elshinta.com - Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, transparan dan akuntbel, serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya, program reformasi birokrasi telah dijalankan lebih dari 1 dasawarsa. Tidak berhenti sampai di sini, dalam 5 tahun ke depan, diharapkan pemerintah dapat mewujudkan birokrasi berkelas dunia yang efisien, efektif, responsif, dan kolaboratif.

Untuk itu, penerapan Peraturan Presiden No.95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan suatu keharusan bagi instansi pemerintah.

Sekretaris Utama Badan Standardisasi Nasional (BSN), Puji Winarni dalam keterangan tertulisnya, dikutip Kamis, menuturkan bahwa kondisi pandemi Covid-19 mendorong instansi pemerintah untuk mempercepat penerapan SPBE. “Ketika kita menerapkan SPBE, kita wajib menakar risiko yang akan muncul, apakah risiko tersebut dalam kategori high risk, medium risk, atau low risk. Integrasi sistem menjadi sebuah keniscayaan,” tutur Puji.

BSN telah menetapkan SNI ISO/IEC 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) yang mengatur tentang kepemimpinan, perencanaan, organisasi, sumber daya, manajemen risiko, audit, perbaikan berkelanjutan, dan lain sebagainya. Penerapan SNI Sistem Manajemen Keamanan Informasi bisa melengkapi pelaksanaan SPBE dalam rangka mendukung good corporate government yang bersih, tansparan, dan akuntabel.

Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), indeks SPBE nasional mencapai nilai 2.18 dari skala 5. ini menunjukkan tingkat kematangan SPBE masih rendah. Selain itu, terdapat kesenjangan yang cukup tinggi dalam tingkat kematangan SPBE antara instansi pusat dengan pemerintah daerah. Hal ini menjadi tantangan bersama bagi pemerintah Indonesia.

Beberapa langkah strategis perlu dilakukan agar untuk mendukung pelaksanaan SPBE. Salah satunya, BSN bekerja sama dengan KemenPANRB mengadakan Bimbingan Teknis Manajemen Risiko Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik secara online. Bimbingan Teknis (Bimtek) ini membahas secara detail tentang tata cara melakukan penyusunan formulir manajemen risiko SPBE.

Sementara itu, Koordinator Perumusan Kebijakan Penerapan SPBE KemenPANRB, Perwita Sari mengungkapkan bahwa saat ini pelaksanaan Perpres No.95 Tahun 2018 memiliki beberapa permasalahan dan peluang. Beberapa permasalahan di antaranya tata kelola yang tidak terpadu, penerapan layanan yang belum optimal, serta masih terbatasnya jumlah dan kompetensi SDM SPBE.

Adapun beberapa peluang yang ada di antaranya, pemanfaatan teknologi mobile internet dan Internet of Thing, cloud computing, artificial intelligent, dan big data. peluang-peluang tersebut dapat memberikan kemudahan akses layanan, kemudahan integrasi layanan SPBE, kemudahan administrasi, serta memberikan dukungan penyusunan kebijakan.

Penerapan SNI ISO/IEC 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi telah terbukti in line dengan konsep SPBE. Pasalnya, dalam SNI ISO/IEC 27001:2013 mencakup tata kelola, kebijakan dan layanan, persis seperti SPBE. Salah satu yang diatur adalah perbaikan. Perbaikan berkelanjutan berarti siap untuk beradaptasi terhadap perubahan-perubahan yang terjadi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi BSN, Slamet Aji Pamungkas. “Pada tahun 2018, BSN mendapatkan penilaian SPBE sebesar 2.27, yang berarti nilai dibawah standar baik. Kemudian, setelah kami menerapkan SNI ISO/IEC 27001:2013, pada tahun 2019 nilai SPBE kami meningkat menjadi 3.99,” ungkapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Zoom tambah fitur resepsionis virtual
Jumat, 05 Februari 2021 - 12:36 WIB
Zoom memperkenalkan fitur-fitur baru yang bertujuan membantu pengguna untuk kembali bekerja dari kan...
Menkominfo ingatkan pentingnya infrastruktur digital yang tangguh
Jumat, 29 Januari 2021 - 20:24 WIB
Perlunya infrastruktur digital yang tangguh merupakan prasyarat untuk transformasi digital yang lebi...
UI kembangkan alat bantu pernafasan HFNC untuk pasien COVID-19
Jumat, 22 Januari 2021 - 19:42 WIB
Tim dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ...
Menparekraf-Menkominfo koordinasi kembangkan infrastruktur TIK
Rabu, 20 Januari 2021 - 12:10 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahud...
Video pendek bantu perkuat bisnis di era digital
Sabtu, 02 Januari 2021 - 08:35 WIB
Pandemi virus corona mengubah kebiasaan orang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, begitu pula d...
Presiden teken aturan pengadaan teknologi lewat proyek putar kunci
Rabu, 30 Desember 2020 - 19:34 WIB
Presiden RI Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden Nomor 118 Tahun 2020 yang mengatur pengada...
Serangan siber terburuk AS masuk via vendor Microsoft
Senin, 28 Desember 2020 - 08:45 WIB
Para peretas Rusia yang dicurigai berada di balik serangan dunia maya AS terburuk dalam beberapa tah...
Wapres Ma`ruf Amin: ASN harus kuasai literasi digital
Kamis, 17 Desember 2020 - 14:43 WIB
Wakil Presiden Ma`ruf Amin meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan kualitas d...
Akses 5G diprediksi jangkau 1 miliar orang di dunia pada akhir 2020
Selasa, 08 Desember 2020 - 19:05 WIB
Perusahaan teknologi Ericsson memperkirakan bahwa pada akhir 2020, lebih dari 1 miliar orang atau 15...
Menristek: Riset dan inovasi kurangi ketergantungan impor
Senin, 07 Desember 2020 - 19:35 WIB
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro menginginkan agar riset dan inovasi ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV