Imbas Covid-19, setelah ditutup PP-IPTEK kembali dibuka untuk umum
Elshinta
Kamis, 09 Juli 2020 - 21:23 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Imbas Covid-19, setelah ditutup PP-IPTEK kembali dibuka untuk umum
Sumber foto: Hendrik Raseukiy/elshinta.com.

Elshinta.com - Setelah puncak pandemi Covid-19 melandai, Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia (Kemenristek/BRIN) sudah kembali dibuka untuk umum sejak 20 Juni 2020 setelah sejak 18 Maret ditutup untuk umum. 

Disebutkan Direktur PP-IPTEK, Mochammad Syachrial Annas, setelah diberlakukannya PSBB transisi oleh Pemprov DKI Jakarta di masa 'New Normal' atau Kenormalan Baru, beberapa pusat perbelanjaan dan wahana hiburan kembali lagi dibuka untuk umum, namun harus menerapkan protokol kesehatan dan operasional yang ketat bagi pengunjung yang datang. 

Prosedur kesehatan yang diterapkan oleh PP-IPTEK mengacu pada aturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan dan protokol operasional berkunjung ke area publik dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemprov DKI Jakarta. 

"Mulai dari depan, di area parkir disediakan enam wastafel sistem injak bagi pengunjung yang baru saja turun dari kendaraan atau yang akan meninggalkan area PP-IPTEK. juga menyediakan enam wastafel sistem sensor di area lobby. Pengunjung yang datang wajib menggunakan masker, mencuci tangan dengan bersih menggunakan sabun, dilakukan pengukuran suhu tubuh oleh petugas. Pengunjung juga diminta untuk masuk ke dalam bilik di disinfektan," ujar Annas kepada awak pers termasuk Kontributor Elshinta, Hendrik Raseukiy, Kamis (9/7). 

Annas melanjutkan, jika selama ini pengukuran suhu tubuh bagi rombongan keluarga atau perorangan dilakukan menggunakan thermo gun, nantinya segera  mengoperasikan thermal cam untuk pengunjung yang datang secara rombongan. 

Pengunjung yang diperkenankan memasuki area galeri PP-IPTEK adalah pengunjung dengan suhu tubuh normal atau maksimal 37,3° C. Sedangkan pengunjung yang dari hasil pengukuran suhu tubuhnya didapat melebihi suhu 37,3°, pegunjung akan diistirahatkan sejenak dalam ruang kesehatan selama 10-30 menit dan kemudian diukur kembali. Apabila hasil pengukuran kedua masih menunjukan suhu tubuh di atas batas suhu normal maka akan dibawa ke klinik kesehatan TMII atau fasilitas kesehatan yang dirujuk.

Kemudian jika pengunjung yang telah lolos pada prosedur di atas akan diperkenankan membeli tiket di loket dan berdiri pada garis antrian yang tersedia dan tetap menjaga jarak dari pengunjung lainnya.

Pembayaran tiket masuk dapat dilakukan secara tunai dan nontunai bagi pengunjung yang ingin membayar menggunakan kartu debit atau kredit. Selama di dalam galeri PP-IPTEK pengunjung wajib mengikuti protokol operasional dalam menggunakan alat peraga maupun menyaksikan demo sains. 

Pengunjung harus berdiri pada tanda khusus yang sudah tersedia pada masing-masing alat peraga dan area-area yang digunakan untuk melakukan percobaan sains. Begitu juga apabila pengunjung ingin mendatangi wahana lainnya, naik atau turun tangga melalui jalur yang sudah diberi tanda. 

"Hal ini untuk membatasi jarak pengunjung dengan pengunjung lainnya atau bahkan petugas PP-IPTEK. Ketentuan-ketentuan di atas bukan hanya berlaku untuk pengunjung PP-IPTEK, petugas PP- IPTEK sebelum memasuki PP-IPTEK harus melalui prosedur yang sama dengan pengunjung dan ditambah menggunakan 'face shield' dan sarung tangan selama berinteraksi dengan pengunjung," jelasnya. 

Selain itu, petugas juga dilarang berdiri terlalu dekat dengan pengunjung atau minimal berjarak  semeter dari pengunjung. Untuk sarana dan prasarana yang disajikan oleh PP-IPTEK, seperti Alat peraga dan fasilitas lainnya dilakukan penyemprotan menggunakan cairan disinfektan sebanyak dua kali sehari yakni, siang hari dan sore hari setelah tutup galeri.

Untuk alat peraga dan alat-alat pertunjukan sains akan dibersihkan menggunakan cairan disinfektan sewaktu-waktu pada saat alat tersebut tersentuh oleh tangan pengunjung.  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden Jokowi perintahkan percepatan akses infrastruktur digital
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:38 WIB
Presiden Joko Widodo memerintahkan percepatan akses didukung pembangunan infrastruktur digital untuk...
Presiden Jokowi: Indonesia butuh 9 juta talenta digital
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:10 WIB
Presiden Joko Widodo mengungkapkan Indonesia membutuhkan sembilan juta talenta digital dalam 15 tahu...
Peretas bisa pecahkan sandi Zoom Meeting dalam hitungan menit
Jumat, 31 Juli 2020 - 12:41 WIB
Aplikasi konferensi video populer Zoom baru-baru ini memperbaiki kelemahan keamanan yang memungkinka...
Peretas asal Tiongkok diduga curi informasi dari komputer milik Vatikan
Kamis, 30 Juli 2020 - 09:18 WIB
Peretas yang dicurigai terkait dengan Pemerintah Tiongkok telah memasuki jaringan komputer Vatikan, ...
Menkominfo: Hanya tiga persen data center penuhi standar global
Rabu, 29 Juli 2020 - 07:38 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate mengatakan saat ini data center di Indonesia ...
Kolaborasi Bigi dan Uniview, luncurkan produk dukung penerapan new normal
Selasa, 28 Juli 2020 - 18:20 WIB
PT Bigi Multi Internasional yang merupakan bagian dari PTI Group bersama perusahaan Zhejiang Uniview...
Google izinkan karyawan WFH hingga Juli 2021
Selasa, 28 Juli 2020 - 10:48 WIB
Google berencana mengizinkan 200.000 karyawan tetap dan kontrak bekerja jarak jauh hingga Juli 2021.
Ketahui ini perbedaan thermogun klinik dan thermogun industri, apa saja?
Rabu, 22 Juli 2020 - 08:22 WIB
Salah satu peralatan ukur yang sering dijumpai oleh masyakarat pada masa pandemi Covid-19 ini adalah...
Inovasi dan pembuatan wastafel tenaga surya terus dilakukan di masa COVID-19
Rabu, 22 Juli 2020 - 07:59 WIB
Hingga akhir tahun 2020, Balai Besar Pengembangan dan Pelatihan Kerja (BBPLK) Kementerian Ketenagake...
Bio Farma berharap vaksin Covid Sinovac diproduksi kuartal I 2021
Selasa, 21 Juli 2020 - 11:16 WIB
Bio Farma berharap jika uji klinis tahap 3 terhadap vaksin Sinovac China berjalan lancar maka Holdin...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV