Kemenparekraf buka pendaftaran program bantuan insentif pemerintah
Elshinta
Jumat, 10 Juli 2020 - 09:35 WIB |
Kemenparekraf buka pendaftaran program bantuan insentif pemerintah
Kemenparekraf buka pendaftaran program bantuan insentif pemerintah. Foto: Antara.

Elshinta.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif secara resmi membuka pendaftaran program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) dengan anggaran sebesar Rp24 miliar.

"Untuk sektor pariwisata dikhususkan bagi homestay dan 13 jenis usaha pariwisata yang semuanya harus berada di lokasi di desa wisata," ujar Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Fadjar Hutomo di Jakarta, Jumat (10/7).

BIP merupakan program tahunan yang diselenggarakan sejak 2017, bertujuan memberikan tambahan modal kerja dan/atau investasi aktiva tetap kepada pelaku usaha yang berkecimpung dalam 6 (enam) subsektor ekonomi kreatif (aplikasi digital dan pengembangan permainan, fesyen, kriya, kuliner, dan film) dan sektor pariwisata.

Setiap tahun penyelenggaraannya, BIP terus mengalami peningkatan jumlah penerima dan penyaluran dana. Tahun pertama penyelenggaraan, BIP diberikan kepada 34 penerima berasal dari 19 subsektor kuliner dan 15 Aplikasi Digital dan Pengembang Game (AGD) dengan total dana sebesar Rp5,26 miliar.

Sementara pada 2018, BIP disalurkan kepada 52 penerima (14 kuliner, 12 AGD, 13 fesyen, dan 13 kriya dengan total penyaluran dana sekitar Rp4,7 miliar. Di tahun lalu, BIP diberikan kepada 62 penerima dari 5 subsektor ekonomi kreatif yaitu kuliner, AGD, fesyen, kriya, dan film. Total penyaluran dana yang diberikan tahun lalu sebesar Rp5,8 miliar. Sedangkan pada tahun ini, penyaluran BIP dianggarkan sebesar Rp24 miliar.

Fadjar Hutomo mengatakan, meski anggaran yang diberikan semakin besar, Kemenparekraf/ Baparekraf tetap melakukan seleksi dan kurasi yang melibatkan praktisi berpengalaman. Pola pendekatan yang digunakan ke sumber pembiayaan mempertimbangkan pemberdayaan tenaga kerja kreatif yang bertalenta demi meningkatkan kapasitas usahanya dan menghasilkan lebih banyak produksi dan kualitas karya-karyanya.

"Dengan demikian diharapkan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai pelaku utama dapat memanfaatkan anggaran yang dialokasikan untuk kesinambungan kemajuan dan pengembangan usahanya," kata Fadjar, dikutip Antara.

Plt. Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf Hanifah Makarim menjelaskan, program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) tahun ini terbagi dalam dua kategori yakni reguler dan afirmatif. Untuk kategori reguler, BIP dapat diberikan kepada pelaku usaha berbadan hukum seperti PT, Koperasi, dan Yayasan/Perkumpulan dengan maksimal bantuan yang diberikan sebesar Rp200 juta.

Sementara untuk kategori afirmatif dapat diberikan kepada pelaku usaha yang belum berbadan hukum seperti UD, Firma, atau CV dengan maksimal bantuan sebesar Rp100 juta.

"Namun untuk nilai tetapnya tergantung dari kurator saat mengkurasi proposal yang diajukan oleh para pelaku usaha," kata Hanifah Makarim.

Nantinya BIP diharapkan dapat dimaksimalkan oleh pelaku usaha antara lain untuk sewa ruang kerja dan perangkat lunak, pembelian bahan baku, peralatan, dan mesin penunjang.

"BIP bentuknya hibah, tetapi bukan berarti bisa sembarangan tanpa ada pertanggungjawaban. Dalam menerima dana BIP ini nantinya pelaku usaha harus melaporkan penggunaan pemanfaatan dana sesuai dengan permohonan. Jadi tidak boleh ada penyimpangan penggunaan dana di luar proposal yang diajukan, kami akan melakukan pengawasan dan monitoring," kata Hanifah.

Untuk memperoleh bantuan tersebut, terdapat 8 tahapan yang harus dilalui oleh seluruh peserta yaitu pengajuan proposal, seleksi administrasi, mekanisme seleksi substansi, penetapan penerima bantuan, pengikatan komitmen PKS, pencairan bantuan, laporan dan pertanggungjawaban, serta monitoring, pengendalian dan evaluasi.

"Pengajuan proposal resmi dibuka mulai hari ini hingga satu bulan ke depan. Semua proses dalam BPI dilakukan secara gratis dan segala informasi akan disampaikan panitia melalui kanal resmi seperti email dan website," kata Hanifah.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio mengatakan dana BIP yang semakin besar di tahun ini diharapkan dapat menjadi stimulus nyata bagi pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata.

"Terutama dalam situasi saat ini untuk bangkit dari pandemi COVID-19 yang memberikan dampak yang sangat besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Tetap semangat, tetap positif dan terus berkreasi," kata Wishnutama.

Pelaku usaha ekonomi kreatif dan pariwisata bisa mendaftar BIP secara online dan membaca petunjuk teknis melalui http://bip.kemenparekraf.go.id/ atau http://www.kemenparekraf.go.id yang dibuka dari 9 Juli 2020 dan ditutup pada 7 Agustus 2020. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemerintah pusat diminta turun tangan atasi anjloknya harga tembakau
Sabtu, 19 September 2020 - 14:15 WIB
Bupati Temanggung M. Al Khadziq meminta pemerintah pusat turun tangan mengatasi masalah penjualan te...
Kemenkeu RI-AS perkuat pembiayaan infrastruktur dan pasar keuangan
Sabtu, 19 September 2020 - 12:29 WIB
Kementerian Keuangan RI dengan Departemen Treasury AS melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU)...
Anggota DPR ingin pemerintah perketat impor pangan
Sabtu, 19 September 2020 - 11:39 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan menginginkan pemerintah untuk bisa memperketat impor pangan s...
Menperin optimistis industri makanan-minuman tumbuh positif tahun ini 
Jumat, 18 September 2020 - 20:36 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita optimistis industri makanan dan minuman (mamin) aka...
Dukung program ketahanan pangan nasional, Danyonif 8 Marinir bersama prajurit panen cabai 
Jumat, 18 September 2020 - 19:36 WIB
Dalam rangka mendukung ketahanan pangan, prajurit di jajaran Brigif 4 Marinir/BS. Batalyon Infanteri...
Perkasa, rupiah spot ditutup menguat 0,67% ke Rp 14.735 per dolar AS pada hari ini
Jumat, 18 September 2020 - 18:11 WIB
Nilai tukar rupiah di pasar spot semakin perkasa jelang akhir pekan. Jumat (18/9), rupiah spot ditut...
IHSG ditutup menguat 0,41% ke 5.059,22 hari ini 
Jumat, 18 September 2020 - 17:56 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 20,82 poin atau 0,41% ke 5.059,22 pada akhir perd...
Kemendag: Promosi produk berbasis geografis akan terus digencarkan
Jumat, 18 September 2020 - 15:25 WIB
Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengembangkan strategi untuk mempromosikan Kopi Gayo berbasis Ind...
Baznas sampaikan konsep optimalisasi zakat PNS ke Pemkab Langkat
Jumat, 18 September 2020 - 14:11 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)  Provinsi Sumatera Utara  bersama Baznas Kabupaten Langkat mela...
Rupiah akhir pekan berpeluang menguat, ditopang jatuhnya dolar AS
Jumat, 18 September 2020 - 10:45 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, pada akhir pekan ini, Jumat (18/...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV