Penyebab risiko kena osteoartritis lutut jadi lebih tinggi
Elshinta
Sabtu, 11 Juli 2020 - 12:39 WIB |
Penyebab risiko kena osteoartritis lutut jadi lebih tinggi
Ilustrasi. Foto: Antara

Elshinta.com -Sebuah studi baru-baru ini menemukan, beberapa aktivitas tertentu lebih rentan menyebabkan seseorang menderita osteoartritis lutut.

Aktivitas ini termasuk melakukan banyak pendakian, mengangkat berat, berlutut, jongkok dan berdiri.

Untuk sampai pada kesimpulan ini, para peneliti menganalisis 71 studi yang diterbitkan pada masa lalu dan melibatkan 9.50.000 responden. Hasil terbaru telah dipublikasikan di Arthritis Care &  Research beberapa waktu lalu.

Mereka menganalisis pekerjaan seperti penambang, buruh bersih-bersih, petani, buruh bangunan, pekerja di bidang logam, pekerja layanan, dan pemasang lantai. Hasilnya, ketika dibandingkan dengan mereka yang menjalani gaya hidup tidak aktif, pekerja pertanian memiliki peluang 64 persen lebih besar untuk menderita osteoartritis lutut.

Sementara buruh bangunan dan pemasang lantai masing-masing memiliki peluang 63 persen lebih besar untuk mengembangkan kondisi tersebut.

"Penelitian kolaboratif ini menginformasikan regulator di tempat kerja mengidentifikasi orang yang sering terlibat dalam kegiatan kerja tertentu yang mungkin rentan terhadap osteoartritis lutut, gangguan sendi paling umum di seluruh dunia," kata penulis utama Xia Wang dari University of Sydney, seperti dikutip dari Indian Express.

Osteoartritis lutut tergolong penyakit sendi degeneratif, yang biasanya merupakan hasil akhir dari keausan, bersama dengan hilangnya progresif kartilago artikular.

Kondisi kronis ini sangat lazim, dan juga salah satu kontributor terbesar seseorang mengalami cacat, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
28 persen anak Jawa Tengah ingin menjadi ahli musik 
Minggu, 04 Oktober 2020 - 11:27 WIB
Sebanyak 28, 49 persen anak-anak di Jawa Tengah usia 6 - 19 tahun berminat menjadi  ahli musik, ran...
Ketum Dharma Pertiwi buka pelatihan membatik secara virtual
Jumat, 02 Oktober 2020 - 15:10 WIB
Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto membuka kegiatan `Pelatihan Membatik Bersama...
 Kabaharkam perkenalkan helm smart KC Wearable
Selasa, 29 September 2020 - 18:37 WIB
Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Mabes Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, memperkenalk...
Solusi menjalani new normal dengan happy
Jumat, 28 Agustus 2020 - 08:53 WIB
New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) bagi keluarga bukan hal mudah terutama menjaga protoko...
Museum Basoeki Abdullah gelar pameran seni rupa kontemporer `Semesta Perempuan`
Selasa, 18 Agustus 2020 - 20:25 WIB
Museum Basoeki Abdullah menyelenggarakan Pameran Seni Rupa Kontemporer, yang mengangkat tema perempu...
Penyebab risiko kena osteoartritis lutut jadi lebih tinggi
Sabtu, 11 Juli 2020 - 12:39 WIB
Sebuah studi baru-baru ini menemukan, beberapa aktivitas tertentu lebih rentan menyebabkan seseorang...
Begini cara memilih alpukat yang sudah matang
Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:39 WIB
Mengetahui kematangan alpukat hanya dari warna kulitnya itu gampang-gampang susah. Ada kalanya dagin...
Tetap cantik ketika hamil, intip gaya fashion Cella Vanessa
Senin, 06 Juli 2020 - 09:08 WIB
Kehamilan seharusnya tidak menghambat seorang perempuan untuk tetap tampil menawan. Meski berat bada...
Pria berpotensi trauma setelah istri melahirkan
Minggu, 28 Juni 2020 - 12:38 WIB
Proses persalinan dapat menciptakan pengalaman traumatis atau dikenal dengan istilah Post-natal Post...
Tips dokter agar anak terbiasa makan sayur
Rabu, 24 Juni 2020 - 13:26 WIB
Orang tua perlu mengenalkan anak hal baik secara konsisten agar dia terbiasa melakukannya di masa de...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV