Pandemi COVID-19, HNW dorong laksanakan UU Pesantren
Elshinta
Sabtu, 11 Juli 2020 - 14:39 WIB |
Pandemi COVID-19, HNW dorong laksanakan UU Pesantren
Sumber Foto: https://bit.ly/3gQIo5I

Elshinta.com - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nur Wahid mendorong pemerintah, dalam kaitan ini Kementerian Agama untuk membantu dan melindungi pesantren sebagaimana diatur UU Nomor 18/2019 tentang Pesantren, terutama dalam menghadapi pandemi COVID-19.

"UU Pesantren dibuat dan diundangkan untuk membantu pesantren, baik yang tradisional, modern, mu'adalah, maupun yang memadukan antara ilmu agama dan umum," katanya, dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (11/7).

Di masa pandemi COVID-19 dengan adanya banyak pesantren yang terdampak, kata dia, kehadiran UU Pesantren kian relevan, dan karenanya penting secara konsekuen dilaksanakan oleh pemerintah selaku pelaksana UU. Menurut HNW, sapaan akrab Hidayat, bantuan tersebut dibutuhkan pesantren, baik lembaga, kiai, maupun santrinya, khususnya dalam menanggulangi pandemi COVID-19, baik secara kelembagaan, kesehatan maupun dampak ekonominya.

Ia menyebutkan bahwa Pasal 42 UU Pesantren mengamanatkan kepada pemerintah pusat dan daerah untuk memberikan dukungan pelaksanaan fungsi dakwah pesantren dalam bentuk kerja sama program, fasilitas kebijakan, dan pendanaan. Selain itu, diatur pula pada Pasal 46 ayat (1) dan ayat (2) yang menyebutkan bahwa pemerintah memberikan dukungan dan fasilitas ke pesantren dalam melaksanakan fungsi pemberdayaan masyarakat, dengan dukungan berupa bantuan keuangan, bantuan sarana dan prasarana, bantuan teknologi, dan pelatihan keterampilan. "Dukungan-dukungan itu tentu perlu disesuaikan dengan kondisi pandemi COVID-19 yang saat ini juga berdampak bagi pesantren," tutur politikus senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI itu menuturkan pihaknya sudah berulangkali menyampaikan agar Kemenag memberikan perhatian yang serius kepada pesantren saat pandemi COVID-19. Sejak rapat kerja pertama di masa COVID-19 dengan Kemenag, pada (8/4) lalu, HNW sudah mengusulkan agar Kemenag juga memprioritaskan anggaran untuk mendukung pelaksanaan belajar jarak jauh, khususnya di pondok pesantren dan madrasah.

Bahkan, pihaknya menawarkan opsi penggunaan dana abadi pendidikan untuk tujuan itu, dan usulan tersebut telah disetujui oleh Menteri Agama. "Menteri Agama telah menyepakati sejak 8 April 2020 untuk memprioritaskan anggaran bagi pesantren dan pendidikan keagamaan lainnya. Hal itu perlu segera direalisasikan sebagai tanggung jawab kepada DPR, konsekuensi konstitusional dari disahkannya UU Pesantren, serta apresiasi negara terhadap sumbangsih dan jasa pesantren bagi Indonesia," ujarnya.

Pada raker terakhir Komisi VIII dengan Kemenag (26/06), kata dia, muncul usulan tambahan anggaran 2020 sebesar Rp2,8 triliun untuk fasilitasi kegiatan pesantren dan pendidikan keagamaan yang terdampak COVID-19, namun, Kementerian Keuangan hanya menyetujui sebesar Rp2,36 triliun.

HNW berharap Kemenkeu segera mencairkan dana tersebut dan Kemenag segera mendistribusikannya kepada pesantren di seluruh Indonesia secara adil dan amanah, serta mendorong Kemenag mengalokasikan anggaran yang tidak terealisasi pada Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah sebesar Rp1 triliun karena pemerintah tidak memberangkatkan haji tahun ini.

"Dukungan anggaran tersebut perlu segera direalisasikan kepada pesantren dengan segala keragamannya agar kegiatan pembelajaran di pesantren-pesantren bisa segera berjalan lancar sesuai dengan protokol COVID-19, termasuk untuk membantu para santri dan ustaz terkait pembayaran tes kesehatan maupun biaya kegiatan belajar dan kesehatan di pesantren di era darurat kesehatan COVID-19," pungkasnya, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jatuh di kamar mandi, Kapolsek Teluk Mengkudu meninggal dunia
Jumat, 14 Agustus 2020 - 17:36 WIB
Kapolsek Teluk Mengkudu, AKP Benyamin Partogi Pakpahan meninggal dunia seusai mengikuti rapat penang...
Kasus positif COVID-19 Indonesia bertambah 2.307 jadi 135.123 kasus
Jumat, 14 Agustus 2020 - 17:25 WIB
Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang dilaporkan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per Jumat (14/...
Lomba Agustusan virtual lebih aman COVID-19
Jumat, 14 Agustus 2020 - 16:12 WIB
Pengamat media sosial Hariqo Wibawa Satria mengatakan lomba perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di m...
Rapat Paripurna Istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI
Jumat, 14 Agustus 2020 - 15:58 WIB
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Salatiga, Jawa Tengah dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan...
Gubernur Kalsel lepas Baksos Polda Kalsel bantu warga di tengah pandemi COVID-19
Jumat, 14 Agustus 2020 - 15:47 WIB
Memperingati Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (...
Puluhan pejabat di Majalengka kembali diambil sampel swab
Jumat, 14 Agustus 2020 - 15:36 WIB
Puluhan pejabat di lingkungan Setda Majalengka seperti Kepala OPD dan para Camat melakukan pengambil...
Bupati Magelang: Terbukti bakar hutan, penjara 15 tahun atau denda Rp5 M menanti
Jumat, 14 Agustus 2020 - 15:26 WIB
Sebagai salah satu upaya pencegahan terjadinya kebakaran hutan, Perum Perhutani Kedu Utara memprakar...
KKP ingin lulusan politeknik kelautan perikanan jadi pengusaha
Jumat, 14 Agustus 2020 - 13:51 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menginginkan lulusan politeknik kelautan dan perikanan dapa...
Presiden Jokowi katakan akan ada perluasan kesempatan kerja
Jumat, 14 Agustus 2020 - 13:07 WIB
Presiden Joko Widodo menjelaskan, pemerintah sedang membangun perluasan kesempatan kerja bagi rakyat...
Presiden: Saatnya bajak momentum krisis untuk lompatan besar
Jumat, 14 Agustus 2020 - 12:53 WIB
Presiden Joko Widodo menegaskan, saat pandemi COVID-19 sekarang ini menjadi waktu yang tepat untuk m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)