BNN: Pecandu narkoba tak bisa sembuh total meski sudah rehabilitasi
Elshinta
Sabtu, 11 Juli 2020 - 14:49 WIB |
BNN: Pecandu narkoba tak bisa sembuh total meski sudah rehabilitasi
Sumber Foto: https://bit.ly/2Dnm0SL

Elshinta.com - Kepala Biro Humas dan Protokol Badan Narkotika Nasional (BNN), Brigadir Jenderal Polisi Sulistyo Pudjo Hartono, mengingatkan bahwa kondisi orang yang pernah menjadi pecandu narkoba sebenarnya tidak bisa sembuh total meski sudah menjalani rehabilitasi.

"Kalau orang sudah make (narkoba), mana bisa (sembuh) 100 persen? Khan sebagian sarafnya sudah rusak," katanya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (11/7).

Ia mengibaratkan rumah yang pernah dihantam dengan palu besar tidak akan bisa pulih 100 persen meski sudah disemen lagi, dan sebagainya, karena bekas pukulan palu pasti berimbas ke konstruksi. Artinya, kata dia, orang yang pernah terlibat dalam penyalahgunaan narkoba tidak akan bisa pulih atau normal kembali 100 persen, sebagaimana orang yang belum pernah tersentuh narkoba.

Menurut dia, penyalahgunaan narkoba meninggalkan dampak yang merugikan terhadap tubuh, terutama pada otak. Bahkan, kata dia, banyak juga orang yang sudah berhenti menjadi pecandu narkoba, namun kembali terjerat pada penyalahgunaan obat-obatan terlarang itu.

Ia berkata, banyak pecandu narkoba yang sudah menjalani rehabilitasi pengobatan untuk menjadi manusia normal, namun tidak bisa membuat mantan pecandu barang haram itu seperti orang yang tidak pernah bersentuhan dengan narkoba sebelumnya. "Ya, khan banyak juga orang yang sudah make (terus) make lagi. Makanya, sayangi otak kita," ujarnya, dihimpun Antara.

Ia akui, penyalahgunaan narkoba sebagai kejahatan memang tidak akan pernah bisa diberantas habis selama dunia ini ada. "Selama dunia ada, kejahatan masih ada, termasuk penyalahgunaan narkoba. Berapa banyak orang menyalahgunakannya. Kalau tidak ada kejahatan tidak perlu ada polisi, tentara, jaksa, dan hakim," katanya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh kalangan masyarakat, terutama generasi muda untuk jangan pernah sekalipun mencoba barang haram tersebut karena sangat berbahaya. Ia mengajak masyarakat untuk menjauhi dan ikut serta memerangi narkoba, sebab obat-obatan terlarang tersebut dapat merusak masa depan generasi muda bangsa. "Harapan kepada semua masyarakat untuk jauhi narkoba. Jangan coba, jangan pakai. Karena kalau sudah pakai, susah (normal lagi)," kata dia. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Meriahkan HUT ke-75 RI, Pertamina gelar berbagai lomba dan obral promo
Jumat, 14 Agustus 2020 - 17:47 WIB
Pertamina menggelar berbagai perlombaan dan juga memberikan banyak promo untuk memeriahkan Hari Ulan...
Jatuh di kamar mandi, Kapolsek Teluk Mengkudu meninggal dunia
Jumat, 14 Agustus 2020 - 17:36 WIB
Kapolsek Teluk Mengkudu, AKP Benyamin Partogi Pakpahan meninggal dunia seusai mengikuti rapat penang...
Kasus positif COVID-19 Indonesia bertambah 2.307 jadi 135.123 kasus
Jumat, 14 Agustus 2020 - 17:25 WIB
Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang dilaporkan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per Jumat (14/...
Lomba Agustusan virtual lebih aman COVID-19
Jumat, 14 Agustus 2020 - 16:12 WIB
Pengamat media sosial Hariqo Wibawa Satria mengatakan lomba perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di m...
Rapat Paripurna Istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI
Jumat, 14 Agustus 2020 - 15:58 WIB
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Salatiga, Jawa Tengah dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan...
Gubernur Kalsel lepas Baksos Polda Kalsel bantu warga di tengah pandemi COVID-19
Jumat, 14 Agustus 2020 - 15:47 WIB
Memperingati Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (...
Puluhan pejabat di Majalengka kembali diambil sampel swab
Jumat, 14 Agustus 2020 - 15:36 WIB
Puluhan pejabat di lingkungan Setda Majalengka seperti Kepala OPD dan para Camat melakukan pengambil...
Bupati Magelang: Terbukti bakar hutan, penjara 15 tahun atau denda Rp5 M menanti
Jumat, 14 Agustus 2020 - 15:26 WIB
Sebagai salah satu upaya pencegahan terjadinya kebakaran hutan, Perum Perhutani Kedu Utara memprakar...
KKP ingin lulusan politeknik kelautan perikanan jadi pengusaha
Jumat, 14 Agustus 2020 - 13:51 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menginginkan lulusan politeknik kelautan dan perikanan dapa...
Presiden Jokowi katakan akan ada perluasan kesempatan kerja
Jumat, 14 Agustus 2020 - 13:07 WIB
Presiden Joko Widodo menjelaskan, pemerintah sedang membangun perluasan kesempatan kerja bagi rakyat...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)