KSAD jelaskan kasus klaster Secapa AD bermula dari ketidaksengajaan
Elshinta
Sabtu, 11 Juli 2020 - 19:42 WIB |
KSAD jelaskan kasus klaster Secapa AD bermula dari ketidaksengajaan
Kepala Staf TNI AD, Jenderal Andika Perkasa. Sumber Foto: https://bit.ly/3iRrBB9

Elshinta.com - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menjelaskan awal mula kasus klaster baru penyebaran COVID-19 di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) yakni bermula dari ketidaksengajaan.

Ketidaksengajaan itu, kata dia, diawali dari adanya dua orang siswa calon perwira yang berobat ke Rumah Sakit Dustira TNI AD di Cimahi. Dari kunjungan ke rumah sakit itu, mereka berdua mengikuti tes pemeriksaan COVID-19. "Yang satu keluhan karena bisul, berarti demam karena adanya infeksi dan satu lagi masalah tulang belakang. Tapi ternyata mereka dilakukan swab test dan positif," kata Andika di Markas Kodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Sabtu (11/7).

Atas dasar dua siswa yang positif itu, ia memerintahkan seluruh siswa dan staf yang ada di Secapa AD untuk dilakukan rapid test. Walhasil, ditemukan 187 orang di lembaga pendidikan militer itu dinyatakan reaktif. Namun belum sampai di situ, untuk lebih meyakinkan penyebaran wabah ini dapat diketahui, tes usap COVID-19 juga dilakukan terhadap seluruh siswa maupun staf Secapa.

Berdasarkan tes usap yang ditindaklanjuti dengan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction, kata dia, ditemukan sekitar 1.200 personel TNI di Secapa yang dinyatakan terinfeksi COVID-19. Saat ini, ia menyatakan ada 1.280 personel yang positif COVID-19 di Secapa AD. Di antaranya, 991 personel merupakan siswa, dan 289 staf di Secapa beserta anggota keluarga dari staf. Namun ia memastikan, mayoritas personel yang positif COVID-19 itu tanpa gejala apapun. Hanya sedikit personel yang dirawat karena bergejala ataupun mengidap penyakit lainnya.

Sejauh ini, kata dia, ada 16 personel yang masih dirawat di Rumah Sakit Dustira, berkaitan dengan klaster Secapa. Awalnya menurutnya yang dirawat ada sebanyak 17 personel, namun satu diantaranya telah dinyatakan negatif meski belum diizinkan pulang. "Dan 16 yang masih positif tapi semuanya sudah tidak merasakan gejala apapun juga. Yang satu negatif tetap di sana karena memang masalah TBC atau paru-paru," kata Andika, dikutip Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Fenomena embun beku muncul lagi di Dieng
Senin, 10 Agustus 2020 - 07:27 WIB
Fenomena embun upas atau embun beku kembali muncul di Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng, pa...
Wali Kota Banjarbaru Kalsel meninggal dunia karena COVID-19
Senin, 10 Agustus 2020 - 06:42 WIB
Kabar duka menyelimuti Kota Banjarbaru, setelah Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Nadjmi Adh...
Minggu, tingkat kesembuhan pasien COVID-19 tembus 80.952 kasus
Senin, 10 Agustus 2020 - 06:29 WIB
Kementerian Kesehatan mencatat kesembuhan harian pasien COVID-19 bertambah  1.646 kasus, Minggu (9/...
KKP siap kolaborasi dengan pemda hingga ormas asing
Minggu, 09 Agustus 2020 - 17:12 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan siap membuka peluang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai ke...
Alasan Sarbumusi Jember tolak RUU omnibus law
Minggu, 09 Agustus 2020 - 16:29 WIB
Ketua DPC Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Jember, Jawa Timur, Umar Faruq meny...
Kesepakatan Airlangga Hartarto dan AGI tidak jalan, petani tebu ancam gelar aksi
Minggu, 09 Agustus 2020 - 16:16 WIB
Sesuai arahan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto bahwa Asosiasi Gula I...
Pertamina minta pelaku usaha beralih ke elpiji non subsidi
Minggu, 09 Agustus 2020 - 15:41 WIB
PT Pertamina (Persero) Kalimantan Barat meminta pelaku usaha beralih menggunakan elpiji non subsidi ...
Wakil Ketua MPR ajak masyarakat taat protokol kesehatan
Minggu, 09 Agustus 2020 - 15:14 WIB
Wakil Ketua MPR RI Sjarifuddin Hasan mengajak masyarakat Indonesia untuk terus taat mengikuti protok...
Paskibraka 2020 berlatih dengan terapkan protokol kesehatan ketat
Minggu, 09 Agustus 2020 - 14:49 WIB
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2020 berlatih dengan menerapkan protokol kesehatan yang...
1.241 pasien COVID-19 di Secapa AD sembuh
Minggu, 09 Agustus 2020 - 14:29 WIB
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus mengungkapkan hing...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV