Langgar disiplin protokol kesehatan, sejumlah kafe di Kudus terkena peringatan keras
Elshinta
Minggu, 12 Juli 2020 - 10:57 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Langgar disiplin protokol kesehatan, sejumlah kafe di Kudus terkena peringatan keras
Foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Kudus sedang menggencarkan upaya dalam mempersiapkan `new normal`. Kedisiplinan penerapan protokol kesehatan di semua aktivitas masyarakat menjadi kunci persiapan tatanan hidup baru. 

Memastikan hal tersebut, Pelakasana Tugas (Plt.) Bupati Kudus H.M. Hartopo bersama Kapolres, Dandim, Ketua DPRD, Ketua PN kembali melakukan Patroli Pengaturan Kegiatan Masyarakat pada Sabtu (11/7) malam. Dengan mengendarai sepeda motor, rombongan Forkopimda beranjak dari Pendopo Kabupaten menuju beberapa lokasi yang berpotensi terdapat keramaian. 

Salah satu lokasi yang didatangi yakni kafe di Jalan K.H. Agus Salim. Pihaknya mendapati beberapa remaja yang sedang berkerumun tanpa mengenakan masker, sehingga peringatan tegas pun disampaikan kepada remaja tersebut beserta pengelola kafe. 

"Saya sudah tiga kali ini, tiga kali dikasih peringatan  harus ada satgas protokol kesehatan sampai sekarang tidak diindahkan, bahkan yang masuk kesana pun tak pakai masker dibiarkan. Kalau surat peringatan pertama, kedua, ketiga, (tidak diindahkan) sudahlah dicabut saja izinnya. Aturan wajib dilakukan kalau tidak kita tutup betul," ungkapnya. 

Pada lokasi selanjutnya di sekitaran GOR Kudus, rombongan menjumpai beberapa orang yang tidak memakai masker di salah satu pedagang kaki lima (PKL). Dengan tegas, ia meminta mereka segera membungkus makanannya dan pulang ke rumah. Ia meminta Satpol PP untuk melakukan patroli rutin dalam memantau kedisplinan penerapan protokol kesehatan. 

"Pol PP tolong rutin diingatkan dengan kerumunan seperti itu, tolong diatur. Dipastikan disana orang yang pergi makan harus pakai masker, selesai makan kembali pakai masker. Kerumunan harus kita imbau terus, yang terjun rutin dari Satpol PP yang kita tugaskan. Jadi tiap malam harus kontrol memberikan imbauan. Kalau tidak bisa diimbau, tolong dikasih surat peringatan," imbuh Hartopo

"Semua warung, kafe, mal yang ada di Kudus kalau tidak menerapkan protokol kesehatan pasti ada sanksinya. Jam malam tetap jam sembilan, yang penting untuk perputaran ekonomi tetap jalan semua, tapi harus bisa menerapkan protokol kesehatan," tegasnya.

Ia kembali mengingatkan bahwa new normal bukanlah suatu keadaan bebas dari COVID-19, namun suatu tatanan hidup baru dengan disiplin protokol kesehatan. Tak hanya protokol kesehatan, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi jam malam di beberapa titik yang telah diberlakukan. Masyarakat diminta untuk tidak keluar rumah kecuali ada kepentingan yang sangat mendesak. Apabila keluar untuk makan, masyarakat diimbau untuk membungkus saja agar kerumuman dapat dihindari.

"Untuk malam ini kami memberikan sosialisasi edukasi bahwa tren (COVID-19) di Kudus ini luar biasa naiknya. Bahkan, di Kudus ini sudah masuk zona merah. Maka dari itu, masyarakat ini kan tidak peduli masalah new normal seperti ini, jadi new normal ini dianggap tidak ada COVID-19. Maka dari itu semua perlu diperhatikan. Warung makan, restoran atau siapapun yang masuk untuk makan harus pakai masker. Dipastikan di luar harus ada satgas protokol kesehatan, harus ada tempat cuci tangan, di meja-meja pun harus ada hand sanitizer yang disediakan pengelola," pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemprov Papua: Belum ada pencairan dana Otsus tahap dua
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 09:39 WIB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengatakan hingga kini belum ada pencairan dana Otonomi Khusus (...
Pimpinan MPR: Sidang Tahunan momentum perkuat semangat kebangsaan
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 08:49 WIB
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menilai pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI pada 14 Agustus menda...
2.000 buruh Karawang masuk serikat Sarbumusi
Jumat, 07 Agustus 2020 - 17:59 WIB
Sebanyak 2.000 orang buruh masuk organisasi Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) hal ini dilak...
Polresta Banjarmasin bekerjasama dengan Bid Dokkes Polda Kalsel gelar rapid test
Jumat, 07 Agustus 2020 - 17:48 WIB
Sebagai langkah awal dalam mengantisipasi penyebaran COVID-19, Polresta Banjarmasin bekerjasama deng...
Sumbar masuk nominasi lomba perpustakaan umum tingkat nasional
Jumat, 07 Agustus 2020 - 17:37 WIB
Perpustakaan merupakan salah satu lembaga pendukung pendidikan bagi masyarakat, karenanya sudah menj...
Sambut HUT RI ke-75, Polres Jayapura gelar Adventure Merah Putih Trans Papua
Jumat, 07 Agustus 2020 - 17:12 WIB
Dalam rangka HUT RI ke-75, Polres Jayapura menggelar Adventure Merah Putih Trans Papua. Kegiatan ter...
Gubernur Jateng lantik 511 pejabat secara virtual
Jumat, 07 Agustus 2020 - 16:58 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melantik 511 pejabat administrator, pejabat pengawas, dan pejab...
Bersepeda bersama PJU, Kapolda Sumut pantau situasi kamtibmas di seputaran Kota Medan
Jumat, 07 Agustus 2020 - 16:47 WIB
Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M. Si memantau situasi kamtibmas di pagi hari dengan b...
Menuju new normal, Puskesmas di Langkat diminta tingkatkan layanan
Jumat, 07 Agustus 2020 - 15:58 WIB
Seluruh Kepala UPT Puskemas di Kabupaten Langkat diminta untuk meningkatkan pelayanan kesehatan baik...
Polda Kalsel cetak rekor terbesar sita 300 kg sabu-sabu
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:35 WIB
Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel berhasil mencetak rekor tangkapan terbesar tindak pidana nar...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV