Gugus Tugas siapkan aturan pemotongan hewan kurban
Elshinta
Minggu, 12 Juli 2020 - 13:12 WIB |
Gugus Tugas siapkan aturan pemotongan hewan kurban
Foto: Dokter kesehatan hewan tengah mengecek sapi untuk hewan kurban di Bantul, DIY. Foto: Antara.

Elshinta.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyiapkan aturan terkait mekanisme pemotongan hewan kurban maupun salat Idul Adha yang jatuh pada 31 Juli 2020.

Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan dalam keterangan di Jakarta, Minggu (12/7) mengatakan sebaiknya masyarakat melakukan pemotongan hewan di tempat pemotongan hewan yang sudah disediakan.

"Jika melakukan pemotongan hewan di masjid, maka ada aturan yang harus dipersiapkan masyarakat. Kalau memang harus dilakukan di masjid, maka harus ada protokol kesehatan yang harus dipatuhi. Pemerintah sedang mempersiapkan terjemahannya (penerapannya)," ujarnya.

Menurut dia, keempat aturan tersebut yakni pertama terkait standard operating procedure (SOP) berdasarkan protokol kesehatan.

Kedua, protokol kesehatan tersebut harus disosialisasikan bukan hanya kepada pengurus masjid dan panitia korban, tetapi juga kepada masyarakat yang melakukan korban.

Ketiga, untuk masyarakat yang masuk atau sekadar menyaksikan pemotongan hewan maka harus dipastikan kesehatannya.

"Untuk itu, pengurus masjid harus mengukur suhu tubuh masyarakat yang masuk ke masjid. Selain itu, masyarakat harus tetap menggunakan masker dan mencuci tangan," katanya dalam diskusi tentang "Pelaksanaan Kegiatan Kurban di Masa Pandemi Baru".

Keempat, masjid yang melakukan pemotongan hewan harus dilengkapi dengan peralatan kesehatan yang cukup, seperti termometer, serta harus ada fasilitas air mengalir untuk mencuci tangan.

Dikatakannya, 20 hari menjelang Idul Adha pihaknya akan mengajak semua elemen masyarakat, termasuk relawan untuk melakukan sosialisasi aturan tersebut.

"Tapi, seluruhnya (aturan tersebut) akan kami sampaikan juga kepada semua pengurus masjid. Kemudian melalui semua provinsi di daerah-daerah yang dilakukan oleh Gugus Tugas di daerah masing-masing untuk menginformasikan hal tersebut," ujarnya.

Terkait pelaksanaan salat Idul Adha, Lilik mengatakan bahwa pihaknya akan menunggu arahan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sementara itu, Kasubdit Kesejahteraan Hewan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Hasto Yulianto mengatakan pihaknya sudah membuat edaran terkait prosedur pemotongan hewan pada saat Idul Adha.

Surat edaran tersebut untuk mengantisipasi kesehatan masyarakat dalam menghadapi pandemi COVID-19.

"Kami membuat surat edaran, sejak kita beli hewan, di tempat pemotongan hewan, waktu distribusi daging kurban. Jadi, semua sudah ada protokol kesehatannya," ujarnya.

Walaupun belum ada bukti penyebaran melalui hewan, tetapi Hasto mengatakan bahwa pihaknya terus fokus ke protokol kesehatannya.

"Kami akan fokus ke protokol kesehatan walau belum ada bukti penularan dari hewan ke manusia. Karena itu, fasilitas pemotongan hewan harus dilengkapi dengan hand sanitizer, terus ada juga alur antara penjual dan pembeli," ujarnya.

Terkait para penjual hewan yang berjualan di pinggir jalan, menurut dia, hal itu tergantung pada pemerintah di daerah masing-masing.

"Itu tergantung dari izin di daerah masing-masing. Harus ada izin dari dinas yang terkait," ujarnya.

Sedangkan terkait proses pemotongan hewan, Hasto juga menyarankan agar tetap mengikuti protokol kesehatan.

"Misalnya (orang yang memotong hewan) menggunakan APD, siapkan sabun, kalau perlu menggunakan face shield. Dari Kementerian Pertanian kita sudah menerbitkan surat edaran tersebut dan akan kita sosialisasikan," katanya, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ma`ruf Amin: MUI perlu siapkan fatwa untuk vaksin COVID-19
Rabu, 05 Agustus 2020 - 11:59 WIB
Wakil Presiden, KH Ma`ruf Amin mengatakan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) perlu mempersiapkan fatwa u...
Kasad: 86,8 persen pasien Secapa AD sudah negatif COVID-19 
Rabu, 05 Agustus 2020 - 10:46 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa menyebutkan sebanyak 86,8 persen pasien COVID...
Pemkot Bogor perpanjang PSBB Pra-AKB, COVID-19 masih fluktuatif
Rabu, 05 Agustus 2020 - 09:07 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memutuskan memperpanjang lagi pelaksanaan pembatasan sosial berskala ...
Menteri BUMN pastikan Bio Farma produksi vaksin COVID-19 halal
Rabu, 05 Agustus 2020 - 08:54 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan produksi vaksin COVID-19 di PT Bio ...
Erick Thohir pastikan Bio Farma siap produksi 250 juta dosis vaksin COVID-19
Rabu, 05 Agustus 2020 - 07:59 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan...
Cucu keempat Presiden Jokowi lahir, berjenis kelamin laki-laki
Rabu, 05 Agustus 2020 - 07:16 WIB
Cucu keempat Presiden RI Joko Widodo dari pasangan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution lahir di Rumah Sakit ...
Erick Thohir rombak direksi dan komisaris Pupuk Indonesia
Selasa, 04 Agustus 2020 - 21:58 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir menetapkan Bakir Pasaman sebagai Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Tbk men...
KLHK: 18 persen dari 3 juta ha hutan bakau di Indonesia rusak
Selasa, 04 Agustus 2020 - 21:26 WIB
Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (...
Polri: Angka kejahatan turun 3,06 persen dalam seminggu terakhir
Selasa, 04 Agustus 2020 - 20:57 WIB
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mencatat angka kejahatan pada minggu ke-31 tahun 2020 mengalam...
620 relawan sudah mendaftar uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac
Selasa, 04 Agustus 2020 - 20:37 WIB
Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 Sinovac, Prof Kusnandi Rusmil mengatakan sejauh ini sudah...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV