Trump pertama kalinya gunakan masker saat kunjungi faskes militer
Elshinta
Minggu, 12 Juli 2020 - 14:16 WIB |
Trump pertama kalinya gunakan masker saat kunjungi faskes militer
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memakai masker saat berkunjung ke Walter Reed National Military Medical Center di Bethesda, Maryland, Amerika Serikat, Sabtu (11/7/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang selama ini enggan masker di hadapan publik, bahkan di tengah penyebaran pandemi virus corona, pada Sabtu (11/7) memakai masker saat mengunjungi  sebuah fasilitas kesehatan (faskes) militer di luar Washington. 

Di faskes itu, dia bertemu dengan para tentara yang terluka dan pekerja medis di garda terdepan.

Kunjungannya ke Walter Reed National Military Medical Center itu merupakan penampilan publik pertama Trump dengan menggunakan penutup wajah sejak virus corona mulai menyebar di berbagai penjuru AS awal tahun ini.

Trump sebelumnya menolak menggunakan masker di hadapan umum ataupun meminta para warga AS untuk mengenakannya. Ia mengatakan mengatakan bahwa itu penggunaan masker merupakan pilihan pribadi, meski dirinya sempat mengatakan akan memakai masker apabila dia berada di kerumunan orang dan tidak dapat menjaga jarak dengan yang lain.

"Saya rasa ketika kita berada di rumah sakit, terutama saat kita berbicara dengan banyak personel militer, dengan beberapa dari mereka baru saja menjalankan operasi, saya rasa memakai masker adalah hal yang sangat baik," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih sesaat sebelum kunjungan tersebut.

Di fasilitas kesehatan itu, Trump berjalan melewati para media, untuk sesi foto yang diatur, dengan menggunakan masker berwarna biru dongker  berhiaskan cap kepresidenan berwarna emas. Dia hanya mengatakan "terima kasih" saat dia berlalu.

Para pejabat tinggi kesehatan publik telah mendesak penggunaan masker untuk memperlambat penyebaran virus corona, yang hingga Jumat (10/11)  telah memakan korban jiwa sebanyak 134.000 di Amerika Serikat. Kalangan pengkritik mengatakan penolakan Trump untuk memakai masker menunjukkan kurangnya kepemimpinan.

Bahkan ketika para pejabat lain dalam pemerintahannya menyerukan penggunaan masker dan penjagaan jarak sosial, Trump, yang berupaya terpilih kembali dalam pemilihan presiden pada November, mendesak negara-negara bagian untuk membuka kembali ekonomi yang sebelumnya ditutup.

Karena banyak negara bagian sudah melonggarkan pembatasan, virus corona telah menemukan pijakan baru. Di AS, jumlah kasus baru COVID-19, yaitu penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus corona jenis baru, pada Jumat naik lebih dari 69.000. Jumlah itu merupakan rekor harian ketiga berturut-turut.

Hingga Jumat, jumlah infeksi di AS yang dikonfirmasi mencapai tiga juta, menurut hasil penghitungan Reuters.

Seorang juru bicara untuk calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, mengatakan Trump telah berbulan-bulan mengabaikan saran dari para ahli medis dan mempolitisasi penggunaan masker.

"Alih-alih mengambil tanggung jawab dan memimpin, sementara masyarakat Amerika harus berkorban dia menghabiskan empat bulan dengan memicu perpecahan dan secara aktif mencegah orang mengambil langkah yang sangat mendasar untuk saling melindungi," kata juru bicara Biden, Andrew Bates. Demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Penembakan terjadi di Gedung Putih, Trump dikawal tinggalkan pengarahan
Selasa, 11 Agustus 2020 - 11:12 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump secara mendadak dikawal untuk meninggalkan ruang pengarahan G...
Harga minyak berakhir naik pada perdagangan Selasa pagi WIB
Selasa, 11 Agustus 2020 - 09:35 WIB
Harga minyak menetap lebih tinggi pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), didukung oleh data...
Harga emas `rebound` dari penurunan tajam akhir pekan lalu
Selasa, 11 Agustus 2020 - 09:23 WIB
Harga emas menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), rebound dari penurunan tajam akhi...
Beirut rusuh, dua menteri Lebanon mundur
Senin, 10 Agustus 2020 - 12:59 WIB
Polisi Lebanon menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang melemparkan batu dan memblokir ...
Harga minyak naik pada awal perdagangan Asia
Senin, 10 Agustus 2020 - 08:48 WIB
Harga minyak naik pada awal perdagangan Asia, Senin (10/8) pagi, mendapatkan kembali lebih dari sete...
WHO tambahkan kasus pneumonia mirip corona di Kazakhstan ke data COVID-19
Senin, 10 Agustus 2020 - 07:40 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menambahkan kasus pneumonia PCR-negatif dengan tanda klinis infeksi...
WHO: Pemulihan global bisa lebih cepat jika vaksin corona merata
Jumat, 07 Agustus 2020 - 11:07 WIB
Pemulihan ekonomi di seluruh dunia bisa terjadi lebih cepat jika vaksin COVID-19 tersedia untuk semu...
Harga minyak jatuh di bawah pencapaian tertinggi 5 bulan
Jumat, 07 Agustus 2020 - 07:40 WIB
Harga minyak turun di bawah pencapaian tertinggi lima bulan pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi...
Bill Gates pastikan negara miskin dapat akses vaksin Covid-19
Kamis, 06 Agustus 2020 - 20:11 WIB
Vaksin Covid-19 yang tengah ditunggu-tunggu dunia membuat Bill Gates akan memastikan bahwa vaksin te...
Bank Dunia siap kerahkan dana pemulihan pascaledakan Beirut
Kamis, 06 Agustus 2020 - 13:17 WIB
Kelompok Bank Dunia, Rabu (5/8), mengatakan siap mengkaji kerusakan dan kebutuhan Lebanon untuk memu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)