Kasus corona naik, Afrika Selatan kembali terapkan jam malam
Elshinta
Senin, 13 Juli 2020 - 10:26 WIB |
Kasus corona naik, Afrika Selatan kembali terapkan jam malam
Warga mengantri untuk menerima bantuan makanan di tengah penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di pemukiman informal Itireleng, dekat pinggiran kota Laudium di Pretoria, Afrika Selatan, Rabu (20/5/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Afrika Selatan akan kembali melarang penjualan alkohol selain menerapkan jam malam untuk menurunkan tekanan yang dihadapi kalangan rumah sakit karena penularan virus corona melonjak, kata Presiden Cyril Ramaphosa, Minggu (12/7).

Pemerintah Ramaphosa pada Maret memberlakukan karantina wilayah, salah satu yang paling ketat di dunia.

Pemerintahannya berhasil memperlambat gelombang penularan, namun telah melonggarkan banyak larangan karena khawatir akan dampaknya pada perekonomian.

Afrika Selatan memiliki jumlah terbesar pengidap virus corona di Afrika dan saat ini mencatat rekor keempat di dunia dalam angka kasus tambahan harian.

Dalam pidato yang ia sampaikan di televisi, Ramaphosa mengatakan negara yang dipimpinnya itu tidak bisa membiarkan rumah-rumah sakit dan klinik kesehatan dibebani dengan kasus-kasus kecelakaan yang berkaitan dengan konsumsi alkohol.

"Perjuangan ini untuk menyelamatkan setiap nyawa, dan kita perlu memastikan ketersediaan setiap tempat tidur," katanya. "Badan virus corona jauh lebih bengis dan menghancurkan daripada yang kita ketahui selama ini."

Jam malam akan diterapkan dari pukul 21.00 hingga 04.00 dan mulai berlaku pada Senin. Pengecualian akan diberikan pada warga yang harus pergi bekerja dan memerlukan bantuan medis.

Aturan penggunaan masker akan diperketat dan negara itu akan tetap berada pada tingkat ketiga dari lima level menyangkut sistem kewaspadaan virus corona.

Kunjungan keluarga dan kegiatan kemasyarakatan tetap dilarang.

Ramaphosa mengatakan gambaran yang ada saat ini menunjukkan bahwa beberapa provinsi akan mencapai puncak infeksi COVID-19 pada akhir Juli atau akhir September.

Ia mengatakan para pakar telah mengungkapkan pola-pola, yang memperkirakan bahwa akhir tahun ini akan terjadi 40.000 hingga 50.000 kematian akibat virus corona.

"Kita harus menempatkan masalah ini sebagai tugas utama yang paling penting agar dapat membuktikan bahwa perkiraan itu salah."

Kementerian Kesehatan Afsel pada Minggu melaporkan 12.058 kasus baru COVID-19 sehingga secara keseluruhan jumlahnya tercatat 276.242.

Sementara itu, jumlah kematian bertambah sebanyak 108 menjadi 4.079. Demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tiongkok hentikan operasi pabrik chip Korea setelah buruh positif corona
Minggu, 29 November 2020 - 17:25 WIB
Sebuah pabrik China milik raksasa semikonduktor Korea Selatan SK Hynix Inc menghentikan operasinya p...
Deplu AS: Enam ledakan terjadi di Asmata, ibu kota Eritrea
Minggu, 29 November 2020 - 16:47 WIB
Enam ledakan terjadi di Asmara, ibu kota Eritrea, pada Sabtu malam, kata Departemen Luar Negeri Amer...
Mata uang kripto Facebook Libra bakal diluncurkan awal tahun depan 
Minggu, 29 November 2020 - 15:57 WIB
Mata uang kripto Facebook Libra dilaporkan siap diluncurkan pada Januari 2021.
Wuhan temukan COVID-19 pada daging sapi dan ikan dari Brazil, Vietnam
Minggu, 29 November 2020 - 09:50 WIB
Pemerintah Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, melakukan investigasi epidemiologis setelah ada dugaan...
Presiden Iran tuding Israel pembunuh ilmuwan nuklir Fakhrizadeh
Sabtu, 28 November 2020 - 16:46 WIB
Presiden Iran Hassan Rouhani pada Sabtu melontarkan tudingan bahwa Israel adalah pembunuh ilmuwan nu...
Ilmuwan nuklir terkemuka Iran Fakhri Zadeh dibunuh dekat ibu kota
Sabtu, 28 November 2020 - 10:11 WIB
Ilmuwan nuklir terkemuka Iran Mohsen Fakhri Zadeh dibunuh oleh \"teroris bersenjata\" di dekat ibu k...
Emas jatuh di bawah 1.800 dolar tertekan optimisme pemulihan ekonomi
Sabtu, 28 November 2020 - 07:15 WIB
Emas jatuh menembus di bawah level psikologis 1.800 dolar AS pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pag...
WHO: `sangat spekulatif` untuk katakan COVID-19 tidak muncul di China
Sabtu, 28 November 2020 - 07:00 WIB
Pakar kedaruratan terkemuka Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (27/11) menyatakan akan menj...
Korsel catat 583 kasus virus corona baru, tertinggi sejak Maret
Kamis, 26 November 2020 - 12:50 WIB
Korea Selatan melaporkan 583 kasus virus corona baru pada Kamis, tertinggi sejak Maret, ketika negar...
 Kursus Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) angkatan ke-17 di Jeddah
Kamis, 26 November 2020 - 11:35 WIB
Konsul Jenderal (konjen) RI Jeddah Eko Hartono menyatakan, bahasa merupakan pintu masuk untuk mengen...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV