Kerap membegal, Dua TNI gadungan dihadiahi timah panas
Elshinta
Senin, 13 Juli 2020 - 16:15 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Kerap membegal, Dua TNI gadungan dihadiahi timah panas
Foto: Titik Mulyana/Radio Elshinta

Elshinta.com - Dua orang TNI gadungan dihadiahi timah panas oleh polisi seusai tertangkap basah saat melakukan pembegalan terhadap sebuah mobil niaga di Jalan Ciganitri, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. 

Kontributor Elshinta, Titik Mulayana, Senin (13/7) melaporkan, kedua TNI gadungan tersebut berinisial YS (42) dan SY (44). Kedua TNI gadungan itu terpaksa ditembak kakinya oleh polisi lantaran melawan saat akan ditangkap. 

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan menuturkan, kedua tersangka mengaku sudah melakukan aksinya sejak tahun 2018. 

"Hasil pendataan sudah ada 136 TKP. Beroperasinya di wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan KBB," kata Hendra kepada wartawan saat gelar kasus di Mapolresta Bandung.

Dari 136 TKP yang dilakukan oleh kedua pelaku, kata dia, baru ada 12 laporan polisi. Aksi pencurian dengan kekerasan ini dilakukan dengan menggunakan seragam TNI. 

Modusnya, lanjut dia, mereka membuntuti kendaraan niaga maupun pengangkut barang yang sudah melakukan transaksi. Setelah melihat kondisi dan situasi yang pas, kedua tersangka berpura-pura seolah tersenggol atau terserempet kendaraan tersebut. 

"Kemudian mereka meminta ganti dengan memaksa meminta uang atau mengambil uang yang dibawa oleh pengemudi kendaraan," kata dia. 

Kedua pelaku, mengancam dengan menodongkan senjata api jenis air softgun. Mereka bahkan tak segan-segan melukai korban jika tak memberikan uang. 

"Dari pengakuan kedua pelaku, paling sedikit saat melancarkan aksinya bisa mendapat Rp2 juta. Bahkan pernah mendapat Rp40 juta," katanya. 

Dikatakan Hendra, kedua tersangka memilih waktu malam hari untuk melancarkan aksinya. Hal ini dilakukan agar senjata api airsoftgun yang sudah tidak berfungsi tersebut tidak ketahuan. Terlebih seragam loreng khas TNI yang mereka gunakan sudah lusuh. 

"Akibat perbuatannya, mereka dijerat Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," tuturnya. 

Sementara itu, Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Donny Ismuali Bainuri menuturkan, jika kedua tersangja murni adalah warga sipil dan bukan sebagai anggota TNI di Kodim 0624. 

"Saya tegaskan, bahwa keduanya adalah murni orang sipil yang menggunakan atribut TNI untuk melakukan perampokan," kata dia. 

Donny menambahkan, peristiwa curas yang dilakukan oleh dua orang TNI gadungan tersebut tentu merugikan institusi TNI. Khususnya bagi Kodim 0624/Kabupaten Bandung. 

Kedua tersangka melakukan aksinya di wilayah Bandung Raya dan mengaku sebagai anggota TNI dari Kodim 0624/Kabupaten Bandung Jawa Barat. 

"Tentu ini merugikan institusi kami. Jumlah aksinya bahkan sampai ratusan. Sehingga ini menimbulkan citra yang sangat buruk bagi TNI di masyarakat," kata dia. 

Donny mengaku sebetulnya sudah mencium adanya aksi curas yang dilakukan oleh TNI gadungan pada Maret 2020. Sebab, ada korban yang sempat melapor jika telah dirampas uangnya oleh orang yang mengaku sebagai anggota TNI dari Kodim 0624/Kabupaten Bandung. "Alhamdulillah, Polresta Bandung sudah bisa mengungkap kasus ini," katanya. 

Donny mengimbau jika masyarakat menemukan kasus serupa agar melaporkan kepada TNI maupun Polri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
2.000 buruh Karawang masuk serikat Sarbumusi
Jumat, 07 Agustus 2020 - 17:59 WIB
Sebanyak 2.000 orang buruh masuk organisasi Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) hal ini dilak...
Polresta Banjarmasin bekerjasama dengan Bid Dokkes Polda Kalsel gelar rapid test
Jumat, 07 Agustus 2020 - 17:48 WIB
Sebagai langkah awal dalam mengantisipasi penyebaran COVID-19, Polresta Banjarmasin bekerjasama deng...
Sumbar masuk nominasi lomba perpustakaan umum tingkat nasional
Jumat, 07 Agustus 2020 - 17:37 WIB
Perpustakaan merupakan salah satu lembaga pendukung pendidikan bagi masyarakat, karenanya sudah menj...
Sambut HUT RI ke-75, Polres Jayapura gelar Adventure Merah Putih Trans Papua
Jumat, 07 Agustus 2020 - 17:12 WIB
Dalam rangka HUT RI ke-75, Polres Jayapura menggelar Adventure Merah Putih Trans Papua. Kegiatan ter...
Gubernur Jateng lantik 511 pejabat secara virtual
Jumat, 07 Agustus 2020 - 16:58 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melantik 511 pejabat administrator, pejabat pengawas, dan pejab...
Bersepeda bersama PJU, Kapolda Sumut pantau situasi kamtibmas di seputaran Kota Medan
Jumat, 07 Agustus 2020 - 16:47 WIB
Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M. Si memantau situasi kamtibmas di pagi hari dengan b...
Menuju new normal, Puskesmas di Langkat diminta tingkatkan layanan
Jumat, 07 Agustus 2020 - 15:58 WIB
Seluruh Kepala UPT Puskemas di Kabupaten Langkat diminta untuk meningkatkan pelayanan kesehatan baik...
Polda Kalsel cetak rekor terbesar sita 300 kg sabu-sabu
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:35 WIB
Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel berhasil mencetak rekor tangkapan terbesar tindak pidana nar...
Arahan Presiden Jokowi agar PKK lakukan gerakan pembagian masker dinilai tepat
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:17 WIB
Presiden Joko Widodo mengarahkan PKK seluruh Indonesia untuk melakukan gerakan pembagian masker. Men...
Di tengah pandemi, inilah rangkaian acara peringatan HUT ke-75 RI
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:05 WIB
Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara telah menggaungkan nuansa Hari Ulang Tahun (HUT) k...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV