Jalur Taweli-Toboali Sulteng putus tertimbun longsor
Elshinta
Selasa, 14 Juli 2020 - 12:57 WIB |
Jalur Taweli-Toboali Sulteng putus tertimbun longsor
Ruas jalan Taweli-Toboli atau lebih dikenal jalur Kebun Kopi. Sumber Foto: https://bit.ly/2Wy0Vfp

Elshinta.com - Poros jalan Taweli-Toboli atau lebih dikenal jalur Kebun Kopi pada Selasa (14/7) dinihari putus karena tertimbun tanah longsor mengakibatkan arus lalu lintas dari arah Palu menuju Toboali, Kabupaten Parigi Moutong dan sebaliknya terhambat.

Kepala Bidang Angkutan Jalan, Keselamatan dan Perkerataapian Dinas Perhubungan Provinsi Sulteng, Sumarno di Palu membenarkan musibah tanah longsor di ruas jalan nasional Kebun Kopi itu.

Ia mengatakan berdasarkan informasi yang diperolehnya dari sejumlah pihak terkait, badan jalan yang tertimbun material longsor tersebut saat ini sedang dalam pembersihan oleh instansi berwenang. Diupayakan paling lambat siang hari ini juga, jalur penghubung Trans Sulawesi ke Kota Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng itu sudah kembali normal.

Untuk saat ini memang kendaraan dari berbagai arah yang melintas di jalur Kebun Kopi terpaksa belum bisa melanjutkan perjalanan dan harus menunggu sampai badan jalan selesai dibersihkan. Poros itu, kata dia, merupakan jalur utama penghubung Trans Sulawesi dengan Kota Palu dan saban hari ramai dilewati kendaraan, termasuk angkutan kota dalam provinsi dan angkutan kota antarprovinsi (AKDP/AKAP) baik yang menuju berbagai kota dalam wilayah Sulteng maupun provinsi lainnya seperti Gorontalo, Manado dan Tanah Toraja.

Pihaknya berharap pekerjaan perbaikan jalan akibat bencana alam tanah longsor di jalur Kebun Kopi berjalan lancar sehingga cepat selesai dan kendaraan-kendaraan angkutan penumpang maupun barang dan pribadi bisa lewat lagi. Jalur tersebut selama ini memang rawan bencana tanah longsor, sebab disisi kiri dan kanan jalan adalah tebing dan jurang yang mencapai ratusan meter.

Struktur tanah di kawasan itu labil dan mudah longsor ketika hujan deras. Dalam sepekan terakhir ini, hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah Sulteng sehingga perlu diwaspadai, termasuk bagi para pengendara yang melintas di jalur rawan agar tetap ekstra hati-hati, sebab longsor sewaktu-waktu bisa terjadi.

Karena itu Sumarno mengimbau setiap kendaraan yang akan melintas di jalur Kebun Kopi selain mengurangi laju kendaraan, sebab badan jalannya licin, juga waspada terhadap tanah longsor atau pohon tumbang. Ruas jalan Taweli-Tomboli dalam beberapa tahun terakhir terus diperlebar karena rawan kecelakaan lalu lintas. Jalur itu banyak memiliki tikungan tajam dan jika pengendara tidak berhati-hati bisa terjadi kecelakaan lalu lintas.

Selama ini sudah banyak kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut dan menelan korban jiwa, demikian Antara. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kerugian akibat gempa di Sulbar capai Rp829,1 miliar
Rabu, 27 Januari 2021 - 13:55 WIB
 Kerugian akibat gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo yang mengguncang wilayah Kabupaten Mamuju dan...
Gunung Merapi meluncurkan 14 kali awan panas guguran
Rabu, 27 Januari 2021 - 12:57 WIB
Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu mengeluarkan awan panas...
Polwan Polda Kalsel berikan bantuan untuk korban banjir 
Selasa, 26 Januari 2021 - 17:57 WIB
Meski banjir telah berangsur surut, namun kerugian materi yang diakibatkan oleh meluapnya Sungai Bar...
BMKG: Waspadai banjir pesisir dampak ombak tinggi dan pasang maksimum
Selasa, 26 Januari 2021 - 17:23 WIB
 BMKG menyatakan gelombang atau ombak 4 meter berpeluang terjadi di sejumlah perairan, salah satun...
Danramil 1006-08/Gambut antar pengungsi korban banjir kembali ke rumah 
Selasa, 26 Januari 2021 - 14:58 WIB
Setelah hampir 10 hari masyarakat terdampak banjir yang berada di pengungsian posko kelurahan Gambut...
Awan panas guguran Merapi meluncur 1.000 meter
Selasa, 26 Januari 2021 - 10:11 WIB
Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa (26/1) pagi menge...
 PBA gelar aksi sosial perduli bencana longsor Cimanggung - Sumedang
Minggu, 24 Januari 2021 - 11:25 WIB
Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) yang menaungi UMKM alumni Unpad mengadakan penggalangan donasi dari an...
KLHK: Curah hujan tinggi picu banjir di DAS Barito Kalsel
Minggu, 24 Januari 2021 - 10:55 WIB
KLHK melakukan kajian khususnya dengan lokus DAS Barito di Kalsel. Sangat jelas bahwa banjir pada DA...
Polda Kaltara dan Bhayangkari salurkan bantuan untuk warga Majene dan Banjarmasin
Sabtu, 23 Januari 2021 - 21:57 WIB
Pandemi covid-19 yang masih mewabah akhir-akhir ini makin diperburuk datangnya bencana yaitu gempa b...
BPBD Cianjur : Seratusan kepala keluarga masih mengungsi
Sabtu, 23 Januari 2021 - 21:26 WIB
BPBD Cianjur, Jawa Barat, mencatat seratusan kepala keluarga di Desa Gelarwangi, Kecamatan Cidaun, m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV