Kembali ditemukan santri Pondok Gontor positif COVID-19
Elshinta
Kamis, 16 Juli 2020 - 10:23 WIB |
Kembali ditemukan santri Pondok Gontor positif COVID-19
Pondok Modern Gontor (ist/ Ilustrasi) - https://bit.ly/2WqJInM

Elshinta.com - Tim Pelacak dan Penguji (Tracing and Testing Team) Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kembali menemukan 11 santri Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Pihak Pondok Gontor menyampaikan, adapun penanganan lebih lanjut bagi santri PMDG Kampus 2 yang sempat reaktif setelah tes cepat (rapid test) dan dikarantina di Wisma Darussalam (Wisda), pada Rabu (15/7), telah dirilis hasil tes usap yang menyatakan bahwa 11 santri lagi di lingkungan Pondok Gontor Kampus 2 terkonfirmasi positif COVID-19.

Para santri yang baru dinyatakan positif ini akan segera diberangkatkan ke Rumah Sakit Lapangan Indrapura Surabaya untuk ditangani langsung secara intensif oleh petugas kesehatan RS.

Tim Kerja Sama Satgas COVID-19 Gontor, Ustadz H. Munif Attamimi mengatakan bahwa proses pendaftaran sudah dilakukan.

"Alhamdulillah sudah kami daftarkan 11 santri di RS Indrapura Surabaya, selanjutnya akan disiapkan kamarnya, Insya Allah malam ini saat tiba di Surabaya, sudah bisa langsung masuk kamarnya masing-masing untuk ishoma," jelasnya.

Sementara itu, dikatakan Bupati Ponorogo, Ipong Muchlisoni, temuan tambahan dari Pondok Gontor ini mengacu hasil tes cepat COVID-19 terhadap 1.363 santri yang dilanjutkan dengan tes usap PCR terhadap 93 santri yang reaktif RDT, dalam kurun sepekan terakhir.

"11 santri yang dinyatakan positif berdasar tes usap akan kami kirim ke Rumah Sakit Lapangan Indrapura, Surabaya untuk menjalani perawatan di sana," kata Ipong, Rabu (15/7), dikutip Antara

Rapid tes dan tes usap kembali dilanjutkan pada Rabu. Namun, berapa jumlah yang di dites cepat COVID-19 serta berapa yang di tes usap PCR, Ipong belum menyebut data pasti karena masih menunggu laporan terbaru dari tim GGTP COVID-19 Ponorogo.

"Selain tambahan 11 santri yang positif COVID-19 dari Pondok Gontor, ada tiga kasus konfirmasi positif corona pada warga kami sehingga total tambahan kasus per hari ini ada 15 orang," kata Ipong.

Kabar baiknya, lanjut Ipong, pada hari yang sama pihaknya mendapat konfirmasi 11 kasus sembuh, setelah hasil tes usap yang dilakukan tim kuratif terhadap 11 santri Pondok Modern Gontor kampus 2 yang sebelumnya telah dinyatakan positif terpapar corona dan dirawat di RS Lapangan Indrapura Surabaya.

"Alhamdulillah 10 dari 11 santri yang sebelumnya terkonfirmasi positif COVID-19 ini, 10 diantaranya hasil tes usap ketiga negatif corona. Satu lagi yang hari ini terkonfirmasi sembuh adalah pasien nomor 52 asal (Kecamatan) Ngebel yang berlatar belakang sopir travel dan memiliki riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif SARS-CoV-2," papar Ipong.

Dengan kabar tambahan 15 kasus baru dan sembuh 11 orang ini, jumlah akumulasi kasus COVID-19 di Ponorogo tercatat 97 orang. Dari jumlah itu, 44 penderita/pasien telah dinyatakan sembuh total dan 4 pasien meninggal.

Saat ini pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri ada tiga orang, isolasi shelter delapan orang, isolasi RSUD dr. Hardjono, Ponorogo 25 orang, isolasi RS Ngawi ada satu orang dan isolasi RS Lapangan Surabaya 12 orang. (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Realisasi ekspor Kota Pekalongan tembus Rp368,5 miliar
Rabu, 20 Januari 2021 - 07:01 WIB
Realisasi ekspor Kota Pekalongan, Jawa Tengah selama 2020 menembus Rp368,5 miliar atau sekitar 25,43...
Pemkab Bogor larang korban banjir bandang di Puncak pulang ke rumah
Selasa, 19 Januari 2021 - 22:15 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, melarang para korban banjir bandang di kawasan Puncak, Cisarua,...
Separuh Kota Mamuju masih padam listrik
Selasa, 19 Januari 2021 - 22:01 WIB
Separuh Kota Mamuju masih gelap gulita di malam hari akibat gangguan jaringan listrik oleh gempa mag...
Asrama haji mulai tampung pengungsi korban gempa Sulbar
Selasa, 19 Januari 2021 - 21:01 WIB
Puluhan pengungsi korban gempa asal Mamuju, Sulawesi Barat, yang tiba di Pangkalan Udara (Lanud) TN...
Basarnas Kendari ingatkan nelayan waspada cuaca esktrem
Selasa, 19 Januari 2021 - 20:45 WIB
Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari Sulawesi Tenggara mengingatkan seluruh masyarakat...
Sebanyak 103 satuan pendidikan rusak akibat gempa Sulbar
Selasa, 19 Januari 2021 - 20:30 WIB
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan sebanyak 103 satuan pendidikan rusak ...
Tim gabungan sisir Sungai Bango cari korban terseret arus
Selasa, 19 Januari 2021 - 20:00 WIB
Tim gabungan menyisir Sungai Bango di wilayah Kelurahan Bunulrejo, Kota Malang, untuk mencari korba...
Menhub jadikan hasil investigasi SJ 182 dasar kebijakan keselamatan
Selasa, 19 Januari 2021 - 19:30 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut bahwa hasil investigasi kecelakaan pesawat S...
Peneliti: Denah bangunan sederhana lebih tahan gempa
Selasa, 19 Januari 2021 - 18:45 WIB
Peneliti  Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Gandjar Pamudji, ST, MT mengingatkan ...
Menteri Agama usul ada vaksin COVID-19 untuk jamaah haji
Selasa, 19 Januari 2021 - 18:30 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan jamaah haji Indonesia bisa mendapatkan vaksin COVID-19...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV