Akun Twitter sejumlah tokoh dunia diretas
Elshinta
Kamis, 16 Juli 2020 - 11:32 WIB |
Akun Twitter sejumlah tokoh dunia diretas
Logo Twitter. Foto: Antara.

Elshinta.com - Akun Twitter sejumlah tokoh dunia, termasuk co-founder Microsoft Bill Gates, kandidat presiden AS Joe Biden, bintang acara reality show Kim Kardashian dan suaminya rapper Kanye West, mantan presiden AS Barack Obama, hingga CEO Tesla Elon Musk diretas, Rabu (15/7).

Pelaku peretasan mencoba menipu followers akun-akun tersebut untuk dengan meminta mengirimkan bitcoin.

The Verge melaporkan, peretasan di Twitter dimulai saat peretas menggunakan akun Twitter Elon Musk untuk melakukan penipuan bitcoin. "Anda mengirim 1.000 dolar AS, saya kirim kembali 2.000 dolar AS," begitu penggalan cuitan peretas.

Akun co-founder Microsoft Bill Gates juga tampaknya diakses oleh peretas yang sama yang memposting pesan serupa dengan alamat bitcoin yang identik. Juru Bicara Gates kemudian mengkonfirmasi bahwa cuitan tersebut tidak dikirim oleh Bill Gates.

Tak lama setelah itu, gelombang cuitan yang berisi penipuan bitcoin juga muncul pada akun Apple, Uber, Barack Obama, CEO Amazon Jeff Bezos, Joe Biden, Kanye West dan mantan walikota New York Mike Bloomberg.

Setelah lebih dari satu jam terjadi peretasan, Twitter melakui akun @TwitterSupport, mengatakan mengetahui adanya insiden keamanan yang berdampak pada sejumlah akun di Twitter, dan sedang menyelidiki peretasan tersebut.

Twitter kemudian mengambil langkah untuk membungkam akun-akun tersebut.

"Hari yang berat bagi kami di Twitter. Kita semua merasa buruk hal ini bisa terjadi. Kami sedang menyelidiki dan akan membagikan segala hal ketika kami memiliki pemahaman yang lebih lengkap tentang apa yang terjadi," cuit CEO Twitter Jack Dorsey.

Kepala Produk Twitter Kayvon Beykpour juga merilis pernyataan publik di akun pribadinya, mengatakan "Investigasi kami terhadap insiden keamanan ini masih berlangsung tetapi kami akan segera memposting informasi terbaru lewat @TwitterSupport dengan lebih detail."

"Sementara itu, saya ingin mengatakan bahwa saya benar-benar minta maaf atas gangguan dan kekacauan yang disebabkan oleh insiden ini pada pelanggan kami," dia menambahkan, demikian dilansir Antara. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
WhatsApp bakal bisa digunakan di empat perangkat sekaligus
Senin, 21 September 2020 - 11:13 WIB
WhatsApp dilaporkan sedang mengembangkan fitur baru yang memungkinkan akun yang sama dapat digunakan...
Trump izinkan TikTok terus beroperasi di AS
Senin, 21 September 2020 - 09:48 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendukung kesepakatan yang akan memungkinkan TikTok untuk teru...
TikTok protes soal ancaman blokir di AS
Sabtu, 19 September 2020 - 15:52 WIB
TikTok dan perusahaan induk ByteDance Ltd meminta pengadilan Amerika Serikat melarang pemerintah neg...
Facebook gabungkan Messenger dan Instagram di aplikasi baru untuk UKM
Jumat, 18 September 2020 - 11:26 WIB
Facebook meluncurkan aplikasi baru yang memungkinkan pemilik usaha kecil mengelola halaman dan profi...
Facebook Messenger batasi terusan pesan, perangi berita palsu
Minggu, 06 September 2020 - 14:50 WIB
Serupa dengan apa yang dilakukan Facebook sebelumnya kepada WhatsApp, raksasa jejaring sosial itu me...
Enam kerentanan WhatsApp diungkap
Jumat, 04 September 2020 - 16:59 WIB
Layanan pesan milik Facebook, WhatsApp, mengungkap enam kerentanan yang sebelumnya tidak pernah diun...
Google upayakan kinerja Chrome 10 persen lebih cepat
Rabu, 26 Agustus 2020 - 11:24 WIB
Google meningkatkan kinerja tab di Chrome, dan perubahan tersebut dapat meningkatkan kecepatan hingg...
Facebook dan Snap berencana akuisisi saingan TikTok, Dubsmash?
Kamis, 13 Agustus 2020 - 11:08 WIB
Facebook dan pemilik Snapchat, Snap, dilaporkan sempat mengadakan pembicaraan untuk mengakuisisi Dub...
Twitter uji coba pisahkan `retweet` dengan `quote tweet`
Minggu, 09 Agustus 2020 - 13:29 WIB
Twitter sedang melakukan uji coba penghitungan quote tweet yang sebelumnya dikenal dengan retweet de...
Facebook izinkan karyawan bekerja dari rumah hingga Juli 2021
Jumat, 07 Agustus 2020 - 13:54 WIB
Facebook akan mengizinkan karyawan untuk bekerja dari rumah hingga Juli 2021 karena pandemi COVID-19...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV