Pengguna Twitter diminta waspadai peretasan akun tokoh dunia
Elshinta
Kamis, 16 Juli 2020 - 18:35 WIB |
Pengguna Twitter diminta waspadai peretasan akun tokoh dunia
Pakar keamanan siber dari CISSReC Dr. Pratama Persadha. Sumber Foto: https://bit.ly/398lunx

Elshinta.com - Pakar keamanan siber dari CISSReC Doktor Pratama Persadha meminta warga internet (warganet), khususnya pengguna Twitter, mewaspadai peretasan akun tokoh dunia, apalagi ada permintaan untuk mengirim sejumlah nominal bitcoin (uang elektronik).

Kendati demikian, kata Pratama Persadha melalui pesan WA-nya kepada Antara di Semarang, Kamis (16/7), publik di Tanah Air tidak perlu khawatir berlebihan meski harus tetap waspada.

Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi CISSReC (Communication and Informatian System Security Research Center) ini mengemukakan hal itu terkait dengan peretasan terhadap akun Twitter tokoh dunia, seperti Bill Gates, Barrack Obama, Jeff Bezos, dan Elon Musk.

Melalui akun Twitter, mereka melakukan twit yang kurang lebih sama. Mereka men-twit untuk mengirimkan sejumlah nominal bitcoin dan berjanji akan mengirimkan balik dua kali lipat. Ternyata dengan twit meminta transfer bitcoin, kata Pratama, banyak juga yang percaya. Padahal, beberapa akun sudah mengumumkan bahwa twit tersebut adalah penipuan. "Akan tetapi, tampaknya sudah banyak yang melakukan transfer," kata pria asal Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah ini tanpa menyebutkan jumlah pemilik bitcoin.

Menurut Pratama, pemilik bitcoin ini seharusnya lebih melek soal siber, apalagi keamanan siber. Namun, ternyata masih banyak yang terkecoh. Ia lantas menekankan pentingnya edukasi keamanan siber sejak dini. Oleh karena itu, soal keamanan siber seharusnya menjadi budaya dan norma dalam kehidupan pada era digital sekarang ini.

Menyinggung kembali soal peretasan terhadap akun Twitter, dia mengatakan bahwa kejadian ini banyak dialami oleh akun-akun ternama dengan profil Twitter sudah verified (diverifikasi) atau memiliki centang warna biru. Menurut Pratama, tidak hanya akun-akun ternama, berbagai akun mata uang crypto juga mengalami hal serupa. Dalam hal ini, Twitter langsung melakukan langkah cepat dengan menonaktifkan fungsi twit atau menuliskan postingan pada akun verified.

Ditekankan pula bahwa peristiwa ini sangat berbahaya dan mungkin bisa disebut sebagai zero day exploit bagi Twitter. Hal ini karena celah keamanan yang dimanfaatkan peretas berdampak cukup masif dan sangat berbahaya. Dilihat dari twit-nya, lanjut dia, peretasnya satu pihak, kemungkinan besar ada celah keamanan yang dieksploitasi oleh peretas. Bisa dari aplikasi pihak ketiga atau lainnya. Artinya, bila celah keamanan ini disebarluaskan, korbannya bisa bertambah dan di Indonesia juga bisa terkena dampaknya.

Pratama lantas menyarankan pemilik akun ternama yang khawatir mengalami hal serupa bisa mengaktifkan two authentication lewat SMS di bagian pengaturan (setting). Meski ini belum tentu bisa mengatasi eksploitasi celah keamanan pada sistem Twitter, Pratama memandang perlu langkah pengamanan ini. "Asumsi terburuknya adalah ada kemungkinan hacker (peretas) sudah memiliki semua database akun Twitter. Oleh karena itu, sebaiknya segera ganti password Twitter saat ini juga," katanya menandaskan. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Facebook gabungkan Messenger dan Instagram di aplikasi baru untuk UKM
Jumat, 18 September 2020 - 11:26 WIB
Facebook meluncurkan aplikasi baru yang memungkinkan pemilik usaha kecil mengelola halaman dan profi...
Facebook Messenger batasi terusan pesan, perangi berita palsu
Minggu, 06 September 2020 - 14:50 WIB
Serupa dengan apa yang dilakukan Facebook sebelumnya kepada WhatsApp, raksasa jejaring sosial itu me...
Enam kerentanan WhatsApp diungkap
Jumat, 04 September 2020 - 16:59 WIB
Layanan pesan milik Facebook, WhatsApp, mengungkap enam kerentanan yang sebelumnya tidak pernah diun...
Google upayakan kinerja Chrome 10 persen lebih cepat
Rabu, 26 Agustus 2020 - 11:24 WIB
Google meningkatkan kinerja tab di Chrome, dan perubahan tersebut dapat meningkatkan kecepatan hingg...
Facebook dan Snap berencana akuisisi saingan TikTok, Dubsmash?
Kamis, 13 Agustus 2020 - 11:08 WIB
Facebook dan pemilik Snapchat, Snap, dilaporkan sempat mengadakan pembicaraan untuk mengakuisisi Dub...
Twitter uji coba pisahkan `retweet` dengan `quote tweet`
Minggu, 09 Agustus 2020 - 13:29 WIB
Twitter sedang melakukan uji coba penghitungan quote tweet yang sebelumnya dikenal dengan retweet de...
Facebook izinkan karyawan bekerja dari rumah hingga Juli 2021
Jumat, 07 Agustus 2020 - 13:54 WIB
Facebook akan mengizinkan karyawan untuk bekerja dari rumah hingga Juli 2021 karena pandemi COVID-19...
Microsoft benarkan ingin beli TikTok
Senin, 03 Agustus 2020 - 09:54 WIB
Microsoft Corp menyatakan mereka akan melanjutkan pembicaraan soal mengakuisisi aplikasi TikTok dari...
Microsoft Corp dikabarkan akan beli TikTok
Minggu, 02 Agustus 2020 - 13:29 WIB
Microsoft Corp dikabarkan sedang berdiskusi untuk membeli aplikasi milik ByteDance, TikTok.
Ribuan pegawai Twitter punya kontrol ke sistem internal
Sabtu, 25 Juli 2020 - 12:58 WIB
Dua mantan pegawai Twitter mengatakan lebih dari seribu pegawai dan kontraktor di perusahaan itu pun...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV