PT KAI Divre I tertibkan bangunan liar diatas lahan kereta api
Elshinta
Kamis, 16 Juli 2020 - 19:46 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
PT KAI Divre I tertibkan bangunan liar diatas lahan kereta api
Sumber Foto: Heru Kurnia/Radio Elshinta

Elshinta.com - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Divre I Sumatera Utara melakukan penertiban terhadap bangunan liar yang berada di lahan asset PT KAI di jalur perlintasan kereta api emplasmen Pulu Raja Lintas Kisaran-Rantau Prapat.

Deputi Vice President PT KAI Divre I Sumatera Utara, Zakaria menyampaikan, penertiban dilakukan agar Stasiun Pulu Raja, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara bisa steril dari pandangan masinis. Sebab jika terhalang oleh bangunan atau kios tersebut, bisa menghalangi kecepatan kereta api.

"Dalam penertiban ini, sebelumnya PT KAI Divre I Sumut telah memberikan surat pemberitahuan kepada warga yang mendirikan bangunan diatas lahan atau asset milik PT KAI," ujarnya di lokasi penertiban, Kamis (16/7) seperti dilaporkan Kontributir Elshinta, Heru Kurnia.

Bangunan yang berdiri disepanjang jalur perlintasan ada 68 bangunan, dimana sebagian bangunan sudah dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya, namun masih ada beberapa bangunan yang belum dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya. Sehingga setelah tiga kali diberi surat peringatan dan diberi batas waktu tidak juga melakukan pembongkaran secara mandiri, maka hari ini dilakukan pembongkaran terhadap bangunan yang masih berdiri.

Ke depan nantinya, asset lahan yang ditertibkan seluas 2.300 meter persegi menjadi area steril bebas dari bangunan dan direncanakan akan segera dilakukan pemagaran. Asset yang ditertibkan ini merupakan aset negara yang diamanahkan oleh negara kepada KAI untuk dijaga dan diawasi dengan baik, oleh karena itu pihaknya harus mewujudkan tanggung jawab ini dengan tegas dan santun.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Berbisnis di Bali dengan visa kunjungan, WN Amerika dideportasi
Rabu, 20 Januari 2021 - 07:30 WIB
Dua orang warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat bernama Kristen Antoinette Gray dan temannya...
Realisasi ekspor Kota Pekalongan tembus Rp368,5 miliar
Rabu, 20 Januari 2021 - 07:01 WIB
Realisasi ekspor Kota Pekalongan, Jawa Tengah selama 2020 menembus Rp368,5 miliar atau sekitar 25,43...
Pemkab Bogor larang korban banjir bandang di Puncak pulang ke rumah
Selasa, 19 Januari 2021 - 22:15 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, melarang para korban banjir bandang di kawasan Puncak, Cisarua,...
Separuh Kota Mamuju masih padam listrik
Selasa, 19 Januari 2021 - 22:01 WIB
Separuh Kota Mamuju masih gelap gulita di malam hari akibat gangguan jaringan listrik oleh gempa mag...
Asrama haji mulai tampung pengungsi korban gempa Sulbar
Selasa, 19 Januari 2021 - 21:01 WIB
Puluhan pengungsi korban gempa asal Mamuju, Sulawesi Barat, yang tiba di Pangkalan Udara (Lanud) TN...
Basarnas Kendari ingatkan nelayan waspada cuaca esktrem
Selasa, 19 Januari 2021 - 20:45 WIB
Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari Sulawesi Tenggara mengingatkan seluruh masyarakat...
Sebanyak 103 satuan pendidikan rusak akibat gempa Sulbar
Selasa, 19 Januari 2021 - 20:30 WIB
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan sebanyak 103 satuan pendidikan rusak ...
Tim gabungan sisir Sungai Bango cari korban terseret arus
Selasa, 19 Januari 2021 - 20:00 WIB
Tim gabungan menyisir Sungai Bango di wilayah Kelurahan Bunulrejo, Kota Malang, untuk mencari korba...
Menhub jadikan hasil investigasi SJ 182 dasar kebijakan keselamatan
Selasa, 19 Januari 2021 - 19:30 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut bahwa hasil investigasi kecelakaan pesawat S...
Peneliti: Denah bangunan sederhana lebih tahan gempa
Selasa, 19 Januari 2021 - 18:45 WIB
Peneliti  Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Gandjar Pamudji, ST, MT mengingatkan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV