Kemenparekraf: Protokol kesehatan kunci kebangkitan pariwisata
Elshinta
Jumat, 17 Juli 2020 - 07:47 WIB |
Kemenparekraf: Protokol kesehatan kunci kebangkitan pariwisata
Petugas memeriksa suhu tubuh wisatawan yang akan masuk ke Zona 1 kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (8/7/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyatakan bahwa disiplin penerapan protokol kesehatan menjadi kunci bagi kebangkitan sektor pariwisata di Indonesia.

Tenaga Ahli Menteri bidang Hubungan Antar Lembaga Kemenparekraf Arief Budiman, Kamis (16/7) mengatakan protokol ini perlu diterapkan sebagai upaya perlindungan terhadap wisatawan dan pelaku wisata.

“Nyawa, keselamatan, kesehatan, bagi para pelaku dan konsumen adalah hal yang paling penting,” kata Arief, dihimpun Antara.

Selain itu Arief juga menyebut protokol kesehatan ini harus diterapkan dan dipatuhi sebagai upaya mengembalikan kepercayaan publik terhadap sektor pariwisata di Indonesia.

Menurut Arief, peningkatan kepercayaan publik dapat membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air yang terdampak oleh pandemi COVID-19.

Oleh karena itu ia mengajak dan mendorong para wisatawan dan pelaku wisata untuk mematuhi serta menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability) dalam rangka memasuki era kebiasaan baru.

Sementara anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah mengatakan faktor keamanan dan keselamatan kesehatan kini menjadi salah satu pertimbangan utama bagi wisatawan untuk berkunjung ke daerah destinasi wisata.

“Selain daya tarik wisata, hal yang paling utama yang menjadi pertimbangan bagi wisatawan adalah keamanan dan kesehatan dalam berwisata. Tentunya kebersihan lingkungan dan budaya bersih adalah hal yang utama harus tersedia dalam suatu wilayah pariwisata,” ungkap Ferdiansyah.

Sedangkan Quality Control Medical Manager Alodokter dr. Ayu Munawaroh menuturkan bahwa sektor pariwisata memiliki risiko yang cukup tinggi terhadap penyebaran COVID-19, sehingga para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta wisatawan perlu menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yang sudah disusun Pemerintah.

"Untuk industri pariwisata ternyata risikonya medium, karena pasti ada kontak dekat dengan banyak orang dan sulit menerapkan physical distancing. Untuk itu, mari kita patuhi upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun/hand sanitizer, kenakan masker, terapkan etika batuk, menerapkan physical distancing, jaga kesehatan, dan jangan bekerja saat sakit,” papar Ayu. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PSBB, wisata Kepulauan Seribu ditutup sementara
Kamis, 17 September 2020 - 19:47 WIB
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta resmi menutup sementara wisata di wilaya...
Ancol kembali tutup sementara mulai 14 September
Jumat, 11 September 2020 - 21:47 WIB
Manajemen Taman Impian Jaya Ancol akan menutup sementara kawasan wisata pantai, Dunia Fantasi (Dufan...
Wisata Candi Bajang Ratu kembali dibuka, wisatawan pun berdatangan
Kamis, 10 September 2020 - 21:56 WIB
Pandemi virus Covid-19 membuat beberapa destinasi wisata terpaksa ditutup sementara. Tidak terkecual...
Disparbud Langkat ajak kerjasama PTPN-2 kembangkan prasarana destinasi wisata
Kamis, 10 September 2020 - 14:47 WIB
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyambangi kantor Di...
Wisman ke Indonesia per Juli 2020 mencapai 159,76 ribu orang
Selasa, 01 September 2020 - 18:46 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indon...
Bendungan Rentang Majalengka jadi tempat wisata favorit keluarga
Senin, 31 Agustus 2020 - 15:36 WIB
Salah satu bendungan raksasa yang terletak di kawasan utara Majalengka tepatnya di Dusun Rentang, De...
Tingkatkan daya tarik wisata, Kemenparekraf  gelar gerakan BISA di Lumajang
Sabtu, 29 Agustus 2020 - 19:19 WIB
Program Bersih Indah Sehat dan Aman (BISA) yang digulirkan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, untuk ...
Wisatawan tanpa masker dan sakit dilarang masuk Gunung Bromo
Jumat, 28 Agustus 2020 - 20:25 WIB
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo Sugen...
Cara aman berwisata di masa Adaptasi Kebiasaan Baru
Jumat, 28 Agustus 2020 - 13:16 WIB
Wajar bila Anda merasa ingin berjalan-jalan dan berwisata di tengah masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AK...
KKP gelar pelatihan pengelolaan wisata bahari
Jumat, 28 Agustus 2020 - 09:34 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar pelatihan agar warga dapat menjadi pengelola wisa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV