Pembunuhan bocah di dalam toren terkuak
Elshinta
Senin, 20 Juli 2020 - 17:26 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Sigit Kurniawan
Pembunuhan bocah di dalam toren terkuak
Sumber Foto: Titik Mulyana/Radio Elshinta

Elshinta.com - Polresta Bandung, Jawa Barat, berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan yang terjadi pada Jumat (17/7) lalu, di Kampung Babakan, Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pelaku merasa sakit hati atas omongan korban yang berkata kasar, pelaku  adalah ayah tiri dari korban yang berinisial HA (25).

Berdasarkan keterangan pelaku HA bahwa tersangka melakukan perbuatan di karenakan sakit hati oleh korban, pada saat itu lah tersangka HA mempunyai pikiran untuk membunuh korban, korban di dorong paksa untuk berjalan ke lantai tiga, setelah sampai ke lantai tiga pelaku menggendong korban dan di masukan ke toren yang berisi  air, sementara korban berinisial AE (5).
 
Demikian dikatakan Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Titik Mulyana, Senin (20/7).

Menurut Hendra, posisi korban pada saat dimasukan ke dalam toren dalam keadaan kepala di bawah dan kedua kaki di pegang pelaku, dan di tenggelamkan dalam waktu 10 menit, diketahui korban sudah meninggal pelaku meninggalkannya dan masuk ke dalam kamar kontrakannya.

Hasil penyelidikan kepolisian dari jajaran Polresta Bandung, pelaku dalam keadaan mabuk dan polisi menyita barang bukti baju warna hitam motif milik korban, celana pendek warna hitam milik korban, dan tutup toren penampungan air.

Lebih lanjut Hendra mengatakan, pelaku adalah ayah tiri dari korban yang menikah sirih dengan ibu korban sejak tahun 2017, dan pelaku dan ibu pelaku berprofesi sebagai pengamen dugaan sementara ada dugaan exploitasi anak. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi periksa CCTV Bandara Soetta terkait dugaan pelecehan
Senin, 21 September 2020 - 17:37 WIB
Polres Bandara Soekarno Hatta (Soetta) akan memeriksa sejumlah rekaman televisi sirkuit tertutup (cl...
Polri kirim SPDP kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung
Senin, 21 September 2020 - 11:57 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik Bareskrim mengirimkan Sura...
Polisi: Korban penganiayaan di Pesanggarahan karena coba melerai
Minggu, 20 September 2020 - 17:16 WIB
Nasib malang dialami Toto Handoyo (59) yang tewas terkena sabetan senjata tajam dalam peristiwa peng...
Truk pengangkut rokok ilegal senilai Rp1,4 miliar diamankan Bea Cukai Kudus
Minggu, 20 September 2020 - 08:39 WIB
Tim Penindakan Bea Cukai Kudus, Jawa Tengah, kembali mendapati adanya sebuah kendaraan truck yang me...
Polisi: Jasad ABK di lemari pendingin tidak penuhi unsur pidana
Minggu, 20 September 2020 - 07:29 WIB
Penyidik Polda Metro Jaya menyatakan tidak ada unsur pidana terhadap penemuan lima jasad anak buah k...
Polres Sumedang tetapkan tiga tersangka gunting bendera merah putih
Kamis, 17 September 2020 - 17:11 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Sumedang, Jawa Barat menetapkan tiga orang yang diduga terlibat menjadi te...
Diduga ada unsur pidana dalam kebakaran Kejagung naik ke penyidikan
Kamis, 17 September 2020 - 16:14 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa penanganan kasus kebakaran Gedun...
Danpuspomad: 57 oknum TNI AD tersangka perusakan Mapolsek Ciracas
Rabu, 16 September 2020 - 16:25 WIB
Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspomad) Letjen TNI Dodik Widjanarko mengatakan, ...
Prihatin nasib warga sipil, TNI tanggung korban penembakan KKB Papua
Rabu, 16 September 2020 - 14:39 WIB
Sebagai wujud keprihatinan TNI dan rasa kemanusiaan atas jatuhnya korban masyarakat sipil akibat kek...
Dicatut namanya `jual-beli jabatan`Bupati Subang lapor ke polisi
Rabu, 16 September 2020 - 13:55 WIB
Bupati Subang, H. Ruhimat bersama Wakil Bupati Subang, Agus Masykur melaporkan pencemaran atas nama ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV