Bio Farma berharap vaksin Covid Sinovac diproduksi kuartal I 2021
Elshinta
Selasa, 21 Juli 2020 - 11:16 WIB |
Bio Farma berharap vaksin Covid Sinovac diproduksi kuartal I 2021
Dokumentasi - Botol kecil berlabel stiker `Vaksin COVID-19` dan jarum suntik medis, terlihat dalam ilustrasi yang diambil pada 10 April 2020). (ANT/REUTERS/Dado Ruvic/pri) - https://bit.ly/2CPD8R5

Elshinta.com - Bio Farma berharap jika uji klinis tahap 3 terhadap vaksin Sinovac China berjalan lancar maka Holding BUMN Farmasi itu akan memproduksinya pada kuartal pertama tahun 2021.

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan, uji klinis tahap 3 vaksin COVID-19 dijadwalkan akan berjalan selama enam bulan, sehingga ditargetkan akan selesai pada Januari 2021.

“Apabila uji klinis vaksin COVID-19 tahap 3 lancar, maka Bio Farma akan memproduksinya pada kuartal pertama 2021 mendatang, dan kami sudah mempersiapkan fasilitas produksinya di Bio Farma, dengan kapasitas produksi maksimal di 250 juta dosis," kata Honesti dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (21/7).

Honesti menambahkan, alasan pemilihan Sinovac sebagai mitra adalah platform vaksin/metode pembuatan vaksin yang digunakan oleh Sinovac, sama dengan kompetensi yang dimiliki oleh Bio Farma saat ini. Dengan metode inaktivasi tersebut, Bio Farma sudah memiliki pengalaman dalam pembuatan vaksin seperti vaksin Pertusis.

Mengutip Antara, Indonesia melalui Induk Holding BUMN Farmasi Bio Farma, siap untuk melakukan uji klinis tahap 3 untuk vaksin COVID-19. Sebagai tahap awal Uji Klinis tahap 3, vaksin dari Sinovac, Tiongkok, sudah tiba di Bio Farma pada 19 Juli 2020, sebanyak 2.400 vaksin. Kedatangan vaksin COVID-19 dari Sinovac akan digunakan untuk kebutuhan fase uji klinis tahap 3 pada Agustus mendatang.

Kedatangan vaksin COVID-19 dari Tiongkok ini tidak terlepas dari dukungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (KBUMN) dan peran Kementerian Luar Negeri RI yang membantu dalam proses kedatangan vaksin COVID-19 dari Tiongkok hingga ke Indonesia, sebagai Diplomatic Goods.

Vaksin yang datang pada hari minggu kemarin itu, masih memerlukan beberapa tahapan lagi sebelum bisa dilakukan uji klinis pada Agustus mendatang. Tahap yang masih harus dilewati tersebut antara lain pengujian di dalam Laboratorium Bio Farma, dan beberapa perizinan lainnya.

Uji klinis vaksin COVID-19 ini akan dilaksanakan di Pusat Uji Klinis yaitu di Fakultas Kedokteran UNPAD, yang akan mengambil contoh sebanyak 1.620 subjek dengan rentang usia antara 18 – 59 tahun, dengan kriteria-kriteria tertentu. Sedangkan sisa dari vaksin tersebut, akan digunakan untuk uji lab di beberapa lab antara lain di Bio Farma dan Pusat Pengujian Obat Dan Makanan Nasional (PPOMN).

Dalam uji klinis vaksin itu, Bio Farma berperan sebagai sponsor, berkolaborasi dengan berbagai pihak antara lain degan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI, sebagai medical advisor dan pelaksanaan uji titer antibodi netralisasi.

Selain dengan Baltbangkes, Bio Farma juga bekerjasama dengan BPOM RI sebagai regulator, dan tentu saja dengan FK UNPAD sebagai insititusi yang sudah berpengalaman dalam pelaksanaan uji klinis vaksin-vaksin yang beredar di Indonesia.

Pengembangan vaksin COVID-19 ini merupakan satu dari lima skenario Bio Farma, dalam menangani penyebaran virus SARS COV2 penyebab COVID-19, antara lain, produksi Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), Terapi Plasma Konvalesen, Mobile Laboratorium BSL 3, dan Pembuatan Viral Transport Media (VTM). (Der) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Google Drive akan mulai hapus file yang dibuang mulai bulan depan
Jumat, 18 September 2020 - 11:14 WIB
Google mengubah cara Google Drive menangani file dan dokumen yang dibuang, di mana file di sampah ak...
Presiden Jokowi dorong Unpad lakukan inovasi riset dan iptek
Jumat, 11 September 2020 - 13:24 WIB
Presiden Joko Widodo menyatakan Universitas Padjajaran (Unpad) punya potensi besar untuk melakukan i...
LIPI jelaskan soal pengembangan vaksin COVID-19
Selasa, 08 September 2020 - 07:53 WIB
Peneliti dari Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr.rer.nad Wi...
LIPI sedang proses produksi protein rekombinan untuk vaksin COVID-19
Selasa, 08 September 2020 - 07:24 WIB
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sedang melakukan proses produksi protein rekombinan untuk ...
Kominfo: Satelit Satria perkuat ekonomi digital termasuk pembayaran
Kamis, 03 September 2020 - 12:55 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan Satelit Republik Indonesia (Satria) yang...
Ilmuwan: Antibodi COVID-19 meningkat empat bulan setelah pasien sembuh
Kamis, 03 September 2020 - 11:07 WIB
Jumlah antibodi COVID-19 dalam tubuh lebih dari 90 persen pasien sembuh di Islandia meningkat setela...
Galon sekali pakai praktis dan mudah didaur ulang
Jumat, 28 Agustus 2020 - 11:11 WIB
Kemasan plastik sebaiknya memiliki desain mudah didaur ulang. Selain lebih ramah lingkungan, kemasan...
Jejak mentereng agritech startup TaniHub, mencipta kemudahan dan lejitkan pertanian di Indonesia
Rabu, 26 Agustus 2020 - 09:54 WIB
Zaman semakin moderen, digitalisasi terjadi di hampir seluruh lini bisnis. Berbagai startup yang men...
Perusahaan ini jadi one stop solution bagi pelaku bisnis industri di Indonesia
Rabu, 26 Agustus 2020 - 08:50 WIB
Mengusung One-Stop Solution sebagai keunggulan utama, Misumi Indonesia menjadi pilihan terbaik bagi ...
Hari Tani Nasional, TaniHub Group gelar Taniversary selama sebulan
Senin, 24 Agustus 2020 - 14:17 WIB
TaniHub Group, agritech startup terbesar di Indonesia kembali menghadirkan beragam kegiatan menarik ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV