Apakah ciri-ciri wanita tidak subur bisa dilihat secara fisik?
Elshinta
Rabu, 22 Juli 2020 - 09:49 WIB | Penulis : Ervina Rias Palupi | Editor : Dewi Rusiana
Apakah ciri-ciri wanita tidak subur bisa dilihat secara fisik?
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/3hjsOzq

Elshinta.com - Tidak ada tanda fisik yang menunjukkan hal tersebut secara kasat mata. Untuk mengetahui subur atau tidaknya seorang wanita, maka harus dilakukan serangkaian tes oleh dokter di rumah sakit. Akan tetapi, memang ada beberapa gejala yang bisa dirasakan guna mengetahui adanya masalah dalam tubuh yang berkaitan dengan ketidaksuburan. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini ciri-cirinya:

Gangguan siklus menstruasi
Ada beberapa gangguan siklus menstruasi yang mungkin terjadi. Siklus menstruasi tidak teratur. Penyebabnya bisa karena adanya ketidakseimbangan hormon.

Ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai sindrom ovarium polikistik (PCOS). Jika siklus menstruasi berubah-ubah setiap bulannya, hal ini bisa menjadi pertanda bahwa wanita mungkin tidak subur.

Warna darah menstruasi
Warna darah menstruasi yang terlalu pucat atau terlalu gelap juga bisa menjadi salah satu ciri fisik wanita tidak subur. Warna menstruasi yang terlalu pucat tergolong tidak normal dan jika warna terlalu gelap, mungkin pertanda mengalami endometriosis. Oleh karenanya, saat mengalami gejala yang tidak normal mengenai warna menstruasi,lebih baik wanita segera berkonsultasi pada dokter.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2ZPZRoQ

Sakit tak tertahankan saat menstruasi
Pada beberapa kasus, rasa sakit yang tak tertahankan saat menstruasi disebabkan oleh endometriosis. Endometriosis adalah sebuah kondisi yang terjadi ketika adanya jaringan (endometrium) yang tumbuh di luar rahim, biasanya ditemukan di panggul atau perut. Jaringan ini bisa mencegah sperma berenang mencapai sel telur, sehingga bisa mempersulit proses pembuahan.

Menopause dini
Mungkin ciri ini tidak bisa dilihat oleh orang lain, tapi orang yang mengalaminya bisa melihatnya. Saat mengalami menopause dini, wanita mungkin tidak akan mengalami menstruasi lagi setiap bulannya.

Umumnya, menopause dini ini akan dialami oleh wanita yang baru memasuki usia 40 tahun. Hal ini bisa ditandai dengan siklus menstruasi yang tidak teratur, vagina kering, kulit mengering, gairah seks menurun, dan gangguan tidur seperti insomnia.

Berat badan naik atau turun secara tiba-tiba
Bila bobot tubuh turun atau naik drastis secara tiba-tiba tanpa alasan jelas, hal ini bisa menyebabkan adanya masalah pada kesuburan. Pasalnya, untuk beberapa wanita, kenaikan berat badan yang tak terduga bisa disebabkan oleh PCOS. Obesitas juga bisa menjadi salah satu ciri fisik wanita tidak subur. 

Perubahan hormon
Wanita mungkin tidak bisa melihat secara langsung bagaimana hormon mengalami perubahan di dalam tubuh. Namun, ada beberapa tanda yang bisa dilihat pada fisik seperti jerawat berlebihan, kehilangan gairah seks, rambut rontok dan menipis di pusat kepala. Jika wanita mengalami salah satu dari gejala tersebut, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter.

Sakit saat berhubungan intim
Merasakan sakit saat berhubungan seksual dengan suami biasanya adalah tanda wanita memiliki kondisi dyspareunia, yakni masalah kesehatan yang berkaitan dengan kesuburan seorang wanita. Kondisi ini bisa memicu infeksi, endometriosis, hingga fibroid rahim yang membuat susah hamil.

Susah hamil
Bila telah menikah lebih dari satu tahun, tidak pernah menggunakan kontrasepsi apapun dan rutin berhubungan seksual, namun tak kunjung hamil, ini bisa menjadi tanda ketidaksuburan. Bila wanita berusia lebih dari 35 tahun, ketidaksuburan bisa diketahui bila telah menikah lebih dari enam bulan dan tak kunjung hamil.

Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/39jFIek

Tangan dan kaki selalu dingin
Jika tangan dan kaki selalu dingin, disarankan untuk periksa kadar hormon tiroid sesegera mungkin. Karena tangan dan kaki yang dingin bisa menjadi salah satu pertanda dari hypothyroidism atau kelenjar tiroid yang kurang aktif. 

Sehingga bisa memengaruhi ovulasi wanita menjadi tidak teratur dan memengaruhi siklus menstruasi. Jadi segera periksa ke dokter jika gejala lain seperti konstipasi, kulit kering dan lelah secara terus menerus juga dirasakan.

Keluar cairan dari puting
Keluarnya cairan dari puting payudara saat tidak sedang menyusi juga bisa menjadi pertanda dari hyperprolactinemia, yaitu kondisi dimana tubuh memproduksi terlalu banyak hormon prolaktin, atau hormon menyusui.

Bila kadar prolaktin dalam tubuh terlalu tinggi, maka keseimbangan hormon akan turut terpengaruhi dan bisa “memerintahkan” ovarium untuk berhenti berproduksi.  

Kerusakan pada tuba falopi
Tuba falopi merupakan saluran di atas indung telur yang akan mengantarkan sel telur bertemu dengan sperma hingga pembuahan bisa terjadi. Apabila terjadi kerusakan atau tuba falopi tersumbat, pertemuan sel telur dan sel sperma akan terhambat.

Ada beberapa hal yang menyebabkan tuba falopi mengalami kerusakan atau tersumbat, di antaranya radang pelvis, pernah menjalani operasi di bagian perut bawah atau pelvis, dan pelvic tuberculosis yang menjadi penyebab umum ketidaksuburan tuba falopi.

Munculnya bulu di wajah
Munculnya bulu di tempat tak terduga seperti wajah atau mengalami kebotakan bisa menjadi pertanda wanita kurang subur. Hal tersebut merupakan penanda utama dari PCOS, kondisi yang menyebabkan hormon reproduksi kacau ini bisa menggangu kemampuan ovarium membuat atau melepaskan sel telur.

Riwayat penyakit tertentu
Ada beberapa penyakit, yang bisa memengaruhi tingkat kesuburan seorang wanita. Sehingga, wanita yang pernah didiagnosis memiliki penyakit-penyakit tersebut memiliki risiko tidak subur. Namun bukan berarti tidak bisa hamil. Dengan perawatan yang tepat, kemungkinan untuk bisa hamil tetap akan terbuka. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Cara menjaga kesehatan rahim yang wanita harus tahu
Rabu, 16 September 2020 - 09:23 WIB
Dalam sistem reproduksi, rahim menjadi organ vital karena sebagai tempat berkembangnya janin. Rahim ...
 Fakta tentang kesuburan wanita yang perlu diketahui
Rabu, 09 September 2020 - 10:06 WIB
Mendapatkan anak berhubungan dengan kesuburan atau fertilitas seseorang. Ada banyak faktor yang mela...
 Kesalahan saat memakai pembalut yang tidak disadari wanita
Rabu, 02 September 2020 - 11:19 WIB
Normalnya, wanita mengalami periode menstruasi sebanyak 480 kali sepanjang hidupnya. Rata-rata kaum ...
Jaga `mood` selama hamil dengan rajin olahraga
Rabu, 26 Agustus 2020 - 21:37 WIB
Berolahraga ringan untuk para wanita hamil tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan kebugaran tetapi ...
Wanita harus tahu, cara merawat Miss V sesuai perubahan usia
Rabu, 26 Agustus 2020 - 09:13 WIB
Organ intim akan berubah seiring bertambahnya usia. Lambat laun, bentuk Miss V tidak sama seperti be...
 Kenali apa itu kutu kemaluan, penyebab dan cara mengobatinya
Rabu, 19 Agustus 2020 - 10:35 WIB
Kutu kelamin ini memang sering disebut bisa menjadi penyebab ketidaknyamanan pada area organ intim. ...
Macam-macam bentuk rahim dan kaitannya dengan kehamilan
Rabu, 12 Agustus 2020 - 09:26 WIB
Beberapa wanita memiliki bentuk rahim yang berbeda atau abnormal. Pada beberapa kasus wanita yang me...
Apa akibat tidak menjaga kebersihan Miss V saat menstruasi?
Rabu, 05 Agustus 2020 - 10:10 WIB
Masa menstruasi bisa menjadi waktu yang rentan bagi wanita terkena infeksi. Pasalnya, saat menstruas...
 Faktor apa saja yang dapat memengaruhi berubahnya bentuk Miss V?
Rabu, 29 Juli 2020 - 10:02 WIB
Waktu turut membawa berbagai perubahan pada tubuh wanita, tak terkecuali organ intim. Bentuk Miss V...
Apakah ciri-ciri wanita tidak subur bisa dilihat secara fisik?
Rabu, 22 Juli 2020 - 09:49 WIB
Untuk mengetahui subur atau tidaknya seorang wanita, maka harus dilakukan serangkaian tes oleh dokte...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV