Trump bersedia bermitra dengan Tiongkok soal vaksin COVID-19
Elshinta
Rabu, 22 Juli 2020 - 12:39 WIB |
Trump bersedia bermitra dengan Tiongkok soal vaksin COVID-19
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memakai masker saat berkunjung ke Walter Reed National Military Medical Center di Bethesda, Maryland, Amerika Serikat, Sabtu (11/7/2020). Foto: Antara.

Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Selasa (21/7), menyatakan bersedia bermitra dengan Tiongkok atau negara lainnya untuk membawa vaksin COVID-19 yang manjur ke Amerika Serikat, meski ketegangan Beijing dan Washington terus meningkat.

"Kami bersedia bekerja sama dengan siapa pun yang akan memberi kita hasil yang baik," kata Trump, saat ditanya apakah pemerintah akan berkolaborasi dengan Tiongkok mengenai vaksin untuk warga Amerika, terlepas dari Tiongkok menjadi yang terdepan atau tidak dalam mengembangkan vaksin tersebut. 

Pernyataan itu muncul sehari setelah para peneliti mengatakan vaksin COVID-19, yang dikembangkan oleh CanSino Biologics Inc bersama unit riset militer Tiongkok, tampaknya aman dan memberikan respons imun pada sebagian besar penerimanya dalam studi tahap menengah yang diawasi secara cermat.

Calon vaksin CanSino merupakan satu dari segelintir vaksin yang menunjukkan beberapa hasil yang menjanjikan pada pengujian awal manusia. Calon lain yang akan memasuki tahapan tersebut di antaranya vaksin dari Moderna Inc, yang berbasis di AS, dan BioNTech SE Jerman, dalam kemitraan dengan produsen obat Amerika Pfizer Inc.

Data dari uji klinis tahap menengah calon vaksin yang dikembangkan oleh para peneliti di Universitas Oxford dan perusahaan Swedia-Inggris AstraZeneca (AZN.L) juga dirilis pada Senin (20/7).

Trump sudah lama menyalahkan Tiongkok, yang dianggap tidak becus menangani pandemi virus corona mematikan, yang muncul di Kota Tiongkok, Wuhan, dan menyerang seluruh Amerika Serikat sehingga menyebabkan lebih dari 140.000 warga Amerika meninggal.

"Saya rasa kita akan memiliki beberapa hasil yang sangat baik. Kita sudah dalam pengujian. Tak seorang pun tadinya berpikir bahwa itu akan mungkin," kata Trump.

"Saya rasa kita akan melihat sesuatu selama periode waktu yang cukup singkat selanjutnya - mungkin periode waktu yang sangat singkat, terkait pengobatan dan vaksin yang sangat baik," katanya, dilansir Antara. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menlu RI: 75 tahun berdiri, PBB harus perkuat relevansi dan adaptasi
Selasa, 22 September 2020 - 10:25 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, dalam memperingati 75 tahun berdirinya Perserikatan Bangsa-Ban...
WHO: Pedoman penularan COVID-19 tidak berubah
Selasa, 22 September 2020 - 09:51 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak mengubah kebijakannya mengenai penularan virus corona melalui...
Emas anjlok, tertekan penguatan dolar AS dan kekhawatiran stimulus
Selasa, 22 September 2020 - 08:56 WIB
Emas berjangka anjlok lebih dari 50 dolar AS pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi), karena aksi...
Hasil tes ungkap sebab kematian misterius ratusan gajah di Botswana
Senin, 21 September 2020 - 21:38 WIB
Sejumlah hasil tes laboratorium mengungkapkan bahwa ratusan gajah di Botswana mati karena kandungan ...
Saham Hong Kong berbalik melemah dengan indeks HSI anjlok 2,06 persen
Senin, 21 September 2020 - 18:26 WIB
Saham-saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada perdagangan Senin (21/9).
Prancis konfirmasi 10.569 kasus tambahan COVID-19
Senin, 21 September 2020 - 12:10 WIB
Otoritas kesehatan Prancis mengonfirmasi 10.569 kasus tambahan COVID-19 pada Minggu (20/9), turun da...
Enam mayat diduga PMI ilegal ditemukan di Johor, Malaysia
Senin, 21 September 2020 - 09:59 WIB
Enam mayat diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ditemukan di Pantai Teluk C, Bandar Penawar,...
Otoritas Tiongkok temukan virus corona pada kemasan cumi-cumi impor
Senin, 21 September 2020 - 08:37 WIB
Otoritas di Provinsi Jilin, Tiongkok menemukan virus corona pada kemasan cumi-cumi impor, mendesak s...
Saat ini masker lebih efektif cegah COVID-19 dibanding vaksin
Minggu, 20 September 2020 - 15:29 WIB
Vaksin yang selama ini dinantikan banyak orang untuk menyelamatkan diri dari COVID-19 ternyata diseb...
Menlu Iran: Dunia harus menentang sanksi AS
Minggu, 20 September 2020 - 11:24 WIB
Komunitas dunia harus menentang penggunaan sanksi-sanksi Amerika Serikat untuk memberlakukan keingin...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV